Mengenal 4 Jenis Burung Kangkok yang Tersebar Di Indonesia

Indonesia memiliki berbagai macam jenis burung yang unik. Mulai dari jenis burung yang dipelihara sebagai burung kicauan dan juga burung yang tidak dipelihara untuk burung peliharaan di rumah. salah satu jenis burung yang bisa anda jumpai di Indonesia adalah burung Kangkok. Burung kangkok adalah jenis burung yang ada di Indonesia. Jenis burung Kangkok ini juga bermacam macam.

Jenis Burung Kangkok

Di bawah ini merupakan jenis burung Kangkok yang tersebar di berbagai wilayah yang ada di Indonesia.

1. Burung Kangkok Ranting


commons.wikimedia.org

Salah satu jenis burung kangkok yang bisa anda jumpai yaitu burung Kangkok ranting. Burung Kangkok ranting (Cuculus saturatus) merupakan salah satu spesies yang berasal dari burung dari keluarga Cuculidae, dari genus Cuculus.

Untuk jenis burung ini termasuk salah satu jenis burung pemakan kumbang, ulat, kupu, serangga lain yang pastinya memiliki habitat di hutan, dataran rendah. Burung Kangkok ranting ini biasanya tersebar sampai dengan ketinggian 2.700 m (Kalimantan).

Burung Kangkok Ranting ini memiliki tubuh berukuran kecil yaitu (26 cm). Pada bagian perut dan tubuh bagian atasnya berwarna abu-abu. Kemudian untuk tubuh yang ada bagian bawah kuning tua dengan garis hitam.

Pada bagian ekornya berwarna abu-abu kehitaman tanpa dapat yanda tegaris. Anak dan betina hepatik. Yaitu pada bagian tubuh bagian atas berwarna coklat kemerahan. Selain itu juga terlihat bergaris hitam tebal. Kemudian untuk bagian tubuh yang ada pada bagian bawah berwarna keputihan bergaris hitam hingga pada bagian dagu.

2. Kangkok Erasia

Untuk jenis burung Kangkok selanjutnya yaitu burung Kangkok Erasia. Perlu anda ketahui, jika burung Kangkok Erasia (Cuculus canorus) ini termasuk spesies burung dari keluarga Cuculidae, dari genus Cuculus.

Burung ini juga termasuk salah satu jenis burung pemakan serangga. Bahkan burung ini juga mau memangsa ulat berbulu yang pada umumnya memiliki habitat di hutan terbuka.

Ciri khas dari burung Kangkok Erasia ini diantaranya memiliki tubuh yang berukuran sedang yaitu sebesar (32 cm). Kemudian untuk tubuh yang ada pada bagian atas berwarna abu-abu, ekor yang berwarna kehitaman, perut keputih-putihan dengan coretan yang berwarna hitam. Untuk jenis burung yang berjenis kelamin betina: yaitu ciri khasnya pada bgian tubuh merah sawo matang, punggung garis-garis hitam.

3. Kangkok Besar

flickr.com

Kangkok besar (Hierococcyx sparverioides) juga termasuk jenis burung yang ada pada familia tekukur, kangkok, dan sejenisnya yaitu cuculidae.

Tubuhnya memang memiliki ukuran yang besar, yaitu 40 cm. Untuk penampakan memang terlihat mirip degan burung Alap-alap. Lain halnya pada bentuk tubuh dan paruh. Tubuhnya juga berwarna keabu-abuan. Sedangkan pada bagian ujung ekor berwarna putih dengan sub terminal kemerahan.

Dada berwarna merah karat, bercak putih dan juga berwarna abu-abu. Sedangkan untuk bagian perutnya terlihat bergaris-garis putih dan coklat, tersapu merah sawo matang. Dagu yang berwarna hitam, dan pada bagian tenggorokan yang berwarna putih.

Sedangkan untuk yang usianya masih remaja, ciri khas dari jenis burung kangkok ini pada tubuh bagian atas berwarna coklat dengan garis kemerahan. Tubuh bagian bawah kuning tua dengan garis kehitaman.

Lalu pada bagian iris jingga, lingkar mata kuning tebal, paruh atas berwarna hitam. Kemudian untuk bagian paruh bawah berwarna hijau dan kaki kuningnya berwarna pucat. Perilaku jenis burung ini juga suka bersempunyi di dalam tajuk pohon.

4. Kangkok Sulawesi

Kangkok sulawesi (Cuculus crassirostris) juga termasuk spesies burung dalam famili Cuculidae. Burung ini termasuk jenis endemik di Pulau Sulawesi.

Untuk harga burung terbaru, silahkan langsung Hubungi Kami.