Tips Ternak Cucak Ijo Dengan Sangkar Gantung

Cucak ijo merupakan jenis burung kicauan yang banyak penggemarnya. Sebab burung ini di dalam proses perawatannya tidak begitu sulit. Karena perawatannya yang tidak terlalu sulit inilah maka banyak orang yang mencoba menangkarkan burung cucak ijo ini.

Cara Ternak Cucak Ijo Dengan Sangkar Gantung

Ternak Cucak Ijo Dengan Sangkar Gantung
Ternak Cucak Ijo Dengan Sangkar Gantung

Saat ini banyak yang mencoba ternak cucak ijo dengan sangkar gantung, sebab lebih mudah dilakukan. Untuk anda yang ingin mencoba ternak burung cucak ijo dengan menggunakan sangkar gantung anda bisa simak uraian berikut ini.

Kandang Cucak Ijo

Sebelum anda mencoba budidaya burung cucak ijo, maka disini ada 3 hal penting dan pokok yang sebaiknya menjadi sumber perhatian. Diantaranya yaitu subjek, wadah dan juga objek.

Dalam kesehariannya cucak ijo tentunya sangat butuh sebuah wadah, tempat maupun kandang untuk tempat pemeliharaannya tersebut.

Sebab kandang burung ini juga dijadikan sebagai sebagai sarana perkawinan cucak ijo jantan dan betina dan juga untuk media perjodohan.

Dan pada kesempatan kali ini tipe kandang yang akan digunakan yaitu sangkar gantung yang dapat di temukan dan juga banyak di jual di pasaran.

Pemilihan Indukan

Supaya kedepannya anakan yang dihasilkan oleh burung cucak ijo bisa sehat dan unggul maka anda tentunya harus memilih indukan cucak ijo yang baik pula.

Seperti tahapan pada burung yang lainnya, maka cobalah untuk memilih indukan yang muda dan bagus. Untuk indukan yang jantan yang bagus yaitu yang berusia diatas 2 tahun, memiliki semangat tinggi, gacor dan postur tubuh yang bagus.

Sedangkan pemilihan indukan betina paling tidak telah berusia diatas 1 tahun dan juga mempunyai tubuh yang sehat dan juga normal. Dan sesudah semua persiapan selesai maka kita hanya akan melanjutkan pada tahap atau prosesi penjodohan.

Menjodohkan Cucak Ijo

Proses Penjodohan Cucak Ijo
Proses Penjodohan Cucak Ijo

Cara ternak cucak ijo dengan sangkar gantung selanjutnya yaitu penjodohan. Setelah anda selesai memilih dan mengumpulkan indukan cucak ijo maka hal berikutnya yang harus dilakukan yaitu melakukan proses penjodohan atau perkawinan.

Seperti halnya saat anda merawat burung cucak ijo, maka wadah yang di pakai adalah sangkar ternak atau sagkar sekat yang memang digunakan untuk proses perjodohan burung cucak ijo.

Anda juga dapat memakai sangkar harian, akan tetapi pakailah sangkar yang mempunyai ukuran yang lebih besar. Tujuannya nantinya supaya perjodohan atau perkawinan burung cucak ijo tidak terbatasi ruang dan bisa kawin dengan mudah.

Pemberian Pakan

Apabila anda tidak memberikan pakan yang bergizi dan seimbang pada burung cucak ijo maka mereka akan memperlihatkan perilaku aneh dan bahkan bisa jadi mengalami gangguan yang lainnya.

Tidak hanya memperhatikan kadar makanan yang akan anda berikan selama beternak burung cucak ijo.

Sebaiknya anda juga harus menjaga supaya tubuh mereka tidak menjadi gemuk dan juga menjadi susah bergerak.

Pada umumnya para peternaka akan mensiasati dengan pemberian multivitamin untuk keseimbangan nutrisi burung tersebut.

Pemindahan Anakan

Setelah burung tersebut bertelur dan mengerami telurnya, maka akan menetaskan anak anak burung cucak ijo. Anda dapat segera memindahkan anakan cucak ijo ke dalam sangkar gantung apabila anakan tersebut usianya sudah bisa meloncat-loncat atau bergerak secara aktif.

Sebaiknya beri alas untuk sangkar gantung anakan tersebut dengan menggunakan media alas yang lunak atau yang sama dengan jenis alas sangkar gantung seperti pada burung lainnya.

Buatlah sebuah tangkringan dengan bertingkat supaya anakan cucak ijo bisa mendaki untuk pelatihan loncatan pada anak burung tersebut.

Tinggalkan Komentar