Kolibri, Si Imut Penuh Pesona

Mendengar kata kolibri, mungkin sebagian besar penggemar unggas langsung membayangkan burung kecil yang dinyatakan sebagai burung terkecil di dunia. Ya, kolibri memang merupakan burung terkecil di dunia, dengan panjang hanya sekitar 6 sentimeter dan berat hanya berkisar 6 gram. Namun si imut ini memiliki kelebihan lain, yakni memiliki kecepatan terbang yang tinggi, dengan gerakan sayap yang sangat cepat, dan suara yang merdu.

Karena kolibri memiliki kecepatan terbang yang tinggi, ia membutuhkan asupan makanan yang memiliki kalori tinggi pula. Kolibri menghisap nektar atau bagian dari inti sari bunga sebagai sumber energi. Nektar memiliki kadar gula dan kalori yang tinggi.

Jenis-jenis Kolibri di Indonesia

Source - rumahku
Source – rumahku

Sebenarnya, kolibri yang asli hanya ada di sekitar hutan Amazon dan pegunungan Andes di Amerika Utara dan Amerika Selatan. Kolibri yang terdapat di selain habitat aslinya itu merupakan burung madu, yang memiliki kekerabatan yang paling dekat dengan kolibri asli.

Di Indonesia, ada beberapa jenis kolibri yang hidup, di antaranya Kolibri Ninja, Kolibri King Konin, Black Sunbird atau Kolibri Hitam, Kolibri Sepah Raja, Kolibri Wulung atau Muncang, Kolibri Sriganti, Kolibri Kelapa, Kolibri Sepah Raja, Kolibri Gunung atau Merak, Kolibri Sangihe, Kolibri Ekor Merah, Kolibri Jawa atau Jago, Kolibri Matari, Kolibri Kelapa Leher Merah, dan masih banyak lagi.

Jenis Kolibri yang Diperlombakan

Soure - youtube
Soure – youtube

Kolibri yang paling sering diperlombakan adalah dari jenis Kolibri Ninja (Konin) dan Kolibri Wulung. Kedua jenis kolibri ini selain memiliki suara yang bisa diadu, juga memiliki gaya bertarung yang andal. Namun, untuk menjadikan seekor kolibri siap diperlombakan, tentu harus melalui perawatan yang baik.

Kolibri Ninja ada beberapa jenis, namun yang paling terkenal ada dua, yaitu Kolibri Dada Hitam dan King Konin. Konin memiliki tingkah laku yang khas saat berkicau. Selain itu, warna tubuh indah yang dimilikinya dengan ciri khas pada bagian dada memiliki tiga macam kombinasi warna mulai dari biru tua, kuning, dan merah menyala. Konin memiliki nama latin Nectarinia Calcostetha. Wilayah penyebarannya ada di Jawa, Kalimantan, dan Sumatra.

Kolibri Wulung memiliki ciri sangat khas yang membuatnya tampak eksotis. Bagian leher hingga dada berwarna oranye, sedangkan pada bagian perut sampai pantat berwarna kuning. Pada bagian dahi dan punggung terdapat motif warna hijau tua mengilap. Itulah mengapa jenis kolibri ini kadang disebut kolibri kaca.

Di alam liar, pada habitat aslinya, burung ini biasanya membuat sarang berbentuk kantung yang menggantung di ranting-ranting semak. Karenanya, burung ini juga kerap disebut kolibri belukar. Di sarang inilah mereka bertelur, yang biasanya memproduksi 1-2 butir telur. Wilayah penyebaran burung ini sama dengan kolibri ninja.

Memilih Sangkar untuk Kolibri

Source - ylsangkarjatijepara
Source – ylsangkarjatijepara

Sangkar merupakan komponen yang paling penting bagi burung. Bentuk sangkar burung yang umum ada 2 (dua), yaitu persegi dan bulat. Keduanya sama baiknya untuk burung kolibri. Namun, yang harus diperhatikan adalah bahwa sangkar itu harus tinggi dan luas sehingga mendukung pergerakan burung kolibri yang memang suka terbang tinggi.

Pilihlah sangkar dengan jeruji yang tidak terlalu renggang agar burung yang kecil ini tidak gampang kabur. Selain itu, untuk pilihan warna, pilihlah warna gelap, misalnya hitam. Meskipun kolibri pada umumnya berwarna gelap, tapi untuk jarak jauh, burung justru akan lebih terlihat apabila sangkar berwarna gelap. Hal ini dikarenakan jika sangkar berwarna terang justru akan membuat sangkar itu yang terlihat mencolok, sementara burungnya tidak terlihat. Maka, buatlah juri memperhatikan burung Anda dengan menempatkannya di sangkar berwarna gelap.

Tinggalkan Komentar