Mengenal Lebih Dekat 3 Jenis Burung Serindit Manca dan Ciri Khasnya

Serindit adalah jenis burung paruh bengkok yang memiliki ukuran tubuh paling kecil jika dibandingkan jenis yang lainnya. Jenis burung paruh bengkok yang lainnya ukuran tubuhmnya memang jauh lebih lebih besar.

Misalnya saja seperti burung lovebird, nuri, beo dan burung kakaktua. Di seluruh wilayah di dunia ini terdapat 13 jenis atau spesies burung serindit.

Dan biasanya burung serindit tersebut tersebar di hutan-hutan tropis. Diataranya tersebar di Asia Tenggara, dan juga sebagian besar jenis burung serindit dapat ditemukan di Indonesia.

Jenis Burung Serindit Manca

Jenis Burung Serindit Manca
Jenis Burung Serindit Manca

Dari banyaknya jenis burung serindit, ternyata ada tiga spesies yang tidak ditemukan di Indonesia. Ada yang menyebutnya burung ini termasuk jenis burung serindit manca.

Berikut ini tiga jenis burung serindit manca, lengkap dengan ciri khasnya. Kicauan burung ini juga bisa dimanfaatkan untuk masteran dan / atau untuk memancing bunyi.

1. Serindit Srilangka

Serindit srilanka / srilanka hanging parrot yang memiliki nama latin Loriculus beryllinus ini termasuk burung endemik yang ada di negara tersebut. Ukuran tubuhnya juga sedikit lebih kecil dari jenis serindit lainnya (panjangnya kurang lebih 13 cm).

Jenis burung serindit manca ini jika sudah dewasa memiliki mahkota dan tunggir berwarna merah.

Sedangkan pada bagian tengkuk dan punggungnya memiliki warna yang oranye, dagu dan tenggorokan berwarna biru pucat, paruh merah, dan juga pada bagian iris putih.

Spesies ini biasanya sering dijumpai sendirian atau dalam kelompok kecil di luar musim kawin. Burung ini juga bisa terbang dengan cepat dan terkadang disertai suara panggilan yang tajam dan terdengar mirip suara peluit. Makanan serindit jenis ini berupa buah-buahan, tunas, dan bunga.

2. Serindit India (Vernal hanging parrot)

Serindit India (Vernal hanging parrot)
Serindit India (Vernal hanging parrot)

Vernal hanging parrot yang memiliki nama latin Loriculus vernalis ada;ah jenis burung serindit yang menetap dan juga bisa berbiak di Subbenua India sampai dengan di Asia Tenggara.

Penampilannya pun terlihat seperti burung serindit pada umumnya. Diantaranya dengan panjang tubuh kurang lebih sekitar 14 cm.

Bulu tubuhnya juga dominan hijau. Burung yang jantan dewasa ciri khasnya mempunyai bercak berwarna biru pada tenggorokannya. Lalu untuk bagian tunggir dan paruhnya berwarna merah. Lalu untuk burung betina hanya memiliki bulu yang berwarna hijau.

Burung serindit india ini juga kerap dijumpai dalam koloni kecil, sering dijumpai di pohon banyan dan pisang untuk mencari pakan yang terdiri atas buah-buahan dan nektar.

Ketika akan musim kawin, suara dencingan serindit juga akan terdengar meramaikan hutan-hutan di habitatnya.

Serindit Filipina (Philippine hanging parrot)

Jenis burung serindit manca yang selanjutnya adalah serindit Filipina. Burung serindit filipina atau philippine hanging parrot yang memiliki nama latin Loriculus Philippines ini termasuk burung endemik Filipina.

Diketahui ada sebanyak 11 ras atau subspesies serindit filipina yang keseluruhannya hanya bisa ditemukan di wilayah Filipina. Panjang tubuhnya kurang lebih sekitar 14 cm, dengan bulu–bulu berwarna hijau.

Selain itu terkadang bercampur dengan warna lain seperti merah, kuning, atau biru (tergantung rasnya). Sedangkan pada bagian paruh berwarna merah, dengan bentuk ekor tumpul dan juga hanya pendek.

Burung serindit filipina ini sering terlihat dalam keadaan sendirian, berpasangan, atau dalam koloni kecil. Makanannya yaitu berupa nektar dan buah-buahan, khususnya jenis buah ara (ficus).

Suara serindit filipina terdengar seperti dencingan cukup tajam, namun tidak begitu rapat sebagaimana suara burung serindit pada umumnya. Suaranya juga bisa dijadikan untuk masteran.

Tinggalkan Komentar