Mengenal Karakteristik Burung Emberiza Muka Hitam dan Habitatnya

Banyak para pecinta burung kicauan yang belum mengenal tentang karakteristik burung emberiza muka hitam.

Emberiza muka hitam memang tidak termasuk jenis burung penghuni asli hutan kita. Akan tetapi, merupakan burung migrasi yang setiap tahunnya selalu mengunjungi kawasan hutan kita.

Lalu, suara yang dikeluarkan oleh jenis burung migrasi ini terkenal cukup merdu dan nyaring.

Dengan demikian, burung ini cocok dijadikan burung peliharaan yang juga dapat dipakai untuk memaster burung lainnya.

Karakteristik Burung Emberiza Muka Hitam

Burung Emberiza Muka Hitam adalah salah satu jenis burung migrasi.

Karakteristik burung emberiza muka hitam ini yaitu yang ukuran tubuhnya tergolong kecil hanya sekitar 15 cm saja.

Bentuk tubuhnya juga bisa dikatakan mirip dengan jenis burung migrasi lainnya. Yang mana pada bagian bagian dada dan perutnya tampak lebih besar dengan bulu yang mengembang.

Corak warna bulunya syang dimiliki juga terlihat serupa dengan burung gereja yang berpola garis-garis berwarna hitam dan cokelat zaitun di bagian atas tubuhnya.

Selanjutnya, karakteristik burung emberiza muka hitam juga ditandai dengan warna hijau zaitun di bagian keseluruhan kepala, tenggorokan, tengkuk, dan dadanya.

Pada bagian perut hingga pada bagian tunggirnya tampak berwarna kuning pudar.

Lalu, bagian paruhnya warnanya juga kuning krim kehitaman dan ukurannya cukup pendek dan agak besar atau lebar.

Sebagian besar pada bagian ekornya warna hitam berukuran lumayan panjang hampir separuh dari panjang badannya.

Lalu untuk bagian kakinya yang berwarna merah muda tampak kurus dan berukuran sedang, yang mana pada bagian jarinya terlihat agak panjang.

Daerah Persebaran Emberiza Muka Hitam

Burung Emberiza Muka Hitam
omkicau.com

Burung emberiza muka hitam ( Emberiza Spodocephala) ini merupakan jenis burung migrasi. Negara asal yang dijadikan sebagai tempat berkembang biak diantaranya berada di beberapa negara.

Antara lain seperti area Siberia, Tiongkok, Taiwan, dan Jepang. Selanjutnya, untuk  negara yang menjadi tujuan migrasinya tidak hanya ke arah Indonesia.

Namun burung ini juga menuju ke Myanmar, India, Nepal, dan sekitar negara di Indochina.

Selanjutnya, untukkehidupannya di alam liar burung ini kerap menempati area hutan terbuka, semak belukar.

Sering juga burung ini berada di lahan budidaya, dan tepian hutan. Untuk wilayah terbuka yang biasa digunakan sebagai  tempat tinggalnya sementara yaitu di dekat dengan aliran air.

Perilaku Emberiza Muka Hitam

Burung migran ini juga mempunyai kebiasaan membangun sarannya dekat dengan tajuk pohon ataupun tidak jauh dari permukaan tanah.

Pada saat musim berbiak tiba, maka  jumlah telur yang bisa dierami indukkan betinanya dapat mencapai 5 butir.

Sedangkan untuk jenis makanan yang menjadi santapan utamanya paling sering berasal dari beragam jenis biji-bijian.

Namun burung ini juga sering mengkonsumsi serangga yang keberadaannya tidak sulit dicari pada area hutan terbuka.

Kicauan Emberiza Muka Hitam

Kicauan Emberiza Muka Hitam
steemit.com

Suara yang dikeluarkan oleh burung Emberiza Muka Hitam ini pada umumnya terdengar cukup merdu dengan alunan suara yang berdurasi agak panjang.

Suaranya yang dikeluarkannya juga terdengar cukup kencang dengan  kicauan terdengar agak melengking dan mirip suara seruling.

Kemudian, pada bagian tengah kicauannya pada umumnya juga  mengeluarkan suara getar agak panjang dan diikuti nada pendek yang menjadi penutupnya.

Akan tetapi, kicauan burung yang bertubuh kecil ini sebenarnya terdengar agak monoton dengan seringnya melakukan pengulangan nada secara terus menerus.

Dengan karakteristik burung emberiza muka hitam yang keras dan melengking ini, maka burung ini bisa dijadikan untuk burung masteran. Yang mana suaranya digunakan untuk memancing bunyi.

Tinggalkan Komentar