Inilah Tips Perawatan Burung yang Baru Dijaring atau Dipikat

Banyak sekali orang yang ingin memilihara burung dengan cara memburu bergam jenis burung di hutan. Salah satunya dengan cara menjaring atau memikatnya. Perlu anda ketahui, jika menjaring atau memikat burung ini termasuk perilaku yang tidak baik. Sebab bisa menjadikan populasi burung menjadi terancam.

Tak hanya itu saja, burung jaringan atau pun pikatan juga memiliki resiko seperti mengalami mati. Ini semua disebabkan karena burung tangkapan ini pada umumnya akan mengalami stres yang begitu hebat. Jadi perlu adanya pengetahuan perawatan burung yang dijaring atau dipikat.

Tips Perawatan Burung yang Baru Dijaring atau Dipikat

pengicau.net

Akan tetapi, bagi anda semua yang sudah terlanjur memiliki burung tangkapan baik dijaring maupun yang ada dipulut, anda harus mengetahui ilmu perawatan pada burung yang baru saja ditangkap agar tidak cepat mati. Ini semua juga dilakukan supaya jerih payah anda membuahkan hasil, jangan sampai burung yang anda tangkap ini mati sia-sia.

1. Berikan Pakan Sebanyak mungkin

Untuk perawatan burung yang baru saja dijaring atau ditangkap dari perburuan, sebaiknya diberikan pakan yang banyak. Apabila burung yang anda tangkap adalah jenis burung pemakan serangga, sebaiknya pakan tidak jangkrik saja. Tapi berikan juga ulat, kroto, dan serangga lainnya.

burungnya.com

Ini dilakukan dengan tujuan supaya burung ini dapat makan sampai kenyang. Supaya stres lebih cepat hilang. Apabila burung tersebut pemakan biji-bijian maupun pemakan buah, berikan biji-bijian dan buah-buahan yang banyak dan juga bervariasi.

2. Jangan Memandikannya Terlebih Dahulu

Burung yang baru saja ditangkap dari hutan dengan menggunakan jaring atau pikat, sebaiknya jangan langsung dimandikan. Anda semua bisa menunggu hingga beberapa hari sampai burung tersebut mau berbunyi, walaupun dalam sangkar ombyokan. Ini yang ditakutkan pada burung yang menjadi semakin stres. Yaitu akibat disemprot dan burung akan glabakan.

3. Sebaiknya Dipisah

Supaya tidak terjasi stres yang berlebihan, anda bisa memisahkan jenis burung ini dengan ombyokan lainnya. Karena apabila burung bersama teman-temannya, burung ini pada umummnya akan merasa ketakutan. Maka dari itu, burung dipisah saja satu persatu dalam sangkar.

Perlu anda ketahui, jika memisah burung hasil tangkapan ini juga bisa menjadikan anda sangat mudah dalam mendeteksi mana burung yang sangat stres dan mana yang tidak. Kemudian, anda juga dengan mudah melihat mana burung yang sakit dan mana yang tidak. Sebab, memisah burung hasil tangkapan ini wajib untuk anda lakukan.

4. Tidak Perlu Dikerodong

Biasanya burung tangkapan belum bisa beradaptasi dengan manusia, terlebih lagi masalah rawatannya. Jadi, lebih baik burung tidak dikerodong terlebih dahulu. Karena, apabila tidak, burung bisa menjadi ketakutan bahkan sampai kelabakan. Ini bisa menjadikan mental burung ini menjadi lebih buruk.

5. Letakkan Di Tempat yang Tenang

Perawatan burung yang baru dijaring sebaiknya burung segera ditempatkan pada ruangan yang tenang. Entah itu di kamar maupun di taruh di belakang rumah. Ini semua bisa untuk mencegah terjadinya stres lanjutan yang memungkinkan keadaan burung menjadi lebih buruk lagi.

6. Lakukan Penjemuran Secukupnya

Penjemuran juga masih dinilai kurang begitu penting untuk perawatan burung yang baru dijaring atau pulutan ini. Terlebih lagi, apabila tempat penjemuran ramai dengan lalu lalang manusia, seperti halnya suara motor dan mobil.

Maka dari itu, apabila burung dalam kondisi sehat, sebaiknya perawatan burung ini dilakukan dengan jangan dijemur terlebih dahulu. Jika terpaksa harus menjemur, jemurlah di tempat sepi.

Untuk harga burung terbaru, silahkan langsung Hubungi Kami.