Perbedaan Ciri-ciri Burung Jalak Putih Jantan dan Betina

Jalak putih (Acridotheres melanopterus/ Sturnus melanopterus) yang dalam bahasa internasional disebut black-winged starling, adalah satu dari sekian banyak jenis burung jalak yang ada di Indonesia. Populasi jalak putih dapat dijumpai di Pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali dan Lombok.

Warna bulu jalak putih sangat indah dan cantik, didominasi oleh warna putih bersih dan ditambah sedikit warna hitam pada bagian ujung ekor dan sayapnya. Jalak putih sekilas bisa dikatakan mirip dengan jalak bali. Bedanya hanya terdapat pada bagian sekitar mata jalak putih yang berwarna kuning, sedangkan pada jalak bali bagian sekitar matanya berwarna biru.

Source - wikimediaq
Source – wikimedia

Sulit untuk membedakan antara burung jalak putih jantan dengan betina. Kita harus memperhatikannya secara teliti agar dapat membedakannya. Ada beberapa karakteristik atau ciri-ciri yang dapat dijadikan pedoman untuk melihat perbedaan jalak putih jantan dan betina. Berikut akan dijelaskan ciri-ciri yang dimiliki oleh jalak putih jantan.

  1. Jalak putih jantan yang berusia 2 sampai 3 bulan (masih anakan) memiliki tubuh dan kepala yang lebih besar, serta postur tubuh yang lebih panjang dan tegak.
  2. Jika jalak putih jantan dipegang akan mengeluarkan suara yang terdengar seperti bunyi ‘kek’. Selain itu, di daerah sekitar mata jalak putih jantan akan berwarna lebih pekat kuningnya.
  3. Ketika jalak putih jantan berumur sekitar 1 sampai 1,5 tahun (dewasa), area duburnya akan berwarna biru keunguan.

Sementara ciri-ciri pada jalak putih betina merupakan kebalikan dari ciri-ciri yang dimiliki oleh jalak putih jantan, yaitu:

  1. Jalak putih betina berusia 2 sampai 3 bulan memiliki tubuh dan kepala yang lebih kecil, serta postur tubuh yang lebih pendek daripada jalak putih jantan.
  2. Jika jalak putih betina dipegang akan mengeluarkan suara yang terdengar seperti bunyi ‘kik’ dan warna kuning di daerah sekitar mata jalak putih betina berwarna lebih pudar. Untuk melihat apakah warna kuning di area sekitar mata jalak putih lebih pekat atau lebih pudar, dapat dilakukan dengan cara melihatnya di bawah sinar matahari.
  3. Ketika jalak putih betina berumur sekitar 1 sampai 1,5 tahun, area duburnya akan berwarna putih kemerahan. Hal ini akan semakin terlihat jelas ketika memasuki musim kawin.
Source - youthube
Source – youthube

Anakan jalak putih jantan yang memiliki tubuh dan kepala lebih besar, serta postur tubuh yang lebih panjang dan tegak, akan tetap sama hingga mereka memasuki usia dewasa. Begitu pula sebaliknya yang terjadi pada jalak putih betina hingga memasuki usia dewasa atau siapan, tubuh dan kepala mereka tetap tumbuh lebih kecil daripada jalak putih jantan.

Ada lagi satu ciri-ciri yang dapat dijadikan patokan untuk membedakan burung jalak putih betina dan jantan. Jika diperhatikan dengan saksama di bawah terik sinar matahari, saat jalak putih jantan membuka mulutnya lebar-lebar, akan terlihat bagian dalam mulutnya yang berwarna lebih kuning daripada bagian dalam mulut milik jalak putih betina.

Membedakan jenis kelamin jalak putih sangat penting untuk dilakukan agar dapat melanjutkan ke proses atau cara merawatnya. Apalagi, suara jalak putih jantan lebih terdengar merdu dan indah dibandingkan dengan suara yang dikeluarkan oleh jalak putih betina. Suara jalak putih jantan juga lebih terdengar ribut dan nyaring dibandingkan dengan suara milik jalak putih betina.

Itulah tadi beberapa ciri-ciri atau karakteristik khusus yang dapat Anda jadikan pedoman untuk membedakan burung jalak putih jantan dan betina. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda para pencinta burung jalak putih.

Tinggalkan Komentar