Mengenal Burung Kucica Hutan dan Daerah Persebarannya

Burung Kucica Hutan (Copsychus malabaricus) adalah salah satu jenis burung kicauan yang paling populer dan juga disebut dengan burung murai batu. Jenis burung ini sangat populer di kalangan para pecinta burung kicauan sebab kelihaianya dalam mengeluarkan suara kicauan.

Kicauan dari kucica hutan atau murai batu ini juga sangat terkenal merdu dan juga terdengar bervariasi. Dengan demikian, jenis burung ini telah menjadi idola bagi para penggemar burung kicauan yang ada dimana saja.

Sebab dalam hal suara kicauannya yang merdu ini juga, burung kucica yang disebut juga dengan murai batu menjadi salah satu burung yang paling banyak dipelihara.

Burung Kucica Hutan
wikicau.com

Tak hanya itu saja, bahkan sudah sering digelar perlombaan atau kontes yang mengikutkan burung yang disebut juga sebagai kucica hutan ini.

Ciri Khas Burung Kucica Hutan

Jenis burung cacing ini berukuran agak besar, yaitu memiliki panjang kurang lebih 27 cm. Sedangkan untuk ciri khas yang lainnya yaitu burung ini berekor panjang, putih, hitam, dan juga merah karat.

Pada bagian kepala, leher, dan juga pada bagian punggung berwarna hitam dengan ciri khas yaitu terlihat kilauan yang berwarna biru.

Selain itu pada bagian sayap dan juga pada bagian bulu ekor tengah hitam buram, tungging dan bulu ekor luar putih. Lalu untu bagian perut berwrna merah karat jingga.

Sedangkan untuk bagian iris berwarna coklat tua paruh hitam dan bagian kakinya berwarna coklat abu-abu.

Burung dari famili Muscicapidae (burung cacing) ini juga mempunyai bulu hitam di kepala, leher, bagian atas tubuh, dan ekor.

Kemudian untuk bagian kepala terdapat semburat warna biru. Ekornya panjang dan akan ditegakkan ketika jenis burung ini sedang terkejut atau sedang berkicau.

Daerah Persebaran Burung Kucica Hutan

Burung kucica hutan (Copsychus malabaricus) jika dalam bahasa Inggris kerap dinamai dengan White-rumped Shama. Untuk daerah persebarannya ini dikenal lumayan luas.

Diantaranya meliputi Bangladesh, Bhutan, Nepal, Srilanka, Brunei Darussalam, China, India, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, serta Vietnam.

Sedangkan apabila di Indonesia sendiri, burung kucica ini bisa dijumpai di pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan juga bisa dijumpai di pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Apabila di pulau Sumatera dan sekitarnya, kucica hutan ini pernah menjadi burung yang mudah ditemui di dataran rendah hingga mencapai ketinggian 1.500 m.

Lalu, apabila di pulau Jawa, jenis burung dengan kicauan merdu ini sudah menjadi langka di hutan dataran rendah akibat penangkapan yang tidak terkendali.

Misalnya saja seperti yang masih terjadi di Sumatera saat ini. Akan tetapi persebarannya belum ada catatan dari Bali.

Untuk bentuk ekor hitam terdapat di P.Kangean, P.Panaitan, dan juga ada di beberapa pulau lepas pantai barat Sumatera.

Tempat Hidup dan Kebiasaan Burung Kucica Hutan

Kebiasaan Hidup Burung Kucica Hutan
alamendah.org

Burung kucica ini adalah jenis burung yang memiliki sifat pemalu. Sebab, jenis burung ini kerap terlihat berdiam di keribuan semak hutan yang cukup lebat.

Kemudian jenis burung kucica ini juga akan mengeluarkan suara kicauan atau bernyanyi secara bergairah pada pagi dan petang hari dari tenggeran rendah.

Dan ketika burung ini berkicau, maka akan berperilaku dengan sayap menjuntai dan ekor yang tegak.

Kemudian burung kucica hutan juga akan berlompatan dari tanah atau terbang pendek-pendek dengan cara lewat tumbuhan bawah, menyentakkan ekornya yang panjang pada saat burung tersebut akan mendarat.

Tinggalkan Komentar