4 Jenis Burung Poksay Yang Populer Di Indonesia

Laughingthrush merupakan salah satu dari kelompok burung kicauan yang asalnya dari genus Garrulax dan Trochalopteron dari keluarga Leiothrichidae.

Dari 2 genus tersebut, garullax merupakan jenis yang cukup dikenal dikalangan penggemar burung.

Sebab di dalamnya ada beberapa jenis burung kicauan yang sudah sangat dikenal, diantaranya yaitu poksay dan hwamei. Berikut 4 jenis burung poksay yang terkenal di Indonesia

Jenis Burung Poksay

Jenis Burung Poksay
Jenis Burung Poksay

1. Poksay jambul (Garrulax leucolopus)

Poksay jambul yang juga memiliki nama white-crested laughingthrush. Burung ini juga termasuk jenis burung kicau yang begitu popular di Indonesia beberapa tahun yang lalu.

Jenis burung ini termasuk jenis burung impor yang mempunyai daerah penyebaran mulai dari Himalaya sampai dengan Indochina.

Suara poksay jambul memang terdengar keras, bahkan kadang terdengar berisik.

Walaupun demikian suara kicauannya ternyata bisa memberikan kenangan tersendiri khususnya untuk para penggemar burung yang pernah memelihara burung ini dulunya.

2. Poksay Hongkong

Tak hanya poksay jambul, poksay hongkong juga sempat populer sekali di era 1990-an. Burung ini bahkan pernah menguasai hampir semua pasar-pasar burung yang ada di Indonesia.

Suaranya yang terdengar mengalun merdu dengan gaya tarungnya yang khas ini menjadikan banyak penggemar burung menjadi tergila-gila untuk memelihara burung poksay ini.

Saat ini, poksay hongkong memang sulit ditemui. Pada umumnya ditemui hanya pada musim-musim tertentu saja burung ini banyak dijumpai di pasar-pasar burung yang ukurannya besar.

Dengan kepunahan tersebut usaha penangkaran poksay hongkong merupakan salah satu cara yang cukup sangat direkomendasikan guna melestarikan jenis burung ini agar tidak punah.

3. Poksay Sumatera

Burung Poksay Sumatera
Burung Poksay Sumatera

Burung Poksay sumatra adalah jenis burung poksay yang juga disebut dengan Sumatran laughingthrush. Jenis burung ini termasuk jenis burung endemik dari pulau sumatera.

Keberadaan dan populasi dari spesies ini memang cukup mengkhawatirkan. Hal ini disebabkan oleh hilangnya habitat dan juga maraknya perburuan liar yang mana tujuannya untuk perdagangan.

Maka dari itu, sejak tahun 2010 yang lalu, burung poksay sumatera masuk pada daftar burung yang sudah mulai langka dan juga dilindungi.

Suara kicauan dari burung poksay sumatera ini juga terdengar cukup ramai dan juga terdengar sangat berisik. Jika dilihat sekilas burung ini juga mempunyai kemiripan dengan suara burung poksay jambul.

3. Poksay Kuda

Salah satu jenis burung poksay yang sudah merupakan jenis burung yang sangat langka adalah poksay kuda atau rufous-fronted laughingthrush.

Jenis poksay ini merupakan burung endemik Pulau Jawa. Dan sudah sejak tahun 2013 yang lalu sudah termasuk dalam daftar merah IUCN dengan status sudah mulai Terancam Punah.

Walaupun sudah dilakukan berbagai upaya seperti penangkaran untuk melestarikannya, termasuk salah satunya yang pernah dilakukan oleh Cikananga Wildlife Center di Sukabumi.

Akan tetapi jika tanpa dukungan dari banyak pihak, maka usahanya itu tidak akan bisa menurunkan statusnya.

4. Poksay Mantel

Poksay mantel atau Sunda laughingtrush ini termasuk jenis burung poksay yang endemik dari pulau Sumatera dan juga dari pulau Kalimantan.

Di pulau Sumatera poksay mantel ini banyak dijumpai di sepanjang Bukit Barisan.

Kemudian untuk yang ada di Kalimantan keberadaan mereka terbatas di pegunungan di wilayah Kalimantan pada bagian utara, mulai dari Gunung Kinabalu sampai dengan di wilayah Usun Apau, Gunung Duit, dan dekat Gunung Mulu pada ketinggian 300 sampai dengan 2000 mdpl.

Jenis burung poksay tersebut masing masingnya memiliki keunikan tersendiri. Selain itu kicauannya juga bervariasi dari jenisnya masing masing.

Komentar Facebook

Komentar Blog