Mengetahui Burung Decu Belang dan Daerah Persebarannya

Terdapat beraneka macam jenis burung decu yang dikenal dan dijumpai di wilayah Indonesia. Akan tetapi beberapa jenis saja yang popular pada kalangan kicaumania.

Diantaranya yaitu decu belang / pied bush-chat (Saxicola caprata). Burung dengan penampilan cantik ini pernah populer di tahun 2000 an.

Waktu itu, banyak pecinta burung kicau yang tertarik merawatnya untuk tujuan dilombakan. Terlebih lagi burung ini memiliki kelasnya tersendiri sebagaimana lovebird, kenari, kacer, atau murai batu.

Burung Decu Belang
Burung Decu Belang

Namun tak selamanya burung decu ini menjadi burung kesukaan para kicaumania. Bahkan banyak kicaumania yang malas memeliharanya.

Sebab menganggap burung decu belang mudah stres dan juga macet bunyi. Padahal apabila dirawat secara baik, burung decu punya suara yang bagus dan gaya tarung yang cukup elok pada saat berkicau.

Dalam perawatannya, tidak jarang burung decu hanya mengeluarkan suara ngeriwik saja dan tidak mau bersuara lantang.

Untuk mengatasinya, diperlukan perubahan pola perawatan harian, terutama untuk pakan tambahan / EF yang harus ditambah. Terlebih jika burung tersebut sedang kurang fit atau memasuki masa mabungnya.

Daerah Persebaran Decu Belang

Burung Decu Belang termasuk jenis burung kicauan yang wilayah persebarannya banyak terdapat di bagian timur Indonesia.

Daerah-daerah yang dihuni oleh kawanan burung ini terdapat di kawasan timur Pulau Jawa, Flores, Alor, Pulau Sumba, Sunda Kecil, Sulawesi, Pulau Salayer. Selain itu juga di Pulau Papua barat, bagian utara Pulau Papua, dan Pulau Papua timur.

Namun Decu Belang juga tersebar pada berbagai negara di Asia mulai dari Filipina, India, Pakistan, Iran, Thailand, Myanmar, dan juga di Afghanistan.

Luasnya negara yang menjadi tempat persebaran Decu Belang pasti menjadikannya tidak hanya dikenal oleh para pengobies di dalam negeri tapi juga untuk masyarakat di mancanegara.

Perbedaan Decu Belang Jantan dan Betina

Untuk ciri-ciri antara burung Decu Belang jantan dan betina terdapat perbedaan yang terlihat cukup mencolok.

Perbedaan tersebut tampak dari corak warna yang dipunyai oleh burung betina tampak berwarna cokelat kusam yang menutupi hampir seluruh tubuhnya. Kemudian juga warna putih hanya terlihat pada bagian dekat ekor bagian bawah yang bercampur dengan warna cokelat krim.

Hanya saja persamaan antar keduanya ialah mempunyai ekor yang berukuran agak panjang dan akan dikibaskan pada waktu hendak berkicau ataupun terbang. Bagian kaki dan paruh burung Decu Belang terlihat berwarna hitam pekat serta memiliki ukuran agak panjang.

Perkembangbiakan Decu Belang

Perkembangbiakan Decu Belang
Perkembangbiakan Decu Belang

Pada saat di alam liar, burung Decu Belang menempati pada area lapangan terbuka baik di area yang ada pepohonan maupun area pemukiman manusia.

Dan ketika berburu makanan yang berupa serangga kecil biasanya burung Decu akan bertengger di dahan pepohonan ataupun tiang dan kabel listrik.

Dan pada saat musim perkembangbiakkannya sering terjadi pada bulan April hingga bulan Desember dengan jumlah telur sebanyak dua sampai empat butir.

Yang harus anda ketahui untuk alasan orang-orang saat ini sudah mulai jarang memelihara burung Decu Belang sebab burung ini dianggap mudah mengalami stres.

Selain itu juga berpengaruh atas kualitas kicauannya yang kadang bisa sampai macet bunyi. Dengan demikian, jika ada yang memeliharanya hanya dijadikan sebagai burung rumahan atau masteran untuk jenis burung yang nantinya akan dilombakan.

Namun, jika anda ingin memeliharanya dijadikan burung lomba anda harus memberikan perawatan burung decu yang ekstra. Dengan demikian burung decu anda bisa menjadi gacor.

Tinggalkan Komentar