Cara Merawat dan Melatih Burung Jalak Bali agar Cepat Gacor

Hampir bisa dipastikan jika semua penggemar burung pastilah senang jika memiliki burung yang gacor alias sering berbunyi. Apalagi jika bunyinya unik, pasti semua penggemar burung akan berlomba-lomba melatih burungnya.

Tapi sayang, tidak semua penggemar burung tahu dan mengerti bagaimana cara merawat dan melatih burung. Diantara sekian banyak jenis burung itulah kali ini kami akan memberikan ulasan seputar tips bagi Anda untuk merawat burung berjenis Jalak Bali.

Tips yang akan kami berikan ini tentulah merupakan tips merawat dan melatih burung yang efektif. Namun tetap saja, diperlukan kesabaran dari dalam diri Anda supaya mau terus-menerus merawat dan melatih burung secara rutin.

Jangan sampai nantinya berhenti di tengah jalan karena semua latihan yang dilakukan pastilah percuma.

 

Tips Memilih Burung Jalak Bali yang Punya Bakat Cepat Gacor

Sebelum memasuki tahap pelatihan, sebaiknya Anda memahami dulu bahwa tidak semua burung Jalak Bali memiliki bakat untuk gacor. Jadi Anda bisa memerhatikan beebrapa poin di bawah ini sebelum memilih burung yang pas;

  1. Pilih burung Jalak Bali berjenis kelamin jantan. Burung Jalak Bali berjenis kelamin jantan cenderung mudah untuk dilatih dan mereka pada hakikatnya memang rajin berkicau.
  2. Burung yang rajin berkicau adalah burung yang sehat. Jadi pastikan Anda memilih burung yang lincah dan sehat karena tahap awal ini akan berpengaruh pada kualitas kicauan si burung nantinya.

 

Merawat Burung Jalak Bali dengan Benar

Seekor burung akan menjadi terlatih dan gemar berkicau apabila mereka mendapat perawatan yang baik. Jadi sebagai pemilik tentu Anda harus memperhatikan betul kenyamanan si burung.

Jangan sampai burung terlalu sering stress. Hal ini tentu akan membuatnya enggan latihan dan malas berkicau.

Untuk merawat burung Jalak Bali juga tergolong cukup mudah. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pakan yang diberikan. Pastikan Anda memberikan makana yang bernutrisi dan sehat seperti misalnya buah-buahan dan serangga.

Anda juga bisa memberinya Voer berprotein tinggi untuk menunjang kebutuhan proteinnya.

Lalu untuk urusan buah-buahan Anda juga harus memberi buah yang bervariatif. Jangan monoton. Anda bisa memberinya pepaya untuk hari ini, lalu pisang kepok untuk keesokan harinya.

Hal ini harus dilakukan supaya si burung Jalak Bali tetap berada pada kondisi mood yang baik dan tidak bosan.

Sedangkan untuk beberapa pakan tambahan berupa serangga, Anda bisa memberinya jangkrik, kroto, ulat hongkong, atau ulat kandang. Pastikan juga Anda memberi pakan tambahan ini secara bergantian supaya burung Jalak Bali tidak bosan dan stress.

Sedangkan untuk urusan pembagian waktu pemberian pakan tambahan berupa serangga, Anda bisa mengikuti jadwal berikut ini:

  • Pagi hari, berikan ulat kandang atau ulat hongkong sebanyak 5 sendok makan. Anda juga bisa menambahkan sekitar 5 ekor jangkrik sebagai tambahan.
  • Sore hari, Anda bisa menambahkan 10 – 15 ekor jangkrik.
  • Sedangkan untuk pemberian croto cukup dilakukan sebanyak 3 atau 4 kali dalam seminggu. Takarannya juga tidak perlu teralu banyak, cukup 1 sendok teh.

Setelah memerhatikan urusan pakannya. Anda juga harus memerhatikan pola perawatan dalam hal kebersihan badan. Burung Jalak Bali adalah tipe burung yang tidak terlalu suka dengan hal-hal kotor. Jadi mereka juga senang apabila tubuhnya selalu bersih.

Anda bisa menjemur burung Jalak Bali di pagi hari. Menjemur burung memang penting, setidaknya hal ini akan memberinya kehangatan dan nutrisi tambahan dari hangatnya sinar matahari pagi.

