Anda Punya Burung Poksay Hongkong yang Terlalu Liar? Jinakkan dengan Terapi Lapar

Salah satu burung yang ramai dicari dan dibicarakan orang adalah poksay hongkong. Banyak yang mendaftarkan burung ini ke perlombaan lantaran kicaunya yang merdu dan khas. Mengingat poksay hongkong adalah burung impor, harganya relatif tinggi dan perawatannya pun harus dilakukan dengan penuh kasih sayang, mulai dari pemberian makanan, peletakan sangkar, sampai melatih kicaunya. Hal ini dilakukan agar burung poksay hongkong tidak stres dan mengakibatkannya malas berkicau.

Namun, adakalanya masalah yang dihadapi bukan dikarenakan burung yang jarang berkicau, tapi lebih dikarenakan burung poksay hongkong terlalu liar sehingga merawatnya menjadi lebih sulit. Terkait hal ini, burung harus dijinakkan terlebih dahulu.

Mengapa burung poksay ada yang liar?

Source - Youtube
Source – Youtube

Pada dasarnya burung poksay hongkong adalah burung yang hidup di alam bebas. Melihat banyak yang tertarik dengan kemampuan kicau burung ini, usaha untuk menangkarkan pun dilakukan dan berhasil hingga saat ini.

Meski demikian, ada peminat yang lebih menyukai burung poksay hongkong non-penangkaran. Alasannya, burung poksay hongkong yang berasal dari alam bebas memiliki kelebihan dalam hal kelincahan dan ketahanan tubuhnya. Namun, mereka juga cenderung lebih giras atau liar dibandingkan dengan burung hasil penangkaran.

Saat burung poksay hongkong terlalu liar, perawatan pun sulit dilakukan. Mereka sangat tidak nyaman dengan keberadaan sangkar yang membatasi gerak tubuhnya. Tak jarang burung poksay mengalami luka pada kepala atau paruh karena menyerang sangkarnya sendiri. Jika dibiarkan, tentu keliarannya ini akan merugikan.

Sebagai pemilik, Anda harus menjinakkan burung poksay ini terlebih dahulu. Selain agar perawatannya lebih mudah, juga untuk kebaikan burung itu sendiri. Salah satu terapi yang bisa dilakukan agar burung poksay hongkong yang liar ini menjadi lebih jinak adalah dengan terapi lapar. Simak penjelasannya di bawah ini.

Bagaimana tahap-tahap terapi lapar dilakukan?

Source - pixabay
Source – pixabay

Inti dari terapi lapar adalah mengatur pola makan. Sejatinya poksay adalah burung yang doyan makan. Selain voer, mereka juga makan buah dan serangga. Pengaturan pola makan selama beberapa hari ini dipercaya mampu membuat burung poksay hongkong menjadi jinak.

Yang harus Anda perhatikan selama memberikan terapi ini adalah waktu pemasangan cepuk pakan, periode pemberian buah, dan periode pemberian serangga. Semuanya harus dilakukan secara rutin selama beberapa hari.

Pada pagi hari, pasang cepuk pakan berisi voer ke dalam sangkar selama beberapa waktu sebagai menu sarapan peliharaan Anda. Sebelum dimandikan dan dijemur, lepaskan cepuk pakan dari sangkar dan biarkan burung tak memakan apa pun selama 3-4 jam. Setelah itu, barulah Anda boleh memberikan pakan buah selama 30-45 menit, lalu keluarkan. Biasanya poksay hongkong diberi makan pepaya atau pisang.

Setelah itu, Anda bisa memberi pakan serangga setiap satu jam sekali. Yang menarik di sini, Anda harus memberikannya dengan menggunakan tangan, bukan dengan wadah. Hal ini bertujuan agar si burung memahami bahwa Anda bukan sesuatu yang patut dicemaskan. Tahap ini tidak mudah dan Anda harus melakukannya berulang kali selama beberapa hari sampai burung poksay hongkong tersebut percaya kepada Anda.

Terakhir, biarkan burung Anda beristirahat pada malam hari tanpa gangguan apa pun. Pastikan Anda tidak memasang lagi cepuk pakan pada sangkar. Ingatlah bahwa wadah ini hanya perlu dipasang pada pagi hari.

Sampai kapan terapi lapar ini dilakukan?

Source - pixabay
Source – pixabay

Terapi lapar ini terus dilakukan sampai Anda yakin burung peliharaan Anda menjadi jinak. Tanda burung poksay hongkong jinak adalah saat mereka mau mengambil pakan serangga yang Anda berikan menggunakan tangan.

Perhatikan juga apakah burung Anda masih suka beterbangan tidak tenang dan menyerang sangkarnya. Jika tidak, maka bisa dipastikan bahwa burung poksay hongkong terlalu liar sudah Anda jinakkan.

Setelah burung poksay hongkong Anda mulai menerima lingkungannya, Anda pasti lebih mudah merawatnya. Berikan kasih sayang dan perawatan yang baik agar burung Anda bisa memberikan kicauan terbaiknya.

Tinggalkan Komentar