Mengenal Ciri Khas Burung Crane Bermahkota dan Perilakunya Di Alam Liar

Burung crane bermahkota termasuk salah satu dari burung yang indah. Bahkan ciri khas burung crane bermahkota ini juga menjadikannya disebut sebagai burung paling cantik di dunia.

Crane adalah jenis burung yang ukuran tubuhnya besar dengan warna yang lembut dan bentuk yang anggun.

Sebab panjangnya bisa lebih dari satu meter, dengan rentang sayap yang panjang dan leher yang jenjang dan lembut.

Ciri Khas Burung Crane Bermahkota

Ciri Khas Burung Crane Bermahkota
Ciri Khas Burung Crane Bermahkota

Ciri khas burung crane bermahkota yang jantan dan yang betinamemang tampak serupa.

Bulu-bulu yang ada di bagian punggungnya yang berwarna gelap dengan menarik membatasi bulu-bulu sayapnya yang putih pada kedua sisinya serta bisa berubah menjadi warna emas di dekat ekor.

Lalu pada bagian bulu sayap lainnya memiliki warna cokelat seperti kacang chestnut.

Pada bagian pipinya juga tampak berwarna kuning gading serta dikelilingi oleh bulu kepala yang lembut yang warnanya hitam kelam pada bagian mahkota dan tenggorokannya.

Selain itu pada bagian mata berwarna biru muda yang cantik. Dari bulu hitam di tenggorokan tampak ada jengger panjang berwarna merah menyala yang menggantung dan berjuntai seperti liontin.

Ciri khas burung crane bermahkota yang paling mencolok yaitu pada helaian bulu kepala yang spektakuler berwarna emas, mahkota simetris juga tampak luar biasa indahnya.

Kemudian bulu-bulu tipis tampak berkilauan ini bercahaya emas sewaktu ditimpa oleh sinar matahari.

Keseluruhan yang mencolok dan kontras ini ditopang seimbang di atas dua kaki panjang serta ramping yang warnanya hitam.

Suara Burung Crane Bermahkota

Seruan bagaikan terompet dari crane bermahkota merupakan salah satu suara yang tak terlupakan di Afrika: O-wahng! O-wahng! O-wahng!

Teriakan keras ini dapat terdengar hingga jarak yang jauh. Sering kali, sepasang crane akan berteriak bersama-sama sambil terbang pulang-pergi dari pohon tempat mereka bertengger.

Pada waktu-waktu tertentu, burung crane bermahkota berkumpul hingga berjumlah 30 ekor, menghasilkan suara parau yang sedap didengar.

Perkembangbiakan

Burung crane bermahkota dalam perkembangbiakannya akan berpasangan seumur hidup.

Burung ini banyak dijumpai di bagian Afrika Timur, khususnya di daerah rawa-rawa, tempat mereka bersarang serta merawat burung-burung muda mereka hingga besar.

Untuk sarangnya tampak seperti tumpukan besar rumput dan buluh membentuk kerucut.

Sarang ini dijadikan sebagai landasan tempat burung betina untuk meletakkan dua atau tiga butir telur berwarna biru kehijauan.

Burung jantan dan betina akan bergiliran di dalam mengerami telur-telur itu, dan dalam waktu beberapa bulan anak burungnya menetas.

Kedua induk akan bekerja sama dalam memberi makan serta merawat keturunan mereka yang masih kecil dan melindunginya.

Makanan Burung Crane Bermahkota

Burung cantik bermahkota ini sering makan makanan yang terdiri dari serangga, katak, ular kecil, dan biji-bijian.

Menggunakan tungkai mereka yang panjang serta kurus dan juga bagian kaki yang besar, mereka mengentak tanah. Setelah itu burung ini akan mencaplok makhluk kecil apa pun yang ada di sekitar rumput.

Perilaku Burung Crane Bermahkota

Perilaku Burung Crane Bermahkota
Perilaku Burung Crane Bermahkota

Burung crane bermahkota perilakunya cukup menghibur sebab bisa menari.

Burung yang mirip dengan burung jenjang ini akan mengepakkan sayap mereka yang lebar dan berwarna-warni, dan mengangkat secara vertikal.

Selanjutnya burung ini akan melayang lembut kembali ke tanah ibarat penerjun payung. Terkadang sepasang crane juga terlihat membengkokkan leher membuat bentuk-bentuk yang anggun serta bertatapan mata.

Ciri khas burung crane bermahkota ini juga bisa dilihat dari perilakunya yang bisa berdiri tegak kembali, dan melanjutkan tarian balet burung mereka yang rumit.

Tinggalkan Komentar