Karakteristik Burung Anis Gading Dan Sepenggal Mitosnya

Jenis burung kicauan di alam ini memang banyak sekali. Dan dari banyakna burung tersebut, ada sebagian jenis burung yang memiliki sepenggal mitos. Salah satunya adalah burung anis gading. Karakteristik burung Anis Gading ini yaitu tubuhnya yang berukuran sedang.

Burung Anis Gading adalah jenis burung yang mungkin sudah banyak dikenali oleh para pendaki Gunung Lawu. Sebab, semua area Gunung Lawu sudah dikenal sebagai habitat bagi spesies burung Anis Gading.

Inilah yang menjadikan burung yang termasuk dalam keluarga Turdidae ini merupakan salah satu jenis burung endemik yang penyebarannya terbatas di sekitaran Gunung Lawu saja.

Area gunung yang pada umumnya dijadikan sebagai tempat hidup atau habitat oleh burung Anis Gading mulai dari yang dekat dengan pemukiman penduduk. Selain itu, habitatnya juga sampai ke bagian pendakian menuju lerengnya.

Maka dari itu, ketika pergi mendaki akan dengan mudah berjumpa dengan salah satu jenis burung anis ini selama perjalanan pendakian Gunung Lawu.

Karakteristik Burung Anis Gading

Karakteristik Burung Anis Gading
omkicau.com

Karakteristik burung Anis Gading diantaranya yaitu ukuran fisiknya yang bisa dikatakan sedang atau kurang lebih sekitar 20an cm saja. Kemudian, karakteristik burung Anis gading selanjutnya yaitu Warna bulunya yang hanya terdiri atas dua warna, diantaranya yaitu warna hitam dan juga warna abu-abu kehitaman.

Untuk warna hitam tampak menutupi bulu-bulunya pada bagian punggung, kedua sayap, area perut, serta bagian ekornya. Sedangkan untuk warna abu-abu kehitaman hanya terdapat pada bagian kepala, dada, serta pada bagian bulu yang ada di sekitar pangkal kakinya.

Karakteristik burung Anis Gading selanjutnya yaitu pada bagian paruh dan iris matanya yang ada kesamaan warna yakni kuning cerah. Kemudian untuk ciri kicauan yang dikeluarkan oleh burung Anis Gading ini memang terdengar cukup merdu.

Suara yang dikeluarkan juga berirama sambil dibunyikan dengan tempo yang agak lama. Dan ketika mengeluarkan suara kicauannya akan terdengar siulan yang sedikit melengking serta bernada agak tinggi.

Namun, untuk suara kicauan yang dikeluarkan oleh burung Anis Gading kurang begitu bervariasi. Anis gading juga sering melakukan pengulangan lagu yang diakhiri dengan siulan bergetar yang memiliki nada yang rendah.

Mitos Burung Anis Gading

Mitos Burung Anis Gading
santrijawa.com

Untuk mitos yang ada pada burung Anis Gading yaitu agar jangan mengganggunya dengan mengusir ataupun menangkapnya. Larangan tersebut kareana ada anggapan jika burung Anis Gading merupkan jenis burung peliharaan Prabu Brawijaya V yang merupakan raja terakhir yang ada di Kerajaan Majapahit.

Oleh sebab itu, masyarakat sekitar Gunung Lawu juga begitu menghormati kehadiran burung Anis Gading, dan mereka tidak mengusik keberadaannya pada saat berada hutan atau ketika burung ini tiba-tiba mendekat.

Sedangkan jika sampai ada yang berani mengganggu burung Anis Gading, maka diyakini bisa tertimpa atau terkena bala atau musibah.

Namun, dibalik mitos yang ada tersebut ternyata juga berpengaruh positif terhadap kelestarian burung Anis Gading. Karena, tidak ada satu pun orang yang berani membunuhnya. Terlebih lagi hanya sekedar mengusirnya pergi.

Tak hanya itu saja, burung Anis Gading pun juga bisa lebih mudah akrab dengan manusia yang mengunjungi atau melakukan pendakian ke Gunung Lawu sambil mencoba mendekati serta meminta makan yang dibawa pendaki.

Karakteristik burung Anis Gading ini memang jinak, sebab sudah sering berinteraksi dengan orang-orang yang mengunjungi Gunung Lawu. Dengan orang-orang tidak menangkap atau melakukan pemburuan liar, maka burung ini akan bisa tetap lestari.

Tinggalkan Komentar