Ciri Khas Burung Kepudang Kuduk Hitam dan Habitatnya

Banyak orang yang sudah mengenal dan memelihara jenis burung kepudang.

Hal ini disebabkan oleh burung kepudang yang memiliki suara yang lumayan merdu dan bervariasi.

Tak hanya itu saja, jenis burung kepudang yang ada di wilayah hutan Indonesia ini juga begitu beragam.

Yang mana hampir semuanya memiliki karakter suara yang khas apabila didengarkan telinga kita.

Salah satu jenis burung kepudang yang ada di Indonesia adalah burung kepudang kuduk hitam.

Ciri Khas Burung Kepudang Kuduk Hitam

Burung Kepudang Kuduk Hitam
steemit.com

Burung kepudang kuduk hitam yaitu merupakan salah satu jenis burung kicauan yang berukuran agak besar, panjangnya sekitar 26 cm.

Warna bulunya yaitu terdiri dari dua corak warna. Diantaranya yaitu warna hitam dan kuning muda.

Untuk warna hitam terlihat menutupi pada beberapa bagian tubuhnya. Diantaranya seperti area mata hingga menutupi belakang matanya.

Yang mana ditutupi oleh garis tebal yang agak lebar. Untuk di bagian area sayap, punggung belakang, dan pangkal ekornya terlihat berwarna hitam.

Sedangkan, dari bagian depan kepala hingga pada bagian ekor belakangnya ciri-cirinya yaitu terlihat berwarna kuning muda.

Ciri khas burung kepudang kuduk hitam selanjutnya yaitu memiliki paruh berwarna merah muda dengan ukuran agak panjang serta tampak tebal.

Pada bagian matanya bulat dengan pupil berwarna hitam, lalu irisnya juga berwarna merah tua.

Ekaornya yang sedang berwarna kuning dan terdiri dari beberapa helai bulu yang tebal.

Kakinya juga sedang dengan warna keabu-abuan yang bentuknya agak tebal dan juga punya cakar yang tajam.

Ciri khas burung kepudang kuduk hitam ini jika dilihat dari badannya juga tampak berisi.

Daerah Persebaran Burung Kepodang Kuduk Hitam

Daerah persebaran burung kepudang kuduk hitam (Oriolus Chinensis) ini tidak hanya ada di Indonesia.

Namun juga menyebar di berbagai belahan negara Asia dan Eropa lainnya. Untuk daerah persebaran dan populasi burung ini yaitu berada di Rusia, Korea, Tiongkok, Myanmar, Laos, Taiwan, Thailand, Filipina, serta di Malaysia.

Kemudian, apabila di Indonesia, daerah persebarannya ada di banyak pulau dan daerah.

Diantaranya seperti di Pulau Sumatera, Nias, Kepulauan Pagai, Jawa, utara Sulawesi, kepulauan sekitar Sulawesi, Kepulauan Tukangbesi, serta di sekitaran Sunda Kecil.

Kebiasaan Hidup Burung Kepudang Kuduk Hitam

Kebiasaan Hidup Burung Kepudang Kuduk Hitam
flickr.com

Pada saat berada di habitat aslinya, burung ini ada di area dataran rendah hingga berada di pegunungan dengan ketinggian mencapai 1600 meter di atas permukaan laut.

Pada umumnya, burung ini berada di hutan yang terbuka, perkebunan, taman, pedesaan, hutan dekat pantai. Selain itu terkadang juga ada di hutan mangrove.

Ketika sedang mencari makanan, burung ini kerap terlihat berpasangan atau membentuk kelompok kecil, yaitu dengan bertengger pada atas ranting pohon.

Burung kepudang kuduk hitam ini suka makan aneka jenis buah-buahan, serangga, dan hewan yang memiliki ukuran yang kecil.

Burung ini biasa membuat sarang dengan menggunakan rumput kering. Sarangnya dibuat mirip cawan yang berada pada pohon yang tinggi.

Burung ini berkembangbiak di bulan Februari hingga Juni, kemudian di bulan Agustus dan juga di bulan Desember.

Suara Burung Kepodang Kuduk Hitam

Burung kepudang kuduk hitam ini juga merupakan jenis burung kicauan yang memiliki suara merdu dan juga nadanya cukup bervariasi.

Suara yang dihasilkannya yaitu memiliki getaran yang dilakukan dalam sekali bersiul dengan volume yang tidak begitu tinggi.

Ciri khas burung kepudang kuduk hitam yaitu bisa mengeluarkan lebih dari dua jenis suara. Yang mana terdengar lantang dan juga bisa untuk dijadikan sebagai burung masteran.

Tinggalkan Komentar