Tips Beternak Beo untuk Pemula

Inilah 6 tips beternak beo untuk pemula, dimulai dari memilih indukan yang sehat. Asalkan telaten, niscaya ternak beo Anda akan menghasilkan kentungan.

Sebagai burung yang istimewa karena mampu menirukan suara manusia, beo memiliki harga jual yang cukup mahal. Populasinya yang terus berkurang juga menjadikan burung hitam cantik ini kian sulit ditemukan. Lalu, mengapa tidak mencoba menangkarnya saja?

Beternak beo memang tidak mudah. Namun jika dilakukan dengan cermat, hal tersebut bisa menjadi usaha dengan prospek cerah. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan agar beo yang Anda pelihara dapat berkembang biak dengan baik.

1. Memilih Indukan yang Sehat

Source - pixabay
Source – pixabay

Untuk memperoleh hasil anakan berkualitas, hal pertama yang perlu Anda pertimbangkan adalah pemilihan indukan yang sehat. Beo yang sehat ditandai dengan keaktifannya dalam berbunyi dan melompat-lompat. Selain itu, ada juga ciri-ciri lain, seperti kondisi bulu yang tidak kusam, mata yang jernih, serta makannya yang lahap.

Jika ini merupakan pengalaman memelihara beo untuk yang pertama kalinya, ada baiknya Anda memilih beo-beo yang masih kecil atau anakan. Kebersamaan Anda dalam memberikan makanan dan melatih berbicara setiap hari, bisa menjadikan beo-beo tersebut lebih jinak dan lebih cepat menguasai kata-kata. Selain itu, Anda pun bisa sekaligus memastikan bahwa beo-beo tersebut bebas dari penyakit karena sudah Anda rawat dengan baik sejak kecil.

2. Memberi Makanan Bernutrisi

Pemberian makanan bernutrisi bagi beo dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan staminanya agar senantiasa prima. Beberapa makanan yang bisa Anda berikan antara lain: voer, buah-buahan, sayur-sayuran, serangga, dan kroto. Agar beo tidak bosan, sebaiknya berikan makanan dengan menu yang bervariasi.

Beo juga memerlukan air segar agar tidak terkena dehidrasi. Untuk itu, ganti persediaan air minumnya dua kali sehari. Pastikan juga wadah air dan makanan yang digunakan selalu bersih, agar tidak terkontaminasi bakteri yang bisa membahayakan kesehatan beo.

3. Menjaga Kebersihan Tubuh Beo

Source - tokopedia
Source – tokopedia

Untuk menghindari datangnya bakteri dari luar, beo sebaiknya dimandikan setiap hari. Mengingat beo adalah burung yang cerdas dan mandiri, Anda hanya perlu menyiapkan seember air bersih setiap pagi atau sore hari. Setelah itu, biarkan beo mandi sendiri.

4. Menyediakan Kandang Bersih

Kandang untuk menangkar beo harus dibuat dalam ukuran yang cukup besar, yakni sekitar 2 m x 1 m x 2 m. Di bagian pojok kandang, sediakan kotak sarang dengan ukuran sekitar 30 cm x 30 cm x 50 cm. Kotak tersebut berguna untuk meletakkan dan mengerami telur-telur beo. Sementara untuk kebutuhan bertengger, Anda bisa menggunakan ranting pohon yang cukup kuat dengan ukuran diameter yang disesuaikan dengan ukuran kaki beo.

Anda bisa membersihkan kandang secara rutin dengan handuk basah dan cairan pembersih. Agar beo merasa nyaman, selama kandang dibersihkan, Anda bisa mengeluarkannya terlebih dahulu. Jika sudah kering, beo bisa dimasukkan ke dalam kandang kembali.

5. Menjodohkan Beo

Source - wikimedia
Source – wikimedia

Beo sudah bisa mulai dijodohkan saat memasuki usia 11 bulan. Untuk mengetahui apakah seekor beo jantan dan betina berjodoh atau tidak, Anda bisa menempatkan kedua beo tersebut di kandang yang berdekatan. Jika keduanya kerap berdekatan saat malam tiba, itu tandanya kedua beo tersebut sudah cocok dan siap untuk ditempatkan ke dalam satu kandang.

Di dalam kandang, Anda juga tetap perlu mengamati pergerakan keduanya. Beo yang berjodoh umumnya akan mengikuti pergerakan beo lainnya.

6. Merawat Anakan Beo

Setelah kawin, beo biasanya akan menghasilkan telur sebanyak 3-4 butir. Selama pengeraman, usahakan agar suasana di sekitar kandang tetap tenang. Telur beo akan segera menetas dalam waktu sekitar 14 hari.

Dalam waktu satu minggu, Anda bisa membiarkan anak beo dirawat oleh induknya. Setelah itu, pindahkan ke sangkar lain, lalu berikan makanan bernutrisi dengan cara melolohkannya. Saat anakan sudah mulai berusia dua bulan, Anda bisa melatihnya berbicara hingga beo tumbuh dewasa dan pandai menirukan suara manusia.

Demikian beberapa tips yang bisa Anda praktikkan dalam memelihara beo. Selamat mencoba.

Tinggalkan Komentar