Cara Membedakan Jenis Kelamin Burung Perkici Pelangi Jantan dan Betina

Burung perkici pelangi atau yang juga disebut dengan rainbow lorikeets (Trichglossus haematodus) merupakan salah satu jenis burung paruh bengkok yang memiliki ciri fisik yang indah.

Untuk jenis burung ini hanya dapat dijumpai di Indonesia dan juga di wilayah Australia. Sebagian besar para penggemar burung menjulukinya dengan sebutan burung kasturi pelangi, atau nuri pelangi.

Walaupun demikian, tidak sedikit juga para penggemar burung yang telah sengaja memelihara burung perkici pelangi yang tujuannya untuk ditangkarkan.

Penangkaran tersebut dikakukan dengan harapan anak-anaknya kedepannya bisa menjadi lebih jinak. Burung paruh bengkok ini juga bisa dilatih dan bisa menirukan berbagai macam suara yang telah didengarnya

Suara atau kicauan dari burung perkici pelangi memang tak semerdu dengan jenis burung nuri yang lainnya, misalnya saja seperti nuri kepala hitam.

Kicauan yang dikeluarkan terdengar cenderung seperti halnya jeritan kencang, dan juga suara berisik lainnya. Perkici pelangi memang dinilai lebih cocok apabila dijadikan sebagai burung hias, atau burung eksotik.

Bisa dijadikan untuk memperindah suasana taman atau pekarangan yang ada di sekitar rumah anda .

Cara Membedakan Jenis Kelamin Burung Perkici Pelangi

Cara Membedakan Jenis Kelamin Burung Perkici Pelangi
Cara Membedakan Jenis Kelamin Burung Perkici Pelangi

Cara membedakan jenis kelamin burung perkici pelangi memang sulit diamati. Lain halnya dengan burung nuri bayan yang bersifat dimorfik seksual.

Yang mana penampilan burung jantan dan betina tersebut berbeda. Sebab burung perkici pelangi merupakan burung monomorfik seksual.

Sehingga sebab penampilan burung jantan dan juga burung betina hampir sama, maka cara membedakan jenis kelamin burung perkici pelangi pun agak susah untuk dilakukan.

Walaupun demikian, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan dalam membedakan jenis kelamin burung perkici pelangi ini, antara lain:

Burung jantan punya ciri khas yaitu warna oranye lebih gelap di bagian dada. Sedangkan untuk burung betina, warna di bagian ini agak memudar (seperti campuran warna kuning dan oranye).

Burung yang berjenis kelamin jantan memiliki dada lebih tebal. Sedangkan untuk bentuk kepala perkici pelangi jantan lebih persegi (burung betina tampak lebih bulat).

Ketika sedang makan, burung jantan akan terlihat sering membusungkan bagian dadanya sembari mengancam.

Selain itu burung ini juga akan melompati burung lain yang ingin mengambil pakan yang sedang dimakannya. Tujuannya untuk mengusir burung lain.

Perilaku yang seperti ini hanya bisa diamati dalam kandang koloni, atau dalam kandang ombyokan apabila Anda sedang mencarinya di pasar burung.

Burung perkici pelangi juga memiliki sifat monogami. Apabila telah memiliki pasangan, maka burung tersebut tak akan pindah kepasangan yang lainnya.

Akan tetapi apabila pasangannya dipisahkan, atau mungkin burung mati atau dijual, maka burung tersebut bisa dijodohkan lagi dengan burung yang lainnya.

Pasangan induk perkici pelangi juga cukup produktif. Jadi cukup mudah untuk ditangkarkan.

Habitat Perkici Pelangi

Habitat Perkici Pelangi
Habitat Perkici Pelangi

Perkici pelangi kerap berdiam di kawasan hutan hujan serta di daerah terbuka. Mereka juga kerap mengunjungi pucuk-pucuk pohon untuk mencari buah-buahan dan juga nektar.

Bahkan burung ini juga sering terlihat mencari getah pohon, biji-bijian, dan juga serangga.

Mereka kerap terlihat secara berpasangan, termasuk juga pada waktu terbang. Jika ada burung sejenis yang memanggil, maka seekor atau sepasang burung perkici pelangi nantinya bergabung.

Umumnya dalam satu koloni terdapat 5 sampai dengan 20 ekor.

Pasangan burung perkici pelangi mempunyai perilaku yang sangat agresif dalam menjaga daerahnya, bahkan pada saat mencari pakan.

Mereka akan terlihat agresi saat ada burung lain yang memasuki wilayah kekuasaannya.

Tinggalkan Komentar