Ciri Khas Burung Sepah Kecil dan Perilakunya Di Alam Liar

Jenis burung sepah merupakan salah satu jenis burung kicauan yang memiliki suara dengan lumayan merdu dan cukup nyaring.

Dengan suara yang dimilikinya, maka banyak orang yang menggunakan suara burung ini untuk memancing suara burung kicauan jenis yang lainnya.

Jenis burung sepah yang ada di alam ini diketahui ada 7 jenis. Salah satu jenis burung sepah yang perlu anda ketahui yaitu burung sepah kecil.

Daerah Persebaran Burung Sepah Kecil

Burung Sepah Kecil
flickr.com

Untuk daerah persebaran burung sepah kecil ini tidak hanya ada di wilayah hutan Indonesia saja, akan tetapi juga sudah tersebar di beberapa negara lainnya seperti India dan Asia Tenggara terkecuali Malaysia.

Apabila di Indonesia, burung ini tersebar di 3 pulau, antara lain yaitu di Kalimantan, Jawa, dan juga Bali.

Keberadaannya jenis burung ini di alam liar pada umumnya menempati area dataran rendah dan perbukitan yang ada perkebunannya.

Ciri Khas Burung Sepah Kecil

Ciri khas burung seoah kecil ini bisa dilihat dari ukuran tubuh burung yang panjangnya tidak lebih dari 15 cm saja.

Bulunya juga memiliki corak warna yang terdapat perbedaan yang mencolok antara jantan dan betinanya.

Ciri khas burung sepah kecil jantan diantaranya memiliki corak warna yang tampak gelap seperti hitam keabu-abuan, jingga, dan juga warna kuning.

Ada juga ciri khas seperti warna hitam keabu-abuan yang tampak menutupi hampir sebagian besar tubuhnya.

Diantaranya seperti di bagian mahkota kepala, pipi, tenggorokan, tengkuk, punggung, sayap, ekor, paruh, dan kakinya.

Sedangkan di bagian area dada hingga bagian pangkal perut, sisi pangkal sayap, dan pangkal ekornya berwarna jingga.

Sedangkan untuk bagian perut, tunggir, dan bawah ekornya juga tertutupi dengan warna kuning.

Sedangkan untuk ciri khas burung sepah kecil yang betina diantaranya mempunyai corak warna yang terdiri dari tiga warna yakni abu-abu kehitaman, abu-abu keputihan, dan jingga.

Sedangkan untuk bagian atas tubuhnya mulai dari mahkota kepala, sisi wajah, tengkuk, punggung, sayap, dan ekornya berwarna abu-abu kehitaman.

Untuk warna abu-abu yang menjurus putih bisa terlihat di area tenggorokan, dada, perut, dan tunggirnya.

Sedangkan untuk warna jingga hanya menutupi di bagian pangkal ekornya saja.

Persamaannya yaitu pada warna serupa di bagian paruh dan kakinya. Akan tetapi, ekor burung betina juga terlihat berukuran sedikit lebih panjang dibandingkan dengan burung yang jantan.

Perilaku Burung Sepah Kecil

Perilaku Burung Sepah Kecil
avis.indianbiodiversity.org

Perilaku jenis burung ini ketika hidup di alam liar pada umumnya burung sepah kecil (Pericrocotus Cinnamomeus) ini mendiami hutan sekunder, hutan mangrove. Terkadang juga ada di perkebunan yang tidak jauh dari pemukiman masyarakat.

Burung sepah kecil kerap terlihat mencari makanan seringkali terbang dengan jumlah kelompok kecil sambil mengeluarkan suara kicauannya yang terdengar ribut.

Pakan yang dimakannya setiap hari diantaranya yaitu tergolong beragam mulai dari ulat kupu-kupu, tempayak, jangkrik, laba-laba, dan jenis serangga lainnya.

Pada umumnya, burung pemakan serangga ini berkembangbiak sekitar bulan Maret hingga sampai Agustus dengan jumlah yang dierami indukan kurang lebih dua butir.

Kemudian untuk sarang yang dibangunnya yang akan digunakan untuk mengerami telur-telurnya memiliki bentuk mirip cawan yang diletakkan dalam tajuk pohon yang tinggi.

Kicauan Sepah Kecil

Untuk burung sepah kecil ini juga memiliki suara yang terdengar cukup nyaring dan melengking dengan volume yang tinggi.

Untuk suaranya juga memiliki tempo yang tidak terlalu rapat dengan irama naik-turun yang dibunyikan secara tidak beraturan.

Ciri khas burung sepah kecil ini yaitu memiliki suara kicauan yang dinilai lumayan ribut saat berkicau dan sering bersuara secara bersama-sama.

Tinggalkan Komentar