Jenis Burung Peliharaan Untuk Pemula

Ada banyak alasan mengapa seseorang rela berkorban sedemikian besar demi seekor burung di teras atau halaman rumahnya.  Beberapa di antaranya yang cukup umum antara lain karena kicauan burung yang menyenangkan dan menenangkan. Bahkan Anda tentu tahu bukan, banyak perlombaan burung untuk kategori kicauan terbaik yang sering diselenggarakan?

Memelihara burung juga dianggap dapat membawa keberuntungan. Hal ini tentu hanya sekadar mitos. Kendati demikian, tidak sedikit yang mengamininya. Selain itu, sebagian orang juga memelihara burung karena kepentingan ekonomi, mulai dari memenangkan kontes atau hingga hasil menjual burung dengan kicau dan bulu yang indah hingga bernilai jutaan.

Jenis Burung untuk Pemula

Siapa pun tentu bisa dan boleh memiliki burung, selama tidak melanggar ketentuan seperti memburu spesies langka di alam liar dan memperdagangkannya. Pun termasuk bila Anda merupakan orang yang awam dengan dunia ini.

Nah, bagi Anda yang baru dan ingin memelihara unggas satu ini, berikut adalah beberapa jenis burung peliharaan untuk pemula yang bisa Anda pilih.

Kenari

Kenari
Kenari

Anda tentu tidak asing dengan jenis burung yang satu ini. Salah satu daya tarik burung yang berasal dari Kepulauan Canary ini memiliki warna-warna yang cantik. Burung ini awalnya memiliki tubuh berwarna hijau. Seiring dengan proses adaptasi dan perkembangbiakan, burung ini menghasilkan warna-warna yang menarik seperti yang kita lihat saat ini.

Namun tentu saja, keunikan utama burung ini adalah suaranya yang bagus dan memiliki ritme tertentu. Di luar negeri pun, burung penyanyi ini kerap diikutkan kontes. Tak main-main, penilainnya berdasarkan kesesuaian lagu mulai dari awal hingga akhir.

Jalak Kebo

Jalak Kebo
Jalak Kebo

Jenis burung peliharaan untuk pemula yang kedua adalah jalak kebo. Jalak kebo juga kerap disebut jalak hitam lantaran warna tubuhnya yang hitam. Sementara itu, asal nama kebo (kebo=kerbau) adalah karena kebiasaannya yang berada di atas tubuh kerbau, terutama di bagian punggung dan kepala. Anda dapat menemukan burung ini di pematang sawah, rawa-rawa, dan sebagainya.

Jalak kebo memang tidak bernilai setinggi jalak suren atau jalak nias. Meski demikian, burung yang satu ini memiliki keunikan tersendiri. Ada dua jenis jalak kebo, yakni jalak kebo mata putih dan jalak kebo mata kuning. Jalak kebo mata putih tidak pandai berkicau, tetapi lebih mudah untuk diajari bahasa manusia (walaupun tidak sehebat beo). Sementara itu, jalak kebo mata kuning memiliki suara yang indah dan suka menirukan kicauan burung lainnya.

Murai Batu

Murai Batu
Murai Batu

Burung ini cukup populer dan memiliki nilai cukup tinggi. Alasannya tentu saja karena kicauannya yang merdu. Suaranya kuat, lantang, dan mampu menirukan suara yang didengarnya dengan sangat baik. Hal ini yang membuatnya cukup banyak diminati oleh pencinta burung, terutama di kawasan Asia Tenggara dan Asia.

Selain soal kicauan, murai batu juga memiliki tubuh yang indah. Perawakannya cenderung ideal dan atletis dengan ekor yang cukup panjang (beberapa jenis dapat mencapai 36 cm). Selain itu, murai batu jantan memiliki warna bulu yang cukup pekat di bagian kepalanya—hitam dan berkilau. Sementara itu, murai batu betina memiliki warna yang lebih pucat di bagian kepala dan dadanya.

Selain tiga burung di atas, ada lagi beberapa jenis burung peliharaan untuk pemula seperti parkit dan trucukan. Merawat burung-burung ini pun relatif mudah, yakni dengan memastikan ketersediaan dan kebersihan pakan dan minum, menjaga kebersihan sangkar agar burung tetap nyaman, dan rajin menjemurnya di bawah matahari pagi. Tak lupa, untuk mempercantik kicauannya, berilah pakan yang tepat dan seringlah melatihnya.

Itulah sedikit informasi jenis burung peliharaan untuk pemula. Tertarik mencoba?

Tinggalkan Komentar