Burung Cikrak Peri, Burung Cantik Pandai Menguping

Burung dapat mempelajari panggilan dari spesies burung lain. Kemampuan ini hampir sama dengan mempelajari bahasa baru.

Jadi, hanya dengan mendengarkan panggilan peringatan terdekat. Setidaknya hal ini terjadi pada sebuah spesies burung yang berasal dari Australia, salah satunya burung cikrak peri.

Penelitian yang telah dipublikasikan dalam sebuah jurnal Current Biology telah menemukan bahwa burung adalah penguping yang sangat baik.

Burung dapat mendengarkan panggilan dari burung lain ketika ada peringatan atas pemangsa yang berada di dekatnya.

Cara tersebut akan membantu mereka tetap waspada. Bahkan saat tidak ada pemangsa yang terlihat sekalipun.

Burung Cikrak Peri, Burung Cantik Pandai Menguping
omkicau.com

Ciri Burung Cikrak Peri

Burung cikrak peri merupakan burung yang menjadi incaran oleh banyak orang. Burung ini menjadi incaran banyak orang karena burung ini memiliki suara yang sangat bagus.

Umumnya burung ini akan ditemui di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, dan Sumbawa. Ciri fisik dari burung ini sangat mudah dipahami.

Burung ini memiliki postur tubuh yang sangat mungil. Panjang tubuh mereka hanya sekitar 11 cm termasuk bulu ekor. Burung cikrak peri ini juga memiliki warna burung yang bervariasi.

Umumnya berwarna kuning dominasi hijau. Warna tubuh bagian atas berwarna hijau zaitun tanpa garis pada bagian sayapnya. Sedangkan bagian bawah dada dan juga perut berwarna kekuningan.

Pada bagian atas kepala atau mahkota hingga daerah yang sejajar dengan mata burung ini memiliki warna gelap atau abu-abu tua. Akan tetapi, terdapat strip kuning mencolok pada bagian mahkota dan juga alis matanya.

Perbedaan Cikrak Jantan dan Betina

Cara membedakan burung cikrak peri jantan dan betina ini memang tidak mudah. Akan tetapi, terdapat beberapa ciri yang akan membantu anda ketika hendak melakukan sexing, terutama ketika berada di pasar burung.

Postur tubuh dan juga kepala dari burung jantan biasanya akan berukuran lebih kecil dibandingkan burung betina. Burung betina memiliki postur tubuh yang jauh lebih besar dan leher yang lebih pendek.

Yang paling mencolok adalah posisi burung betina ketika berdiri terlihat seperti sedang jongkok, dengan menaikkan pantat mereka.

Burung Penguping yang Pintar

Para peneliti dari Australian National University telah mempelajari spesies burung cikrak peri untuk lebih memahami proses menguping tersebut.

Dalam beberapa dekade terakhir, para peneliti telah berasumsi bahwa panggilan peringatan yang dilakukan hewan jauh lebih kompleks daripada yang pernah dipikirkan.

Burung endemik yang berasal dari Amerika Utara ini dapat mengetahui ukuran pemangsa yang mendekat melalui panggilan mereka. Para peneliti mengatakan banyak juga spesies yang menguping pada jenis burung lain.

Tujuan mereka adalah untuk mencari tahu apakah ada rubah atau elang di lingkungan tempat mereka tinggal tersebut.

Keahlian menguping tersebut juga bukan hanya mutlak kemampuan bawaan. Sejumlah burung mempelajari panggilan peringatan burung lain setelah hadirnya pemangsa.

Burung cikrak peri ini mampu ditemukan di selatan garis balik melintasi Australia Timur dan juga Tasmania dengan Australia bagian selatan.

Burung cikrak peri ini juga terbilang cukup unik. Burung ini memiliki julukan burung yang paling tidak setia di dunia. Sebab burung betinanya mampu didekati hingga 13 ekor jantan dalam setengah jam saja.

Panggilan peringatan juga memperingatkan akan kehadiran kelompok pemangsa, akan tetapi di sini burung ini mempelajari arti panggilan dari kelompok lain tanpa perlu melihat pemangsanya.

Hal ini mengartikan bahwa burung cikrak peri mampu melakukan pembelajaran sosial. Dimana individu mampu belajar dari individu lain ketimbang melalui pengalaman mereka langsung.