Akurasi 99%: Cara Membedakan Jalak Suren Jantan dan Betina (Ciri Fisik & Suara)

Perbedaan paling akurat antara Jalak Suren jantan dan betina terletak pada kualitas suara dan postur tubuh. Jantan memiliki suara yang lebih bervariasi (ngisi), volume keras, dan postur tubuh yang tegak lonjong. Sedangkan betina cenderung bersuara monoton, postur lebih bulat/pendek, dan warna kulit di sekitar mata (kacamata) terlihat lebih pucat dibandingkan jantan yang berwarna oranye cerah.

Membedakan jenis kelamin (sexing) Jalak Suren memang gampang-gampang susah, apalagi jika burung masih muda. Banyak penghobi yang tertipu membeli burung yang katanya “jaminan jantan” tapi ternyata betina yang hanya bisa ngeriwik.

Kesalahan membedakan jantan betina ini seringkali menjadi penyebab utama kegagalan dalam ternak. Oleh karena itu, simak ciri-ciri fisik dan perilaku berikut ini agar Anda tidak salah pilih.

jalak suren jantan dan betina

1. Ciri Fisik Jalak Suren Jantan

Jantan berkualitas biasanya memiliki karakter petarung yang kuat.

  • Postur Tubuh: Terlihat lebih panjang, lonjong, dan berdiri tegak gagah.
  • Kepala: Bentuk kepala lebih besar dan cepak (datar) di bagian atas.
  • Paruh: Paruh jantan lebih panjang, tebal, dan kokoh.
  • Warna Kulit Mata: Kulit di sekitar mata berwarna oranye kemerahan yang sangat cerah dan tegas.
  • Bulu: Warna hitam pada kepala dan punggung terlihat mengkilap (glossy) kebiruan jika terkena sinar matahari.
  • Dubur: Jika diraba, tulang supit udang (pubis) terasa rapat dan keras.

Untuk Jalak Suren jantan 100 % fix positip, jika kulit anusnya sudah muncul warna biru.

tanda biru jalak suren jantan

2. Ciri Fisik Jalak Suren Betina

Meskipun betina juga bisa berkicau, namun karakternya lebih lembut.

  • Postur Tubuh: Cenderung lebih bulat, pendek, dan terlihat “buntet”.
  • Kepala: Bentuk kepala lebih kecil dan membulat (tidak cepak).
  • Warna Kulit Mata: Warna oranye di sekitar mata terlihat lebih pudar atau pucat (kuning muda).
  • Dubur: Tulang supit udang terasa lebih lebar/renggang dan lunak (karena fungsi biologis untuk mengeluarkan telur).

3. Perbedaan Suara dan Tingkah Laku

Selain fisik, perilaku harian bisa menjadi indikator kuat.

  • Jantan: Saat berkicau, jambul di kepala akan sering berdiri (njambul) dan sayap agak turun. Suaranya sangat bervariasi dan keras (bongkar isian). Jika Anda ingin burung untuk lomba atau klangenan di rumah, pastikan memilih jantan dan lakukan Perawatan Gacor yang tepat.
  • Betina: Suaranya cenderung monoton dan nadanya tinggi melengking. Betina yang birahi biasanya akan memanggil pejantan dengan suara khas.

4. Tips Memilih untuk Ternak

Jika tujuan Anda adalah beternak, pastikan Anda memiliki sepasang yang benar-benar valid. Betina yang bagus untuk indukan adalah yang berusia mapan (di atas 1 tahun) dan sehat. Jangan lupa siapkan mental burung dengan proses Penjinakan Burung terlebih dahulu sebelum memasukkannya ke kandang ternak agar tidak saling serang.

Tinggalkan komentar