Kiat Mencetak Merpati Kolongan Bermental Juara

Ada tiga hal utama yang harus diperhatikan dalam mencetak merpati kolongan yang berkualitas. Ingin tahu? Ayo simak ulasannya di bawah ini!

Dalam dunia burung, terutama untuk dipelihara atau diperlombakan, terdapat banyak seluk-beluk yang harus diketahui dalam pembudidayaannya. Untuk bisa menghasilkan burung yang berkualitas, diperlukan disiplin, ketekunan, dan pengetahuan.

Ada banyak ragam spesies burung yang dapat dibudidayakan, salah satunya ialah burung merpati kolongan. Namun, tulisan ini akan lebih fokus mengulas seluk-beluk mendapatkan merpati kolongan yang bermutu.

Sebelum membahas lebih lanjut, ada tiga poin penting yang sebelumnya perlu diketahui, yaitu materi atau bibit merpati, pelatihan, dan perawatan.

Poin-poin itulah yang nantinya akan menentukan mutu merpati kolongan yang dihasilkan. Selain itu, semua poin memilki keterikatan yang tidak bisa dipisahkan. Sebagus apa pun materi merpati yang dimiliki, tetap tidak cukup juga perawatan yang benar dan pelatihan yang intensif tidak dilakukan.

1. Materi atau bibit merpati

Source - pixabay
Source – pixabay

Secara sederhana, materi atau bibit ialah merpati yang Anda dapatkan, baik dengan cara membeli atau membudidayakanya sendiri. Merpati kolongan yang bermutu bagus lahir dengan insting dan kemampuan terbang yang bagus pula.

Berikut bahan acuan untuk membantu pemilik menilai bakat yang dimiliki merpati kolongan:

  • Kestabilan terbang; perhatikan bagaimana burung menjaga kestabilannya di udara ketika terbang solo.
  • Berkarakter pemimpin; maksudnya, ketika burung mengambil satu jalur terbang, secara tak langsung juga menarik burung lain untuk mengambil jalur yang sama.
  • Mental; jika dihadapkan pada situasi harus berebut tempat di udara, burung memiliki cukup mental untuk membuat lawannya mengalah.
  • Pendaratan; hal ini penting karena dalam beberapa perlombaan, kesempurnaan pendaratan juga jadi poin penilaian.

2. Perawatan

Source - pixabay
Source – pixabay

Jika sudah memiliki merpati kolongan yang berbakat, hal berikutnya yang harus diperhatikan ialah perawatannya. Perawatan yang benar membantu menjauhkan burung dari stres, menjaga kesehatannya, dan mengembangkan bakatnya meskipun secara tak langsung.

  • Istirahat; waktu istirahat burung harus teratur dan tidak boleh mendapat interupsi dari luar. Istirahat yang cukup akan memulihkan stamina burung dan menjaga keseimbangan kinerja tubuhnya. Jika bagian ini dilewatkan, ada kemungkinan burung akan mengalami stres, lesu dan kurang bergairah, metabolisme terganggu.
  • Pemberian vitamin; umumnya, vitamin atau jamu-jamuan berguna untuk suplemen tambahan untuk menambal kalori yang dibakar ketika lomba. Namun, pemberian vitamin atau suplemen dalam bentuk apa pun tidak berpengaruh pada kecepatan burung.
  • Menjaga kebersihan; mulai dari tubuh burung dan kandang, penting diperhatikan kebersihannya. Parasit akan lebih mudah berkembang pada bulu atau paruh yang kotor. Akibatnya, burung rentan terserang penyakit. Untuk kandang, rutin bersihkan setiap hari dengan menyemprot dan mengganti tempat minum.

3. Pelatihan

Source - pixabay
Source – pixabay

Tahap terakhir ialah melatih burung merpati kolongan secara disiplin dan intensif. Pelatihan itu sendiri dikelompokkan berdasarkan usia burung. Untuk piyik atau bayi burung, kendala yang akan dihadapi juga lebih banyak. Namun, jika dilakukan dengan sabar dan benar, burung tersebut akan lebih jinak jika lebih dewasa.

Ada dua cara dalam melatih merpati kolongan, yaitu di lapangan sendiri, dan di lapangan baru. Melatih burung di lapangan sendiri bertujuan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan burung. Sedangkan melatihnya di lapangan baru ialah untuk menempa mental dan karakter beradaptasinya. Jadi, jika diikutkan dalam perlombaan, burung sudah terbiasa menghadapi arena yang asing.

Hal tersebut berlaku pada burung setengah matang. Untuk burung yang lebih matang dan siap, pelatihan dilakukan guna menjaga kapabilitas si burung agar tidak tumpul. Kabar baiknya lagi, melatih burung yang telah matang akan lebih mudah karena kejinakannya.

Demikian ulasan ringkas mengenai cara mencetak merpati kolongan bermutu. Jika Anda tertarik, Anda bisa mencoba dan mempertimbangkannya untuk diperlombakan. Selamat mencoba!

Tinggalkan Komentar