Cara Penangkaran Burung Unta Agar Bisa Sukses

Burung Unta termasuk jenis burung terbesar yang tidak dapat terbang. Bagian sayap yang dimiliki oleh burung unta yang besar digunakan dalam menarik perhatian lawan jenis serta untuk menghangatkan telur.

Jenis burung bertubuh besar ini memiliki kemampuan berlari yang cukup baik. Pada bagian tungkainya sangat panjang dan juga kuat.

Lalu bagian lehernya yang panjang menentukan ketinggiannya yang bisa mencapai hingga 2.50 m, kemudian beratnya 135 kg. Burung jantan memiliki warna hitam dengan sayap dan juga ekor yang berwarna putih.

Memiliki bagian lehernya yang panjang dan matanya yang tajam, burung Unta mampu menjangkau daerah yang jauh dengan pandangannya. Tungkai burung unta yang panjang bisa digunakan untuk mencapai kecepatan lari sampai dengan 65 km setiap jam.

Cara Penangkaran Burung Unta

Penangkaran Burung Unta
Penangkaran Burung Unta

Cara penangkaran burung unta dimulai dengan pemilihan bibit. Bibit burung unta dipilih dengan tubuh yang tinggi sampai 7 sampai dengan 8 kaki saat sudah dewasa serta bagian leher yang panjang.

Bagian kepala kecil dengan bulu badan yang teksturnya halus. Selain itu lengan yang kuat serta berakhir di bagian kaki-kai yang besar yang hanya memiliki dua jari kaki.

Tak hanya itu saja, seekor anakan yang baik juga punya kepala yang dilengkapi dengan paruh datar. Sedangkan untuk kandang burung unta sebaiknya yang memiliki ukuran besar serta dilengkapi dengan pagar kawat.

Lantainya juga dari tanah berpasir dan juga dilengkapi dengan tempat pakan serta tempat minum yang dipisah.

Pakan Burung Unta

Di dalam cara penangkaran burung unta, pemberian pakan harus selalu diperhatikan. Sebab burung unta ialah hewan herbivore dan sangat pilih-pilih makanannya.

Biasanya makanan yang disukai berupa pucuk-pucuk rumput dan benih-benih bunga tertentu. Daun-daun, benih-benih, butiran, kacangan dan buahan memang sangat disukainya. Terkadang burung unta juga terlihat memakan belalang.

Burung ini bisa menghabiskan makanan sampi dengan 3,5 kg pakan di tiap harinya. Burung ini bisa bertahan hidup pada periode waktu yang cukup lama.

Anak dari burung unta ini tidak makan untuk 24 jam pertama saat hidup pada dalam kantong. Makanan yang terdapat kandungan serat tinggi bisa menyebabkan kesulitan metabolismenya.

Beraneka macam bahan pakan segar misalnya seperti bayam yang terdapat kandungan asam oxalate. Makanan tersebut bisa menurunkan tingkat absorbs kalsium yang bisa menimbulkan masalah pada kaki. Sesudah dalam waktu 3 minggu, pellet yang memiliki kualitas baik harus anda berikan.

Pengeraman Burung Unta

Burung unta betina kawin dengan 1 pejantan dan selanjutnya akan menghasilkan 50 sampai dengan 60 butir telur. Telur burung unta warnanya putih dengan ukuran besar, kurang lebih sekitar 1,5 kg/butir.

Di dalam masa bertelur sekali, burung unta bisa menghasilkan 15 butir telur. Perkembangbiakan burung unta sesudah bertelur, betina selanjutnya akan mengerami telur-telurnya saat pagi hari.

Kemudian yang berjenis kelamin jantan akan menggantikannya saat malam hari. Sesudah dalam waktu 6 minggu , telur itu akan menetas.

Anakan Burung Unta

Anakan Burung Unta
Anakan Burung Unta

Burung unta yang jantan akan dewasa saat umur 2 tahun, namun betina lebih dahulu dewasa jika dibandingkan jantan. Pejantan dewasa warnanya hitam dengan sayap putih.

Kemudian yang betina warna bulu abu-abu cokelat yang memiliki ukuran tubuh lebih kecil. Panjang masa breeding memang sesuai dengan makanan, keadaan burung unta serta musim atau cuaca.

Cara penangkaran burung unta harus dengan memperhatikan kesehatan agar bisa terhindar dari kutu. Dengan memperhatikan berbagai macam cara pengangkaran yang tepat, maka burung unta yang anda ternakkan akan bisa berkualitas.

Tinggalkan Komentar