Racikan Pakan Untuk Murai Batu Menggelepar Sekarat Agar Kembali Sehat

Murai batu yang anda pelihara tiba-tiba menggelepar seperti mau mati? Anda tak perlu khawatir. Ada racikan pakan untuk murai batu menggelepar yang bisa anda berikan.

Sebenarnya, murai batu yang menggelepar atau bisa dibilang berada dalam kondisi yang sekarat masih bisa diselamatkan. Anda bisa memberinya pakan rahasia sehingga kembali pulih seperti sedia kala.

Daftar Harga Burung Terbaru. Jalak Bali Anakan 3jt Per Pasang, Update 01 Mei 2021.

Pemesanan Ring Burung. Diskon hingga 500 per biji, harga mulai 1500 per biji.

burungnya.com

Racikan Pakan Untuk Murai Batu Menggelepar

Murai batu yang menggelepar bisa anda atasi dengan memberinya pakan khusus. Untuk membuatnya, anda perlu siapkan bahannya.

Bahan yang digunakan yaitu pakan burung voer Gold Coin, kroto dan Super N. Selain itu, anda juga perlu siapkan air mineral.

Setelah bahan siap, anda bisa lanjut ke tahapan pembuatannya. Langkah pertama, anda harus menghaluskan semua bahannya.

Kemudian campurkan bahan halus tersebut dengan air mineral secukupnya. Agar lebih halus, anda bisa menyaring campuran tersebut.

Langkah selanjutnya, adonan tersebut bisa anda masukkan ke dalam suntikan. Ujung suntikan bisa ditambahkan karet pentil. Anda tinggal lolohkan pakan khusus ini ke paruh murai batu.

Dengan menggunakan alat suntikan, racikan pakan untuk murai batu menggelepar ini bisa diberikan setiap 2 jam sekali. Lakukan sampai burung murai batu bisa makan sendiri.

Setelah murai batu konsisten mendapatkan racikan pakan khusus, maka kondisinya bisa berangsur-angsur sembuh. Hal ini dikarenakan racikan pakan bisa menambah asupan gizinya.

Dengan anda memberikan racikan pakan, maka anda tak hanya mengobati burung murai batu, akan tetapi juga memberikan asupan gizi. Murai batu kesayangan anda pastinya bisa kembali sehat.

Tak ada salahnya anda menerapkan cara ini. Daripada panik sendiri, lebih baik anda memberikan pertolongan pertama. Kemungkinan murai batu bisa sembuh pasti lebih besar.

Hanya saja, dalam memberikan racikan pakan, anda harus perhatikan takarannya. Jangan berikan racikan pakan yang terlalu berlebihan hanya karena ingin langsung menyembuhkannya.

Dalam kondisi yang sekarat, murai batu tak bisa melakukan banyak hal. Oleh karena itu, berikan secukupnya. Jangan semakin membahayakan murai batu anda.

Penyebab Murai Batu Menggelepar

Anda pastinya ingin tahu bukan apa sebenarnya hal yang menyebabkan murai batu anda mengelepar? Jika iya, anda berada di tempat yang tepat. Selain memberi rahasia racikan pakannya, kami juga akan beritahu penyebabnya.

Salah satu penyebab murai batu hampir mati yaitu stres. Kondisi ini dipicu karena murai batu kesulitan untuk adaptasi. Jika sebelumnya murai batu hidup di alam bebas, murai batu akan stres saat dikurung.

Maka dari itu, hilangkan kebiasaan anda dengan menempatkan murai batu di sangkar yang ukurannya kecil. Karena sempit, murai batu tak bisa bergerak secara leluasa. Jauh berbeda saat murai batu di alam bebas.

Selain stres, murai batu bisa mati mendadak karena kepanasan. Anda harus tahu, murai batu yang kepanasan bisa mengalami stroke. Pada dasarnya, penjemuran memiliki aturan yang harus ditaati.

Jika tak semua aturannya, murai batu tidak hanya bisa stroke, akan tetapi juga dehidrasi. Anda bisa menjemur murai batu saat jam 8 sampai 10 pagi.

Pada waktu tersebut, sinar matahari memang belum terik. Selain itu, sinar mataharinya bisa memberikan manfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan tulang burung murai batu.

Hal lain yang juga bisa membuat murai batu tiba-tiba mati yaitu makan serangga beracun, buah dan sayur beracun dan pemberian pakan yang tak wajar.

