Cara Merawat Burung Blackthroat Bakalan Untuk Dijadikan Masteran

Burung blackthroat adalah jenis burung finch yang memiliki suara kicauan yang memiliki irama naik-turun yang terdengar secara cepat.

Untuk suara ngerolnya yang sangat khas menjadikan jenis burung ini banyak digemari oleh para pecinta burung kicauan.

Ada yang memelihara burung ini sebagai kelangenan, untuk dilombakan, atau untuk dijadikan sebagai burung masteran.

Cara Merawat Burung Blackthroat Bakalan

Cara Merawat Burung Blackthroat Bakalan
Cara Merawat Burung Blackthroat Bakalan

Cara merawat burung blackthroat bakalan ternyata memerlukan banyak perhatian, terlebih lagi apabila ingin menjadikannya supaya menjadi rajin berbunyi.

Blackthroat juga merupakan salah satu jenis burung finch yang habitat aslinya berada di wilayah Afrika yang panas.

Karena burung ini termasuk jenis burung impor, harganya di Indonesia terbilang cukup tinggi. Suksesnya sejumlah penangkar lokal membuat harganya sekarang ini jadi relatif terjangkau.

Pada umumnya, burung-burung yang berasal dari keluarga finch ini populer memiliki sifat yang gampang beradaptasi. Perawatannya pun juga tidak begitu rumit.

Dalam perawatannya harus dengan penuh ketelatenan. Terlebih lagi jika burung blackthroat kondisinya belum sepenuhnya aktif dan lincah.

Pastikan Burung Berkelamin Jantan

Pastikan burung blackthroat yang anda rawat itu berjenis kelamin jantan. Karena blackthroat jantan memiliki suara kicauan yang lebih kencang dan bervariasi.

Karakterisrik burung blackthroat jantan diantaranya yaitu bercak / corak trotol hitam di leher bagian dalam yang lebih banyak dan juga lebih pekat jika dibandingkan burung betina.

Komposisi Pakan Ideal

Pakan blackthroat bakalan yang tepat terdiri atas pakan utama dan juga pakan tambahan. Untuk makanan utamanya yaitu berupa campuran biji-bijian yang berkualitas.

Atau Anda dapat meraciknya sendiri dengan memakai bahan-bahan seperti dibawah ini

  • Milet 10%
  • Niger seed 5%
  • Jewawut 20%
  • Canary seed 30%
  • Biji sawi 5%

Sedangkan untuk pakan tambahan yaitu berupa buah-buah serta sayuran segar. Anda dapat memberinya potongan buah apel serta dedaunan hijau yang bisa diletakkan di dalam sangkar.

Jenis buah serta sayuran dapat anda berikan dengan bervariasi di setiap beberapa hari sekali, sebagai pengayaan kandungan nutrisinya.

Berilah air minum non-kaporit misalnya saja dengan air sumur atau air mineral. Jika telah terbiasa, maka menggunakan air ledeng, terlebih dulu anda bisa memasaknya.

Siapkan juga tulang sotong yang memiliki manfaat untuk grit dan sumber mineral.

Rutin Melakukan Pengembunan

Tiap pagi, blackthroat bakalan bisa anda embunkan di luar. Sesudah itu, gantangkan sangkarnya yang ada dalam lokasi yang terkena cahaya matahari pagi yang baru terbit secara langsung.

Aktivitas Mandi dan Penjemuran

Aktivitas Mandi dan Penjemuran Blackthroat
Aktivitas Mandi dan Penjemuran Blackthroat

Anda bisa memandikan burung sesudah matahari terbit, dengan cara disemprot maupun dengan memakai bak mandi yang dimasukkan pada sangkarnya.

Penjemuran bisa anda lakukan 1,5 –jam selanjutnya burung angin anginkan pada tempat yang teduh.

Dan ketika dianginkan, anda bisa memberikan makanan tambahan seperti telur puyuh rebus yang digantangkan pada dalam sangkarnya, bisa juga diletakkan pada cepuk pakan.

Pemasteran Dengan Rutin

Selama burung diletakkan di tempat yang teduh tersebut, anda bisa memasterkannya dengan memutarkan audio blackthroat yang telah gacor. Bisa juga dengan suara masteran lainnya yang anda sukai.

Ketika sore hari, anda bisa jemur burung kembali dalam waktu kurang lebih 1 jam.

Ketika malam hari, burung peliharaan anda ini bisa dibiarkan beristirahat total dengan diberikan full kerodong sampai pada keesokan harinya.

Dengan full kerodong ini bisa menjaga stamina sekaligus mencegah burung ini didatangi serangga yang mengganggu seperti nyamuk.

Tinggalkan Komentar