Mengetahui Penyebab Burung Kicauan Susah Buang Kotoran

Memiliki burung kicauan yang sehat tanpa ada masalah merupakan keinginan setiap pemilik burung kicauan. Sebab, burung yang sehat tanpa ada masalah pastinya bisa berkualitas dan bisa mengeluarkan suara yang merdu.

Namun tahukah anda, ternyata banyak sekali permasalahan yang sering terjadi pada burung kicauan. Salah satunya karena adanya masalah pencernaan. Masalah pencernaan ini bisa mengakibatkan burung kicauan susah buang kotoran.

Burung Kicauan Susah Buang Kotoran

hobi-burung123.blogspot.com

Mungkin bagi para pecinta burung kicauan seringkali menjumpai burung yang susah membuang kotoran. Permasalahan ini ditandai dengan, pada saat akan buang kotoran, burung akan merendahkan tubuh.

Selain itu burung jug akan terlihat berjingkat-jingkat, ekor dan juga seluruh badan bagian belakang naik turun. Jadi, anda harus benar-benar mewaspadai tingkah burung kicauan yang anda pelihara pada saat itu.

Penyebab Burung Kicauan Susah Buang Kotoran

Burung yang mengalami kesulitan buang kotoran dapat diakibatkan oleh banyak sekali hal. Bisa jadi burung kicauan anda terkena berak darah, berak kapur maupun hanya sekadar susah buang kotoran.

Sebab, terdapat kotoran yang lengket pada bagian bulu di bagian dubur. Guna menghindari burung susah buang kotoran, maka anda semua perlu diketahui dulu penyebabnya.

1. Berak Darah

Burung yang berak darah biasanya ditandai dengan burung lesu, kusut, sayap jatuh, mata tertutup. Selain itu juga burung kotoran mencret dan tinja encer. Dalam keadaan yang sudah akut, beraknya bisa tampak merah atau hitam, sebab sudah tercampur darah.

Burung yang terkna berak darah biasanya tidak mau bertengger pada tangkringan dan lebih senang mendekam pada bagian dasar sangkar.

Kondisi burung yang berak darah ini diakibatkan terluka pada bagian usus atau pada bagian pencernaan lainnya. Sehigga, untuk mengobatinya anda bisa kurangi porsi pakan serta berikan makanan yang lunak-lunak.

Selanjutnya anda bisa memberikan obat antibiotic, selanjutnya bisa diberikan Terapi Chang Vit atau vitamin burung yang lain.

2. Berak Kapur

duniaunggas.com

Berak kapur ditandai dengan kotoran encer berwarna putih. Lalu pada bagian dubur terlihat putih dan kotor, burung lesu, warna bulu kusam.

Selain itu juga ditandai dengan sayap terkulai, dan nafsu makan berkurang. Burung juga tampak seperti ngantuk dan bulu yang terlihat mengembang seperti kedinginan. Untuk mengobatinya anda bisa memberikan obat untuk burung yang mengandung sulfur.

Apabila anda semua tidak yakin jika penyebab burung kicauan susah buang kotoran, maka pastikan saja jika anda semua cuci pada bagian dubur burung sampai bersih. Dengan demikian, tidak ada kotoran yang menempel pada dubur bulu.

Tak hanya itu saja, anda semua dapat membantunya untuk melubangi bagian dubur. Yang mana pada umumnya tertutup maupun tersumbat kotoran yang telah mengental atau mengering.

Cara yang bisa anda lakukan yaitu dengan masukkan cotton bud yang telah diolesi minyak kelapa ke dubur. Tujuannya supaya bisa licin. Lakukan pada burung sampai kita yakin dubur tersebut tidak tersumbat.

Anda juga dapat menggunakan sabun untuk menggantikan fungsi minyak kelapa. Namun, anda juga bisa memakai sabun mandi dan bukan sabun yang terdapat kandungan detergent.

Untuk hal yang penting lagi yang harus anda perhatikan, maka sebelum semua penyakit tersebut datang, anda semua harus bisa memastikan burung tersebut selalu fit. Dengan demikian, tidak mudah terserang penyakit yang disebabkan oleh daya tahan tubuh yang kuat.

Masalah pada burung kicauan seperti ini harus selalu diatasi dengan secepat mungkin. Agar tidak terjadi masalah yang lebih besar lagi.

Untuk harga burung terbaru, silahkan langsung Hubungi Kami.