Penjemuran burung Jalak Bali ini cukup dilakukan sampai pukul 09.00 pagi, setelah itu Anda bisa kembali menaruhnya pada tempat yang teduh.

Saat menjemur Anda juga harus memandikannya dengan cara menyemprotkan air ke sekujur tubuh dan area kandang supaya bersih dari kotoran. Anda juga bisa mengganti minuman dan pakannya supaya tetap bersih.

Menjemur dan memandikan burung Jalak Bali sendiri bisa dilakukan sebanyak 2 kali sehari. Saat pagi dan sore hari. Untuk sore harinya Anda cukup menjemur sebentar saja dan kembali memandikannya. Setelah itu angin-anginkan hingga badan dan sangkar burung telah kering.

 

Melatih Burung Jalak Bali supaya Cepat Gacor

Setelah Anda mampu memastikan seluruh perawatan burung Jalak Bali telah dilakukan dengan benar, maka Anda bisa segera melatih burung tersebut supaya cepat gacor.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, diantaranya sebagai berikut:

  1. Berinteraksi

Pertama Anda bisa melakukan interaksi yang intens dengan burung Anda. Pastikan jika burung Jalak Bali tidak hanya sekedar dimandikan dan diberi pakan saja, tapi juga diajak bermain seperti misalnya Anda ajak bersiul atau Anda pancing dengan gerakan tangan.

Interaksi yang intens ini akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi burung Jalak Bali untuk menjadi burung yang gacor.

  1. Hindari tempat yang ramai

Kenyamanan burung Jalak Bali adalah kunci utama dari sering atau tidaknya ia berkicau. Jika tempat di sekitar sangkar terlalu berisik, maka burung Jalak Bali akan cenderung diam.

Jadi, pastikan jika rumah Anda tidak terlalu berisik. Dalam artian tidak ada hewan lain yang mengganggu seperti kucing atau anjing. Tidak juga ada motor atau mobil yang sering dinyalakan dekat burung karena hal ini akan sangat mengganggu.

  1. Pasangkan burung Jalak Bali dengan burung bersuara keras

Untuk merangsang burung Jalak Bali supaya senang berkicau, Anda bisa memasangkannya dengan burung-burung lain yang bersuara keras. Burung seperti burung Jambul, Tongkek Buti, dan Ekek Keling adalah burung yang terkenal akan suara yang keras.

Jadi, Anda bisa menaruh sangkar burung Jalak Bali berdekatan dengan sangkar burung-burung tersebut.

  1. Pasangkan burung Jalak Bali dengan burung bersuara kasar

Setelah Anda memasangkan burung Jalak Bali dengan burung bersuara kasar, Anda bisa beralih dan mulai memasangkannya dengan burung-burung bersuara kasar.

Burung-burung dengan suara kasar yang bisa Anda pilih untuk menjadi teman dari burung Jalak Bali Anda adalah burung Ciblek, Cucak Jenggot, ataupun burung jenis lainnya.

Hal ini dimaksudkan agar burung Jalak Bali mulai terbiasa mendengar ragam kicauan yang keras dan tajam sehingga ia akan mulai berkicau sesuai karakternya.

  1. Selalu pastikan kebersihan sangkar

Seperti yang sebelumnya sudah dibahas, pastikan Anda selalu membersihkan sangkar burung Jalak Bali. Dalam hal ini pembersihan sangkar tidak hanya sebatas perawatan saja, melainkan juga menjadi pelatihan kepada si burung agar cepat gacor.

Dengan sangkar yang bersih, burung Jalak Bali akan lebih terfokus untuk mengikuti instruksi Anda sehingga ia lebih mudah untuk berkicau.

Tentu hal ini berbeda jika sangkar dalam kondisi yang kotor. Burung Jalak Bali cenderung terganggu dengan suasana yang kotor dan malas untuk memerhatikan instruksi Anda.

Jadi demikianlah beberapa tips yang bisa kami berikan. Pastikan Anda melatih burung Jalak Bali secara rutin supaya mereka lebih terbiasa dengan instruksi Anda. Dengan ini bisa dipastikan jika burung Jalak Bali kesayangan Anda akan lebih cepat gacor.

Tinggalkan Komentar