Tips-tips Sederhana Merawat Burung Jalak Putih

Jalak putih merupakan salah satu dari sekian banyak jenis burung peliharaan yang terdapat di Indonesia. Karena memiliki bulu berwarna putih bersih, ditambah warna hitam pada bagian sayap dan ekornya serta sedikit warna kuning di area sekitar matanya, membuat burung ini masuk ke dalam daftar burung cantik yang cocok dipelihara oleh para pencinta burung tanah air. Lalu, bagaimana cara merawat burung jalak putih yang benar dan tepat?

Perawatan yang tepat bisa menentukan suara yang akan dihasilkan jalak putih. Merawat jalak putih itu gampang-gampang susah. Jika terus bersabar dan telaten dalam proses perawatannya, hasil pasti tidak akan mengkhianati usaha yang telah kita lakukan. Untuk itu, di bawah ini akan dijelaskan beberapa tips sederhana merawat jalak putih agar menghasilkan suara kicauan yang indah.

Source - wikimedia
Source – wikimedia
  1. Disarankan untuk memilih jalak putih yang jantan karena sudah dikenal sebagai penghasil suara yang lebih indah daripada jalak putih betinanya.
  2. Mandikan jalak putih setiap pagi hari (sekitar pukul 07.00 hingga pukul 08.00) dengan menggunakan sprayer. Campurkan sampo khusus burung secukupnya ke dalam air sprayer yang fungsinya bertujuan untuk membuat bulu jalak putih tetap lembut dan halus, serta mencegah sekaligus membasmi kutu dan kuman. Jangan mandikan jalak putih ketika hari sedang hujan karena dapat menyebabkannya jatuh sakit.
  3. Jika cuaca sedang cerah, setelah jalak putih dimandikan, lakukan penjemuran kira-kira selama 1 jam. Jika saat itu kondisi matahari tidak begitu cerah, boleh dilakukan penjemuran lebih dari 1 jam, namun tidak disarankan lebih dari 2 jam. Setelah jalak putih selesai dijemur kemudian diangin-anginkan di tempat teduh supaya badannya cepat kering.
  4. Jangan lupa untuk selalu memberikan vitamin agar terpenuhi asupan vitaminnya.
  5. Berikan makanan tambahan seperti 3-5 ekor jangkrik setiap pagi dan 2-3 ekor jangkrik setiap sore harinya. Ditambah sekitar ½ sampai 1 sendok teh ulat hongkong sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Pemberian pisang kepok atau pepaya yang sudah diolesi madu juga perlu dilakukan untuk makanan jalak putih yang lebih bervariasi.
  6. Lakukan penguasaan suara pada jalak putih. Bisa melalui burung yang sudah merdu suaranya yang kemudian akan memengaruhi suara jalak putih, atau dengan menggunakan media elektronik, seperti suara dari MP3 dan radio. Hal ini dapat Anda lakukan di pagi hari, tepatnya sehabis waktu subuh sekitar pukul 05.00 hingga pukul 07.00 dan sore harinya sekitar pukul 17.00 hingga pukul 18.30.
  7. Agar dapat memberikan kenyamanan bagi jalak putih, sebaiknya tempatkan jalak putih di sangkar yang berukuran lumayan besar supaya bisa terbang dengan lincah dan terhindar dari stres. Anda juga bisa menambahkan beberapa pohon kecil atau ranting-ranting pohon di dalam sangkar untuk memberikan kesan seperti alam liar. Jangan lupa berikan tempat air minum dan tempat mandi khusus bagi jalak putih kesayangan Anda.
  8. Adapun tips sederhana menjodohkan burung jalak putih, yaitu saat jalak putih jantan yang berumur 1,5 sampai 2 tahun dan jalak putih betina sudah berumur 1 tahun, sepasang burung ini bisa dikatakan telah siap untuk dikawinkan. Proses berikutnya dimulai dengan mendekatkan sangkar burung milik betina dan jantan sehingga mereka dapat terlebih dahulu mengenal satu sama lain.

Setelah sepasang burung ini tampak cocok dan saling menyukai satu sama lain, selanjutnya jalak putih betina akan dimasukkan ke dalam sangkar baru sembari tetap didekatkan pada sangkar jalak putih jantan. Setelah jalak putih betina terbiasa dengan sangkar barunya, jalak putih jantan pun siap disatukan dalam sangkar yang sama dengan jalak putih betina yang telah dikenalkan sebelumnya.

Itulah dia tips-tips sederhana bagaimana seharusnya merawat jalak putih dengan benar dan tepat hingga mereka memasuki masa siap kawin. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Komentar