Informasi dan Tips Pemberian Pakan untuk Burung Jalak bali

Di alam, burung Jalak Bali dapat ditemukan di hutan dan semak belukar. Makanan favorit burung ini di habitat aslinya yaitu berupa serangga, cacing, dan jangkrik. Selain makanan berupa hewan atau serangga-serangga kecil, burung Jalak Bali pun sangat suka mengonsumsi biji-bijian dan buah-buahan sebagai makanannya, contoh makanan tersebut di antaranya yaitu Juwet (Zizygium cumini), Jambu (Psidium guajava), dan pisang (Musa paradisica).

Lain halnya dengan burung Jalak Bali yang hidup di alam bebas, burung yang hidup di sangkar (dipelihara) sama sekali tidak dapat mencari makanannya sendiri karena ruang gerak yang dibatasi oleh kandang atau sangkar. Maka, pemberian pakan burung menjadi sangat tergantung pada pemeliharanya. Oleh karena itu, agar Jalak Bali kesayangan tetap sehat, wajib rasanya untuk mengetahui bagaimana pemberian pakan yang baik untuk burung peliharaan Anda tersebut.

Di bawah ini adalah beberapa informasi dan tips mengenai pakan untuk burung Jalak bali yang bisa Anda terapkan.

Pakan utama burung Jalak Bali

Source - pixabay
Source – pixabay

Pakan yang dapat diberikan pada Jalak Bali di penangkaran atau peliharaan bisa terdiri dari campuran buah pepaya, pisang, dan kroto (telur dan larva semut), makanan ayam berupa pelet (butiran) PAR S 512, dan ulat gandum (meal worm). Sebelum disajikan, buah pepaya dan pisang terlebih dahulu dikuliti lalu dipotong menjadi potongan-potongan kecil dengan diameter kurang dari 0,5 cm, kemudian dicampurkan dengan kroto.

Sepasang Jalak Bali dapat diberikan sekitar 150 gram per hari dengan campuran tersebut. Meal worm atau ulat gandum dapat diberikan sekitar 40-50 ekor per hari dan pelet hanya diberikan secukupnya. Pakan diberikan dengan dimasukkan ke tempat yang diikatkan pada pokok tanaman tempatnya bertengger.

Suplemen tambahan

Source - orbird
Source – orbird

Selain pakan utama, burung Jalak Bali peliharaan dapat diberikan suplemen tambahan berupa multivitamin khusus burung kicau, contohnya seperti labro anticekaman yang mengandung 12 macam vitamin dan 5 macam mikro mineral yang sangat baik untuk burung. Pemberian multivitamin ini dapat dilakukan dengan cara mencampurkannya dengan air minum setiap dua minggu sekali.

Membagi makanan Jalak Bali berdasarkan fase perkembangan hidupnya

Source - pixabay
Source – pixabay

1. Pakan harian untuk Jalak Bali dewasa

Contoh pakan harian yang baik untuk periode dewasa Jalak Bali terdiri dari buah pisang, pepaya, bahan pakan buatan pabrik, jangkrik, kroto, dan ulat. Makanan tersebut diberikan secukupnya pada pagi dan sore hari. Jumlah jangkrik yang diberikan kira-kira 10 sampai 20 ekor pagi dan sore.

2. Pakan saat indukan/siap kawin

Rekomendasi menu utama yang dapat diberikan kepada Jalak Bali dalam periode ini adalah pepaya atau pisang, tetapi makanan buatan pabrik pun bisa tetap diberikan. Sebaiknya makanan hewani seperti serangga dan ulat kecil lebih banyak diberikan pada fase ini karena makanan hewani memiliki kandungan protein yang tinggi dan dapat membantu memacu birahi Jalak Bali.

3. Pakan saat Indukan mengeram

Pada fase ini makanan pokok tetap diberikan, tetapi makanan berupa hewan dikurangi pemberiannya. Hal tersebut dilakukan guna mengurangi terjadinya birahi pada jantan yang biasanya mengakibatkan pembuangan telur atau anakan sebelum saatnya diambil.

4. Makanan saat penetasan

Pada fase ini pakan pokok maupun pakan hewan sebaiknya tidak boleh sampai terlambat diberikan.  Hal tersebut dapat berakibat fatal karena mengakibatkan pembunuhan pada anakan.

Nah, itulah beberapa informasi dan tips dalam pemberian pakan untuk burung Jalak Bali. Cara pemeliharaan dan pemberian pakan yang baik menjadi hal yang sangat penting untuk tetap menjamin kesehatan salah satu dari jenis burung cantik dan istimewa asli Indonesia ini. Tetap membaca dan semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Tinggalkan Komentar