Tips Perawatan Harian Burung Hwamei Agar Bisa Gacor

Burung Hwamei atau Wambi (garullax canorus) adalah salah satu jenis burung yang asalnya dari Tiongkok Selatan. Untuk anda semua pecinta burung kicauan pasti sudah mengenal dengan jenis burung ini. Burung ini jika dipelihara dengan baik bisa memiliki performa yang baik dan juga bisa diikutkan perlombaan. Akan tetapi, sebelum melakukan kontes pastinya diperlukan perawatan harian burung Hwamei yang baik dan benar.

Burung Hwamei ini memang cukup mudah untuk dirawat, hanya saja harus bakan tetapi anda semua harus bisa mengontrol tingkat birahinya. Tujuannya supaya berada pada posisi normal.

Keadaan birahi yang tidak normal bisa menjadikan burung ini malas berbunyi. Dengan demikian, tidak jarang untuk para pecinta burung kicauan mendekatkan burung ini dengan Hwamei betina supaya tingkat birahinya tetap terjaga.

Namun jika tingkat birahinya terlalu tinggi ini tidak baik, sebab, bisa menjadikan mental burung turun. Dan jika keadaan ini sudah akan sangat sulit untuk mengembalikan mentalnya dalam posisi normal.

Perawatan Harian Burung Hwamei

hbw.com

Burung Hwamei termasuk salah satu jenis burung petarung yang mempunyai cara perawatan yang tidak terlalu sulit. Supaya bisa lebih optimal, berikut ini perawatan harian burung Hwamei yang harus anda terapkan;

1. Mengeluarkan Burung Dari Sangkar

Pada saat pagi hari sebaiknya burung dikeluarkan, tujuannya tak lain supaya burung bisa menghirup udara segar dan juga bisa merasakan suasana alam pada saat pagi hari.

2. Memandikan Burung

Setelah itu sebaiknya burung Hwamei juga dimandikan supaya tubuhnya bersih dan tidak dihinggapi kuman. Waktu yang tepat dalam memandikan burung yakni sesudah terbit matahari atau sekitar jam 7 pagi.

Dan pada saktu sore hari pun sebaiknya burung ini juga dimandikan, akan tetapi sebaiknya dilihat cuacanya terlebih dahulu.

3. Membersihkan Sangkar

Jika anda memelihara burung Hwamei, sebaiknya anda rajin dalam membersihkan sangkar. Hal ini juga disebabkan sangkar burung yang kotor akan menjadikan burung merasa tidak nyaman dan juga mudah sakit.

Tak hanya itu saja, kotoran burung ini juga bisa mengakibatkan penyakit bagi manusia. Antara lain seperti pilek, batuk, sesak nafas, hidung berlendir, sakit tenggorokan, radang tenggorokan, asma dan flu burung dan masih banyak yang lainnya.

4. Menjemur Burung

pinterest.com

Sesudah burung Hwamei ini selesai dimandikan, sebaiknya anda semua menjemurnya sebelum bulu-bulunya kering. Dan ketika menjemur burung, sebaiknya anda jangan memberikan makanan atau minuman terlebih dahulu hingga bulunya kering.

5. Extra fooding

Burung Hwamei juga termasuk salah satu jenis burung yang suka dengan aneka buah-buahan dan juga serangga. Berikanlah extra fooding kepada burung ini akan menjadikan burung Hwamei ini menjadi lebih rajin berkicau.

Sedangkan untuk makanan burung Hwamei berupa buah-buahan yang dapat anda diberikan diantaranya yaitu pepaya dan pisang kepok. Kemudian untuk jenis serangga yang dapat anda berikan diantaranya seperti jangkrik dan kroto.

6.Meletakkan di Tempat Yang Teduh

Perawatan harian burung Hwamei selanjutnya yaitu letakkan burung di tempat yang teduh seperti di teras rumah atau di bawah pohon yang rindang. Pada umumnya burung akan berkicau setelah dijemur lalu diletakkan pada tempat yang teduh.

7.Berikan Suara Masteran

Dalam perawatan harian sebaiknya anda memberikan suara masteran pada waktu burung diteduhkan. Cara ini baik sekali dilakukan untuk burung yang masih anakan. Terlebih lagi dilakukan dalam kondisi sangkar di kerodong.

Hal ini juga bisa menjadikan burung bisa menjadi lebih cepat menirukan suara masteran yang diberikan. Memberikan suara masteran sebaiknya juga dilakukan pada waktu burung berada pada keadaan pasif maupun lebih banyak diam.

Tinggalkan Komentar