Di dalam kandang penangkaran burung jalak suren, kotak sarang (glodok) adalah tempat bagi burung untuk bertelur, mengerami, sekaligus menjaga agar suhu telur tetap stabil. Saya pribadi kurang tahu bagaimana bentuk sarang jalak suren di alam bebas, tapi di kandang penangkaran biasanya hanya berupa boks kayu sederhana.
Bahan sarang terdiri dari dua bagian: boks tempat sarang dan bahan unjal (serat sarang) itu sendiri. Lalu, apa masalahnya jika indukan malah membuang bahan sarang tersebut keluar?
- Telur Tidak Diam di Tempat: Karena bahan sarang dibuang, boks menjadi kosong. Akibatnya, telur bisa bebas berguling ke sana kemari. Mas Bro bisa bayangkan sendiri bagaimana efeknya terhadap persentase daya tetas telur nantinya.
- Sumber Kehangatan Berkurang: Secara logika, jika ruang sempit, suhu udaranya cenderung lebih tinggi. Udara panas selalu bergerak ke atas.
Analogi Sarang sebagai “Springbed” Bahan sarang prinsipnya mirip dengan springbed. Jika kita berbaring di atas springbed, tubuh akan terasa hangat. Mengapa? Karena udara panas di dalam rongga-rongga springbed akan tertahan dan bergerak ke atas mengenai tubuh kita. Begitu juga dengan asap api yang selalu bergerak ke atas karena suhunya panas.
Tumpukan bahan sarang yang tidak rapat (berongga) akan menjebak udara. Udara dari rongga-rongga inilah yang akan naik ke atas dan membantu menjaga suhu telur agar tetap hangat. Kurang lebih begitu penalarannya. Kalau kurang paham, bisa buka lagi pelajaran sirkulasi udara di buku fisika SD semester 12, hehe…
Lalu, Bagaimana Solusinya? Karena burung tidak bisa diajak bicara atau diperintah, kita sebagai pemilik yang harus memutar otak. Caranya sangat simpel: Bikin bahan sarang menjadi sangat lembut.
Dijamin! Si burung bakal capek dan malas untuk mengangkut keluar bahan sarang yang ukurannya kecil-kecil. Jadi, tidak perlu berpikir yang rumit-rumit. Langsung saja bahan sarang itu kita potong-potong menjadi bagian kecil.
Jika masih diangkut keluar juga? Potong lagi sampai ukurannya lebih kecil lagi. Jika perlu, bikin sampai halus seperti serbuk, hehe…
Sudah ada gambaran, kan, Mas Bro? Jika ada yang kurang jelas, silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan di bawah. Dan jika Mas Bro suka dengan artikel ini, jangan lupa bagikan ke teman-teman sesama kicau mania, ya! 🙂
(Catatan: Cek harga burung ter-update di sini: Daftar Harga Burung Terbaru)