8 Makanan ekstra Alternatif untuk Burung Jalak Bali

Di habitat aslinya, setiap jalak bali mencari makanan dan mencukupi kebutuhan nutrisi dari berbagai macam makanan yang tersedia. Berbeda dengan burung yang dalam perawatan kita, mereka hanya diberikan pakan buatan, buah, atau serangga yang lazim atau mudah dijumpai di pasaran, seperti jangkrik atau ulat hongkong. Itulah sebabnya, mengapa burung yang dipelihara dalam sangkar cenderung mengalami masalah kekurangan nutrisi, khususnya kalsium dan vitamin.

Oleh karena itu pemberian pakan tambahan merupakan hal yang penting. Berikut ini adalah 8 pakan tambahan alternatif yang bisa Anda berikan kepada jalak bali kesayangan Anda, di antaranya yakni:

1. Lipan atau Kelabang

Source- pixabay
Source- pixabay

Lipan atau kelabang dikenal sebagai salah satu makanan favorit burung di alam liar. Beberapa pemilik dan penangkar burung pun mulai berani memberikan lipan sebagai makanan ekstra. Hal ini karena pakan lipan dikenal sanggup menaikkan performa burung kicauan. Namun, porsi pemberiannya juga harus disesuaikan dengan karakter burung.

Pada masa awal jangan diberikan secara berlebihan. Jika porsi yang diberikan sudah tepat, dalam artian jalak bali mengalami peningkatan performa dan tidak terjadi masalah, berarti hal ini bisa dijadikan patokan untuk burung tersebut.

2. Belalang

Source - pixabay
Source – pixabay

Belalang, khususnya belalang berwarna hijau, merupakan serangga favorit untuk hampir semua burung kicauan, seperti jalak bali, jalak kerbau, jalak nias, ciblek, dan sebagainya. Namun, sebaiknya pakan yang dipilih adalah jenis belalang berwarna hijau karena belalang warna lain terkadang mengandung racun, seperti belalang berbintik hitam, atau yang berwarna kehitaman.

3. Kecebong

Source - pixabay
Source – pixabay

Kecebong merupakan anakan katak yang terdapat dalam genangan air atau kolam. Bentuknya seperti ikan kecil dengan bentuk kepala yang besar. Pemberian kecebong sebagai pakan burung, dipercaya dapat memberikan sifat tenang, khususnya pada burung yang terlalu liar atau giras.

4. Ulat Jerman

Selasa - emblog-emblogan
Selasa – emblog-emblogan

Buffalo worm atau juga dikenal dengan nama ulat jerman, merupakan jenis ulat yang memiliki bentuk mirip dengan ulat hongkong (meal worm). Ulat ini memiliki kandungan protein yang tinggi, serta kadar lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan ulat hongkong. Buffalo worm  dapat menjadi pakan alternatif pengganti meal worm.

5. Laba-laba Kecil

Source - pixabay
Source – pixabay

Jenis serangga laba-laba berukuran kecil merupakan salah satu camilan lezat bagi burung kicauan. Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa pemberian laba-laba pada anak burung oleh indukan bisa mengubah karakter, mental, dan kemampuan bernyanyi ketika burung beranjak dewasa. Hal ini dikarenakan laba-laba mengandung banyak taurin, yakni asam amino yang sering ditemukan dalam susu atau minuman energi.

6. Lipas

Source - pixabay
Source – pixabay

Lipas, dikenal juga dengan nama kecoak tanah atau cecunguk batu (Dubia roaches) bisa menjadi salah satu makanan ekstra alternatif jika suatu saat Anda mengalami kesulitan memperoleh jangkrik di kios atau toko pakan burung.

Kecoak tanah biasa diternakkan untuk dijadikan sebagai pakan ikan dan reptil, atau juga digunakan sebagai umpan untuk memancing. Kecoak Jenis ini sangat berbeda dari kecoak rumah atau kecoak selokan yang sering kita jumpai. Kecoak rumah atau kecoak selokan memiliki bau yang menyengat, dan sangat tidak baik termakan oleh burung peliharaan.

7. Cacing Tanah

Source - pixabay
Source – pixabay

Cacing tanah selama ini telah menjadi salah satu makanan ekstra yang baik bagi burung peliharaan, maupun burung penangkaran.

8. Ulat Bambu

Source - jalanmenujusuksesqSource - jalanmenujusukses
Source – jalanmenujusukses

EF ini sering digunakan oleh para penggemar burung sebagai pakan hidup atau sebagai umpan ikan bagi yang gemar memancing. Ulat berwarna putih ini juga dapat ditemukan di dalam lipatan daun pisang yang dikenal sebagai ulat pisang. Ulat ini diketahui dapat mengurangi over birahi pada burung.

Itulah beberapa contoh alternatif makanan ekstra yang bisa Anda berikan kepada burung jalak bali kesayangan Anda. Dengan memberikan pakan tambahan yang beragam, semoga burung kesayangan Anda dapat terjaga dengan asupan nutrisi yang baik, dan tidak bosan dengan pakan yang selalu sama. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Komentar