Inilah 5 Fakta Tentang Burung Murai Batu yang Harus Diketahui Para Pecinta Burung!

Burung Murai Batu atau dikenal juga dengan Kucica hutan merupakan salah satu spesies burung yang termasuk dalam famili Muscicapidae atau burung cacing. Bersama Cucak Jenggot, Kenari dan Lovebird, Murai Batu merupakan burung yang populer dan banyak dipelihara karena kicauan merdunya.

Meskipun begitu, fakta membuktikan bahwa keberadaan burung indah tersebut semakin lama semakin langka. Burung yang habitatnya berada di hampir seluruh wilayah Asia ini memang sering diburu oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Bahkan karena populasinya semakin menurun, Murai Batu sempat menjadi perhatian Lembaga Konservasi Internasional.

Bagi para pecinta burung, kelangkaan Murai Batu justru membuat nilai jual burung tersebut meningkat. Apalagi di setiap kompetisi kicau burung, Murai Batu dianggap salah satu jenis unggas yang kompetitif dan mampu mengalahkan lawan dengan kicauan merdunya.

Selain langka dan memiliki kicauan yang indah, ada beberapa hal lain tentang Murai Batu yang harus diketahui para pecinta burung. Nah, di bawah ini merupakan 5 fakta tentang Murai Batu atau Kucica hutan yang harus diketahui. Mari kita simak ulasannya!

  1. Burung petarung

Burung Murai Batu
Burung Murai Batu

Murai Batu dikenal sebagai burung yang memiliki mental pemberani dan mudah tersinggung. Jika Murai mendengar kicauan atau melihat burung lain, keinginan burung tersebut untuk bertempur akan tersulut. Dengan gagahnya Murai akan membusungkan dada, perut dan mengangkat ekornya untuk menunjukkan bahwa ia berkuasa. Menarik bukan?

  1. Dapat menirukan kicauan burung lain

Murai Batu
Murai Batu

Selain temperamen Murai juga merupakan burung yang kocak. Hewan cantik berekor panjang ini mampu menirukan kicauan burung lain yang ia dengar. Tidak hanya meniru, suara Murai Batu bahkan lebih lantang dan nyaring daripada kicauan burung yang ditirukannya.

Inilah mengapa pada setiap kompetisi kicau burung, Murai cenderung lebih unggul dibanding lawannya.

  1. Mudah jinak dan patuh pada pemiliknya

Mudah Jinak
Mudah Jinak

Meskipun habitat asli Murai Batu adalah hutan dengan pepohonan yang tinggi, tetapi ketika menjadi hewan peliharaan burung ini mudah beradaptasi dengan tempat tinggal baru atau sangkar burung. Tidak heran jika hewan ini banyak diburu.

Karena selain suara dan nilai jualnya yang tinggi, Murai juga bisa dijadikan hewan peliharaan yang jinak dan patuh.

  1. Murai Batu Medan

Burung murai batu medan
Burung murai batu medan

Di antara semua jenis Murai Batu yang ada di Indonesia, Murai Batu Medan merupakan salah satu jenis murai yang paling banyak digemari para pecinta burung. Dibandingkan Murai lainnya, kicauan Murai Batu Medan memang lebih merdu.

Secara fisik hewan ini juga memiliki tubuh yang lebih indah. Murai Batu Medan memiliki tubuh gagah dengan ekor dengan panjang yang melebih panjang tubuhnya sendiri.

  1. Memiliki 3 warna bulu yang berbeda

Burung murai batu
Burung murai batu

Kecantikan Murai Batu terletak pada 3 warna bulu yang terdapat pada tubuhnya. Murai memiliki bulu berwarna hitam yang menutupi hampir semua bagian tubuhnya kecuali bagian badan bawah yang memiliki bulu dengan gradasi warna merah-jingga dan bagian kepala yang dihiasi bulu bersemburat biru.

Pada beberapa jenis murai, bagian ekornya yang panjang juga dihiasi beberapa bulu putih yang cantik. Panjang ekor Murai biasanya berkisar antara 8 sampai 23 cm. Sedangkan untuk Murai Batu Medan, panjang ekornya bisa mencapai 30 cm melebihi panjang tubuh burung itu sendiri. Unik bukan?

Selain Murai Batu Medan, ada beberapa jenis Murai lain yang sering dipelihara para penggemar burung. Yaitu: Murai Batu Aceh, Murai Batu Nias, Murai Batu Borneo, Murai Batu Banjar, Murai Batu Lahat, Murai Batu Palangka, Murai Batu Lampung, dan Murai Batu Jambi.

Itulah 5 fakta tentang Murai Batu yang harus diketahui para pecinta burung di tanah air. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Tinggalkan Komentar