Mengenal Ciri Burung Junai Emas (Caloenas nicobarica) dan Perilakunya

Junai Emas (Caloenas nicobarica) adalah salah satu jenis burung merpati yang memiliki ciri khas bulu yang warna-warni. Burung junai emas ini juga termasuk salah satu dari jenis burung yang berasal dari genus Caloenas, salah satu anggota famili burung merpati (Columbidae).

pinterest.com

Yang unik dari ciri burung junai emas ini yaitu memiliki ukuran tubuh yang super besar untuk ukuran burung merpati yaitu (40 cm). Selain itu ciri burung junai emas juga memiliki corak bulu yang warna-warni dan terlihat sangat memukau.

Nama latin dari jenis burung ini adalah Caloenas nicobarica. Jika dalam bahasa Inggris, junai emas ini disebut sebagai Nicobar Pigeon atau Nicobar Dove. Kemudian, apabila di Indonesia, tak hanya dinamakan dengan burung junai emas, akan tetapi burung cantik ini sering dijuluki dengan junai mas, burung mas, minata, maupun burung rawis.

Ciri Burung Junai Emas

Burung junai emas (Caloenas nicobarica) adalah salah satu jenis burung berukuran besar, panjang tubuhnya bisa mencapai 40 cm. Selain itu ciri burung junai emas ini memiliki bulu tubuh yang berwarna hitam keabu-abuan.

Selain itu juga dilapisi dengan bulu yang berwarna hijau keemasan yang terlihat mengkilap di bagian leher, punggung dan juga di bagian sayapnya. Pada bagian bulu ini terkadang bercampur dengan warna kekuningan atau sudah tercampur dengan warna kemerahan. Bulu yang ada di bagian leher dan juga pada bagian sayap memanjang. Kemudian untuk bulu ekor cenderung pendek.

Ciri burung junai emas yang selanjutnyanyaitu pada bagian paruhnya berwarna hitam dengan benjolan pada bagian atas. Iris berwarna coklat. Sedangkan pada bagian kaki panjang berwarna merah keunguan gelap.

Untuk warna bulu yang ada pada burung remaja ini juga terihat lebih kusam dengan bulu ekor hitam atau hijau-tua dan juga tanpa bulu tengkuk yang panjang.

Perilaku Burung Junai Emas

flickr.com

Burung Junai emas (Caloenas nicobarica) ini termasuk spesies terestrial. Yang mana lebih sering menghabiskan waktu untuk mencari makan di atas tanah. Jenis pakan burung ini yaitu berupa biji-bijian, buah-buahan kecil serta aneka ragam jenis serangga dan hewan kecil.

Junai emas juga akan menyusun sarang yang ada di atas pohon atau semak yang memiliki ketinggian 2 sampai dengan 12 meter di atas permukaan tanah. Sarang burung ini tersusun dari ranting-ranting tak beraturan.

Untuk junai emas yang berjenis kelamin betina pada umumnya akan menetaskan sebutir telur yang berwarna putih yang dierami oleh kedua induknya dengan bergantian.

Suara kicauan yang dikeluarkan oleh burung nicobar pigeon ini juga jarang terdengar. Karena biasanya kicauannya terdengar bersuara parau-dalam.

Persebaran Burung Junai Emas

Burung junai emas atau nicobar dove ini daerah persebarannya berada di pulau Andaman dan juga ada di Nicobar (di sekitar India). Lalu di kepulauan Mergui (Myanmar), pulau-pulau di tenggara Thailand, pulau-pulau di sekitar Semenanjung Malaya.

Selain itu juga tersebar di pulau-pulau di selatan Kamboja serta di Vietnam, pulau-pulau kecil yang ada di sekitar Sumatra, Jawa, Sulawesi, serta di Papua. Ada juga di Maluku, dan Nusa Tenggara (Indonesia). Bahkan juga sampai di Filipina, pulau di sekitar Papua New Guinea, di kepulauan Solomon, dan Palau.

Habitat Burung Junai Emas

Habitat burung junai emas ini yaitu berada di hutan hujan tropis, hutan dekat pantai, hutan bakau dan juga di hutan-hutan dataran rendah.

Populasi burung junai emas ini belum diketahui secara pasti, akan tetapi terjadi kelangkaan dan penurunan populasi. Yang disebabkan oleh kerusakan habitat, pemburuan liar dan lain sebagainya.

Tinggalkan Komentar