Mengetahui Cara Menganalisa Penyakit Burung Berdasarkan Kotorannya

Salah satu cara untuk mengetahui kondisi burung peliharaan anda fit atau tidak yaitu dengan cara melihat kotoran burung tersebut. Pada umumnya untuk burung yang kondisinya sehat untuk bagi yang telah makan voer untuk makanan pokoknya pada umumnya kotorannya mengumpal.

Burung pemakan voer yang sehat keadaan kotorannya pastinya tidak lembek. Tak hanya itu saja, untuk burung yang sehat pada umumnya juga terlihat lincah serta bersemangat. Kemudian untuk warna kotorannya, itu sesungguhnya sangat dipengaruhi oleh voer yang kita berikan.

Untuk analisa kotoran burung ini memang sangat penting dilakukan oleh para kicau mania. Tujuannya yaitu untuk mengetahui kondisi pada burung itu sendiri.

Cara Menganalisa Penyakit Burung Berdasarkan Kotorannya

dr-hewan.blogspot.com

Untuk kali ini akan membahas mengenai cara menganalisa penyakit burung berdasarkan kotoran yang dikeluarkannya.

Kotoran Burung yang Sehat

Pada umumnya burung kicauan yang sehat mempunyai kotoran yang tidak lembek dan pada umumnya berbentuk agak memanjang serta melingkar. Sedangkan untuk warna nya sendiri itu memang sesuai dengan warna voer yang anda berikan.

Pada umumnya kotoran burung itu hanya terdiri dari 2 warna yakni warna putih dan warna yang sesuai dengan voer hariannya yang dimakan.

Warna putih yang ada pada kotoran burung ini termasuk asam urat dan itu bisa dikatakan normal. Selanjutnya, pada umumnya kotorannya agak basah, sebab hal tersebut merupakan urin dari burung kicauan itu sendiri.

Kemudian untuk jenis burung paruh bengkok pada umumnya kotoran yang berbeda dengan burung yang telah makan voer.

Apabila burung cukup banyak diberikan Ef seperti halnya kroto pada umumnya kotoranya cenderung berwarna putih. Kemudian apabila banyak di berikan jangkrik maka kotorannya akan terlihat sedikit hitam.

Kotoran Burung Berwarna Putih Kehijauan + Lendir

Cara menganalisa penyakit burung berdasarkan kotorannya yaitu harus tau tanda jika burung itu berak kapur. Sebab, salah satu ciri burung yang mengalami berak kapur yaitu mempunyai kotoran yang berwana putih kehijauan.

Selain itu, pada umumnya juga terdapat semacam lendiri yang ada di sekitarnya. Tak itu, pada umumnya bulu yang ada di sekitar dubur burung akan ada beberapa semacam lendir yang masih menempel pada sekitarnya.

Untuk salah satu penyebab berak kapur ini yaitu diakibatkan oleh bakteri salmonellosis pullorum yang bisa menimbulkan infeksi / peradangan yang ada di bagian saluran pencernaan.

Kotoran Burung Terdapat Darah

Coccidiosis pada umumnya merupakan gangguan kesehatan pada burung yang disebut berak darah. Dan ini termasuk penyakit yang diakibatkan oleh infeksi dari protozoa yang asalnya dari genus elimeria.

Dan pada saat perotozoa ini telah masuk pada tubuh burung, selanjutnya protozia ini akan menjadi salah satu parasit yang ada pada dalam usus. Selanjutnya, mengakibatkan kerusakan yang ada pada dinding usus, selanjutnya penyakit ini dapat menyebar melalui kotoran burung tersebut.

Kotoran Terlihat Keras selanjutnya Dubur Terlihat Keras

rindumerdu.blogspot.com

Apabila burung anda mempunyai kotoran yang terlihat keras, selanjutnya pada saat anda meraba pada bagian dubur tampak lebih keras. Pada umumnya kemungkinan besar burung kicauan anda itu sedang terkena sembelit.

Cara menganalisa penyakit burung berdasarkan kotorannya memang bisa untuk mengetahui penyakitnya. Tapi, selain di lihat dari kotorannya menganalisa penyakitnya bisa juga di lihat dari kelakuan burung yang nampak tegang.

Burung yang tidak sehat biasanya hanya akan terlihat diam dan tidak terlalu nafsu makan seperti perilaku yang biasanya.

Untuk harga burung terbaru, silahkan langsung Hubungi Kami.

Tinggalkan Komentar