Membedakan Jenis Kelamin Lovebird dengan Tes DNA Sexing

Para penggemar burung banyak yang berpendapat bahwa membedakan jenis kelamin Lovebird bukanlah hal yang mudah. Lovebird sendiri memiliki tiga kelompok jenis dengan tingkat kesulitannya masing-masing.

Ketiga kelompok tersebut adalah, kelompok dimorfik (jenis kelaminnya bisa ditebak dengan mudah), kelompok intermediate (jenis kelamin Lovebird cukup sulit dibedakan), dan kelompok kaca mata (jenis Lovebird tidak konsisten dan sulit dibedakan).

Adapun yang termasuk dalam kelompok dimorfik adalah: Lovebird Abisinia, Lovebird Madagaskar dan Muka Merah. Sedangkan yang masuk kelompok intermediate adalah Lovebird Black Collared, dan yang masuk golongan kaca mata adalah: Lovebird Nyasa, Pipi Hitam, Topeng, dan Fischer.

Karena setiap jenis Lovebird unik dan memiliki tingkat kesulitan masing-masing, ada beberapa cara untuk menentukan jenis kelamin burung yang berasal dari Afrika tersebut. Di antaranya,

01. Morfologi

Source - love-hinaa.deviantart
Source – love-hinaa.deviantart

Morfologi merupakan metode untuk mengetahui jenis kelamin Lovebird melalui tampilan fisiknya. Mulai dari bentuk paruh, ukuran badan, bentuk sayap, hingga ekor dapat membantu kita membedakan jenis kelamin Lovebird yang masuk dalam kelompok dimorfik atau intermediate.

Cara ini dianggap mudah dan paling murah karena pemilik tidak membutuhkan alat khusus untuk menentukan jenis kelamin Lovebird. Meskipun begitu, tidak semua orang dapat melakukan metode ini. Terutama bagi para pemula atau orang yang awam dalam dunia burung.

02. Sifat-Sifat Burung

Source - wikimedia
Source – wikimedia

Selain melalui bentuk fisik, jenis kelamin Lovebird juga dapat diketahui melalui sifat-sifat yang terlihat pada burung. Bagaimana cara Lovebird bertengger, tingkah laku mereka saat musim kawin, hingga perilaku saat membuat sarang dapat menentukan apakah Lovebird yang dimiliki berjenis kelamin jantan atau betina.

Metode ini tentu membutuhkan pengamatan dan riset yang teliti selama beberapa hari untuk mendapatkan hasil yang akurat.

03. Menggunakan Cincin Emas

Source - pixabay
Source – pixabay

Meskipun metode ini secara ilmiah terbukti dapat menentukan jenis kelamin Lovebird. Tapi bagi para pencinta burung, menentukan jenis kelamin peliharaan mereka menggunakan metode cincin emas adalah hal yang lumrah. Caranya juga cukup mudah.

Anda tinggal menyiapkan tali sepanjang 15 sampai 20 cm lalu ikatkan cincin pada tali. Selanjutnya letakkan cincin emas yang sudah bertali sekitar 3 sampai 5 cm di atas kepala Lovebird. Jika cincin bergerak searah maju mundur, berarti Lovebird tersebut berjenis kelamin jantan. Tetapi jika cincin berputar, berarti jenis kelamin Lovebird yang dimiliki adalah betina.

04. Metode DNA Sexing

Source - job-like
Source – job-like

Jika Anda ragu dengan hasil metode penentuan jenis kelamin di atas, ada satu metode yang secara ilmiah terbukti memberikan hasil yang akurat. Bahkan tingkat keberhasilan metode ini mencapai 99 %. Metode ini disebut DNA sexing atau metode penentuan jenis kelamin menggunakan tes DNA (Deoxyribo Nucleic Acid).

Metode ini mengambil sampel bulu Lovebird untuk dibawa ke laboratorium dan diteliti menggunakan peralatan canggih dan enzim tertentu. Karena sampel diambil dari bagian tubuh Lovebird, maka bisa dipastikan hasil yang didapatkan cukup akurat sebagaimana tes DNA pada manusia.

Untuk melakukan DNA sexing, pemilik harus menyiapkan 4 sampai 6 helai bulu Lovebird yang diambil dari ekor bagian dalam. Pastikan bulu yang diambil cukup panjang dan tidak terkontaminasi dengan kotoran atau cairan seperti liur, darah, dan lain sebagainya.

Saat mengambil bulu, pastikan tangan Anda bersih dan kering. Setelah sampel bulu diambil, pemilik dapat langsung mengirimkan sampel ke laboratorium untuk diteliti. Setelah sampai, peneliti akan menggunakan beberapa enzim yang dapat mengurai dan mengelompokkan untaian DNA sehingga jenis kelamin Lovebird bisa diketahui dengan pasti.

Meskipun secara ekonomi metode DNA sexing cenderung lebih mahal daripada metode lainnya. Tetapi mengingat keakuratan hasil yang didapatkan, DNA sexing adalah metode yang paling tepat untuk mengetahui jenis kelamin Lovebird—terutama burung yang termasuk dalam golongan kaca mata.

Semoga informasi di atas bermanfaat.

Tinggalkan Komentar