Penyebab Paruh Cendet Berwarna Pucat dan Cara Mengatasinya

Untuk anda semua yang memelihara burung cendet, mungkin sudah pernah mengalami kondisi di mana paruh cendet berwarna pucat. Paruh yang pada umumnya mengalami perubahan ini merupakan paruh bagian bawah. Yang mana dimulai dari pangkal sampai dengan pertengahan paruh. Keadaan yang seperti ini mirip sekali dengan paruh cendet anakan maupun yang trotol.

antaalfaalfian.blogspot.com

Pada beberapa kasus, paruh cendet yang berubah warna menjadi pucat bukan hanya bagian bawah namun juga bagian atas. Ini bisa mengurangi tampilan fisik cendet. Pengaruh pucatnya paruh cendet juga akan berdampak pada frekuensi bunyi. Burung cendet dengan paruh pucat, pada umumnya kegacorannya akan berkurang. Begitu juga dengan daya tempur dan juga fighter burung cendet.

Penyebab Paruh Cendet Berwarna Pucat

Untuk cendet yang memiliki warna paruh yang mendadak pucat bisa disebabkan karena beberapa factor seperti berikut ini.

Cendet Akan Mabung

Cendet yang mabung tidak hanya menurun frekuensi bunyi. Akan tetapi juga ditandai dengan menurunnya aktivitas fisik lainnya yang diiringi dengan perubahan pada warna paruh burung yang berwarna pucat. Dan saat seperti ini kondidi cendet anda sedang tidak fit.

Pada saat burung sudah selesai mabung, keadaan paruh ini perlahan-lahan akan pulih kembali.Oleh sebab itu, pengembunan serta penjemuran penting sekali untuk dilakukan pada cendet dalam masa ini. Sebab, bisa untuk mempercepat proses pengondisian burung.

Fisiknya sedang Tidak Fit

Burung cendet yang fisiknya sedang tidak fit ternyata juga akan mengalami perubahan pada warna paruhnya. Mungkin saja burung sedang sakit sehingga ada penurunan kondisi fisik lainnya.

Pada umumnya keadaan yang seperti ini diiringi dengan berkurangnya ketajaman tatapan mata burung. Mata juga terlihat sayu dan kurang bergairah. Keadaan fisik burung juga mengalami banyak perubahan, lemas serta menjadi kurang lincah.

dictio.id

Untuk sebagian orang, keadaan yang seperti ini kurang disadari. Sebab burung tiba-tiba kurang rajin dan juga kurang aktif. Oleh sebab itu, banyak para pecinta burung kicau yang menghubungkan kondisi ini dengan masalah birahi. Dengan demikian penangannya sering kali salah.

Di dalam mengatasi masalah yang seperti ini, cobalah untuk sering-sering diembunkan. Imbangi dengan penjemuran rutin setiap hari. Akan tetapi jangan sampai terlalu lama. Karena, walaupun sinar matahari bisa menyehatkan burung sakit, tapi jika terlalu lama juga tidak baik.

Sebab, dapat memperburuk keadaan burung. Kurangi juga frekuensi mandi, sebab jika keseringan bisa berakibat fatal pada kesehatan burung. Maka dari itu, mandikan burung cendet hanya dua kali saja dalam seminggu.

Anda juga dapat mencampurkan jahe dan kunyit untuk dijadikan sebagai pakan jangkrik. Hal ini akan membantu meningkatkan kesehatan burung. Karena manfaat jahe dan kunyit sangat besar pada kesehatan burung.

Tidak Tit Secara Psikis

Burung yang sakit secara psikologis juga bisa membuat paruh cendet berwarna pucat. Mungkin burung sedang stress karena beberapa macam faktor. Untuk mengatasinya, kurangi mandi dan tambah jemur. Aka tetapi hanya pada saat pagi hari saja. Durasinya tidak lebih dari satu jam namun sesuaikan dengan kondisi dan cuaca.

Sebaiknya anda juga sering mengembunkan burung. Udara pagi tidak hanya bisa menjadikan fisik burung cendet menjadi sehat. Akan tetapi bisa juga merefresh otak. Dengan demikian bisa sembuh lebih cepat dari gangguan mental.

Anda juga dapat memberikan terapi suara air mengalir. Sebab, jenis suara air ini sangat efektif untuk memulihkan psikologis burung. Sebaiknya anda juga bisa selalu menempatkan burung di lokasi yang tenang, full kerodong, serta memberikan perawatan yang konsisten.

Tinggalkan Komentar