Adapun yang dimaksud dengan pemberian pakan yang tak wajar yaitu extra food dengan takaran yang berlebihan. Selain itu, racikan pakan yang menggunakan bahan sembarangan.

Perawatan Murai Batu Agar Tidak Sekarat Lagi

kicaumania.net

Setelah anda memberikan racikan pakan untuk murai batu menggelepar, anda harus menjaga perawatannya agar tak sekarat lagi.

Salah satu caranya ialah dengan memberikan kroto, ulat kandang dan ulat hongkong. Jangan langsung memberikan voer. Cara ini sebenarnya efektif untuk diterapkan pada murai batu muda.

Saat memberikan kroto, anda bisa menebarnya di dasar sangkar. Namun sebelumnya lapisi dulu dengan kertas koran agar tak terkena kotorannya.

Sementara pakan lainnya tetap diletakkan di cepuk. Namun tempatkan di dasar sangkar. Lakukan cara ini selama tiga minggu dan lihat hasilnya. Murai batu akan mulai membaik.

Karena baru sembuh dari sekarat, anda jangan memberinya jangkrik. Jangkrik hanya akan membuat murai batu kelolotan dan sulit mencernanya. Jika dibiarkan, murai batu bisa kembali sekarat.

Perawatan murai batu yang hampir sekarat lainnya yaitu full kerodong. Anda bisa mengerodong murai batu dan tempatkan di lokasi yang jauh dari keramaian. Akan lebih baik jika murai batu diletakkan di tempat yang dekat air mengalir.

Selain itu, anda juga perlu menghentikan kebiasaan mandi dan penjemurannya. Namun anda bisa memberikan cepuk di sangkar. Saat kondisinya fit, murai batu dengan sendirinya akan mandi di cepuk tersebut.

Sementara untuk penjemuran, anda bisa mengangin-anginkannya saja. Ketika murai batu mulai mengeriwik selama dikerodong, berarti kondisinya sudah jauh lebih baik.

Selain memberi racikan pakan untuk murai batu menggelepar, anda juga bisa memberikan perawatan harian sebagaimana mestinya. Kali ini, anda harus lebih ekstra dalam memperhatikan kesehatan murai batu.

Upaya Pencegahan Murai Batu Bakalan Mati

Tidak hanya murai batu dewasa atau indukan, murai batu bakalan juga bisa mati mendadak. Kita tidak bisa mencegah kematian murai batu, namun setidaknya berupaya untuk meminimalisir resikonya.

Adapun salah satu caranya yaitu dengan memberinya vitamin B-kompleks. Seperti yang diketahui, vitamin B-kompleks merupakan kumpulan beragam jenis vitamin B yang baik untuk murai batu bakalan.

Jangan sampai murai batu kekurangan vitamin B (defisiensi) karena bisa menyebabkan gangguan saraf (polyneuritis). Dimana gejalanya seperti lumpuh dan kejang-kejang.

Selain memberinya vitamin B-kompleks, anda juga harus menjinakkannya. Murai batu di alam bebas memang liar sehingga harus dijinakkan saat ingin memeliharanya. Jika tidak, maka murai batu akan stres sehingga bisa sewaktu-waktu mati.

Untuk menjinakkannya, anda bisa mengkondisikan burung murai batu agar tetap merasa nyaman dan tenang selama di dalam sangkar. Selain itu, anda juga bisa melatihnya mau makan voer.

Anda jangan asal-asalan dalam memberikan perawatan. Dengan perawatan yang tepat, murai batu tidak akan menggelepar. Bahkan kesehatan murai batu akan selalu terjaga secara baik.

Sekilas mengenai murai batu. Burung ini juga dikenal dengan sebutan kucica hutan. Murai batu bisa anda temukan di Semenanjung Malaysia, Pulau Sumatra dan sebagian Pulau Jawa.

Selain itu, ada beberapa pakar yang menganggap burung murai batu sebagai ras dari Kalimantan Utara Murai alis putih dengan sebutan spesies tersendiri.

Banyaknya penghobi burung yang memelihara murai batu dikarenakan tampilannya yang menarik. Tak hanya itu, murai batu juga memiliki kicau yang indah.

Saat anda memeliharanya pun, anda harus tahu racikan pakan untuk murai batu menggelepar. Dengan anda mengetahuinya, anda bisa lebih cepat dalam memberikan penanganan saat burung murai batu sekarat.