Ciri Khas Burung Kipasan Belang Dengan Kicauan Merdu dan Berirama

Berbagai jenis burung kicauan yang tersebar di wilayah hutan Indonesia tidak seluruhnya bisa untuk diperdagangkan serta dipelihara.

Hal ini disebabkan minimnya wilayah persebaran yang terbatas pada beberapa daerah serta populasinya mengalami penurunan yang drastis. Tujuannya pastinya supaya kelestarian burung kicauan yang telah dilindungi negara itu supaya bisa terjaga serta tidak sampai punah.

Tak hanya itu, jumlah burung kicauan yang memperoleh perlindungan bisa dikatakan cukup banyak. Kemudian hampir sebagian besarnya mempunyai kualitas kicauan yang sangat merdu atau sebanding dengan burung kicauan yang pada umum dipelihara. Kemudian untuk salah satunya yaitu jenis burung Kipasan Belang.

Ciri Khas Burung Kipasan Belang

Ciri Khas Burung Kipasan Belang
Ciri Khas Burung Kipasan Belang

Burung kipasan belang merupakan burung yang memiliki nama latin Rhipidura javanica dan termasuk tipe burung kicauan yang memiliki postur tubuh sedang.

Ukuran postur tubuhnya ini sebenarnya juga tidak kalah beda dengan jenis burung Kipasan yang lainnya dengan ukuran sekitar 19 cm. Warna yang menutupi sekujur tubuhnya hanya terdiri atas dua warna antara lain hitam serta putih.

Warna hitam semakin menyelimuti area bagian atas tubuhnya mulai dari kepala bagian pipi, punggung, sayap, serta bagian ekornya.

Tak hanya itu saja, warna hitam juga akan tampak pada bagian dadanya membentuk pola garis tebal yang melengkung mirip seperti halnya kalung.

Warna putih juga akan nampak di bagian bawah tubuhnya mulai dari tenggorokan, bagian dada bawah, perut, tunggir, serta pada bagian bawah ekornya.

Sedangkan ciri khas burung kapasan belang untuk bagian atas matanya juga ada warna putih yang berupa strip garis tipis yang memiliki ukuran yang agak panjang.

Langkah yang lainnya yang harus disimak dari burung yang dijuluki dengan “Murai Gila” ini yaitu bagian ekornya yang memiliki ukuran lumayan panjang dan bisa untuk dikembangkan.

Pada saat burung sedang dalam masalah ataupun pada waktu akan berkicau pada umumnya bagian ekornya akan dikembangkan sambil digoyang-goyangkan.

Tak hanya itu saja, sayap dari burung Kipasan Belang ini pun juga memiliki ukuran yang lumayan panjang di bagian ujungnya sampai hampir menyentuh di bagian pangkal ekornya.

Karakter ataupun sifat burung kipasan ini juga dikenal cukup agresif dan dapat menyerang siapapun. Termasuk juga manusia yang berani masuk pada wilayah teritorialnya.

Dengan karakternya yang pemarah itu menjadikannya dapat mempertahankan sarang dari serangan hewan predator atau manusia yang hendak mengambil anakannya.

Persebaran Burung Kipasan Belang

Burung Kipasan Belang
Burung Kipasan Belang

Persebaran dari burung Kipasan Belang hanya hidup pada beberapa negara ASEAN misalnya saja di Myanmar, Vietnam, Malaysia, Filipina, dan juga ada di Indonesia.

Keberadaan burung yang memiliki ekor panjang ini di wilayah Indonesia bisa dikatakan cukup luas. Anttara lain yang meliputi Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan juga di Lombok.

Pada habitat aslinya, burung Kipasan Belang ini pada umumnya menghuni area hutan hutan terbuka, hutan mangrove, hutan sekunder, serta menghuni pekarangan dekat pemukiman masyarakat.

Tak hanya itu saja, pada waktu berburu makanan yang berupa serangga kecil pada umumnya burung Kipasan Belang bergerak dengan sendiri-sendiri. Dan terkadang juga dengan berpasangan dan terkadang bercampur dengan jenis burung yang lainnya.

Waktu perkembangbiakkannya juga sering berlangsung mulai bulan Maret sampai dengan Juni tergantung dengan wilayah yang ditinggalinya. Untuk sarang burung nya dibentuk mirip seperti cawan.

Kemudian untuk bahan dasarnya diambil dari tumbuhan-tumbuhan kering yang halus yang kemudian dicampur dengan jaring laba-laba untuk dijadikan pengeratnya.

Sedangkan untuk ciri khas burung Kipasan Belang dari segi kicauannya terbilang cukup merdu dengan nada yang berirama naik turun.

Untuk volume kicauannya pun juga tergolong lumayan tinggi serta terdengar sedikit melengking dengan tempo kicauan yang begitu rapat. Tinggi dan juga lantangnya volume dari kicauan burung Kipasan Belang ini disesuaikan dengan karakternya yang cukup agresif.

Tinggalkan Komentar