Inilah Perbedaan Burung Cockatiel Jantan dan Betina

Burung Cockatiel di Indonesia sering disebut dengan nama burung Falk ini lebih populer di kalangan masyarakat dengan nama parkit Australia. Ada juga yang menjulukinya sebagai Burung Kakaktua Mini sebab memang bentuk fisiknya kecil.

Cockatiel berparuh bengkok dan berjambul seperti burung kakaktua. Burung Cockatiel ini endemik dari Australia. Burung falk atau parkit Australia ini memang asli benua Australia.

Cockatiel merupakan satu-satunya anggota dari genus Nymphicus. Sebelumnya burung ini pernah dianggap sebagai burung beo jambul atau kakatua kecil.

Habitat Burung Cockatiel

Habitat Burung Cockatiel
Habitat Burung Cockatiel

Habitat cockatiels yaitu di lahan basah, semak belukar, dan juga tanah semak. Yang mana mereka sebagian besar dijumpai daerah gersang atau semi-kering, namun selalu dekat dengan air.

Sebagian besar gemar berpindah-pindah, spesies akan pindah menurut makanan dan air yang tersedia. Mereka pada umumnya tampak berpasangan atau dalam kawanan kecil.

Terkadang bisa dalam jumlah ratusan dan berombongan pada sekitar genangan air. Banyak petani yang dibuat cemas, sebab mereka sering makan tanaman yang dibudidayakan.

Burung tersebut berada di daerah dari selatan sudut timur barat dan selatan paling subur dari negeri ini. Yaitu berada di gurun Australia Barat serta Cape York Peninsula. Mereka meruakan satu-satunya spesies kakatua yang kadang-kadang bisa mereproduksi pada akhir tahun pertama mereka.

Perbedaan Burung Cockatiel Jantan dan Betina

Perbedaan Burung Cockatiel Jantan dan Betina
Perbedaan Burung Cockatiel Jantan dan Betina

Perbedaan burung cockatiel jantan dan betina bisa dilihat dari fisiknya. Untuk burung cockatiel betina dewasa dan betina muda terlihat sama dan sulit untuk membedakan dari waktu menetas sampai moulting pertama mereka.

Mereka menampakkan garis-garis kuning horizontal pada permukaan ventral bulu ekornya. Kemudian bintik-bintik kuning pada permukaan ventral dari bulu utama sayap pada bagian atas berwarna abu-abu dan wajah ada tanda oranye kusam pada masing-masing pipi.

Cockatiels dewasa dimorfik seksual, walaupun untuk tingkat yang lebih rendah jika dibandingkan banyak spesies burung lainnya. Ini hanya dibedakan pada saat mereka sudah moulting pertama. Pada umumnya terjadi sekitar enam hingga sembilan bulan setelah menetas.

Jantan kehilangan bintik-bintik putih atau kuning pembatas dan di bagian bawah bulu ekornya dan sayap. Bulu-bulu abu-abu pada bagian pipi dan bagian atasnya diganti dengan bulu kuning cerah. Lalu tanda oranye pipi menjadi lebih terang serta lebih jelas.

Wajah dan bagian atas betina umumnya sebagian besar akan tetap abu-abu, walau dengan tanda pipi yang oranye. Kemudian, betina yang sering mempertahankan horisontal pembatas di bagian bawah bulu ekornya.

Tak hanya dari fisik, suara dari jantan dewasa pada umumnya lebih keras dan lebih kompleks daripada betina. Jantan punya kemampuan vokal yang hebat dan betina cukup tenang.

Perbedaan burung cockatiel jantan dan betina selanjutnya adalah yang betina lebih agresif dan mereka lebih cenderung mendesis dan menggigit.

Cockatiels Termasuk Burung Sosial

Cockatiels juga merupakan burung yang sangat sosial. Mereka memiliki kebutuhan untuk interaksi sosial. Seekor burung ini akan lebih banyak dekat pada pemelihara tetapi jika Anda tidak banyak di rumah yang terbaik adalah untuk memberi teman dua burung.

Ini merupakan fakta jika dua burung dari jenis kelamin yang sama bergaul sama seperti pasangan campuran. Bahkan lebih bagus lagi apabila burung cockatiels diperkenalkan sementara mereka masih usia muda.

Demikianlah ulasan mengenai perbedaan burung cockatiel jantan dan betina. Semoga bisa bermanfaat bagi anda semua yang membaca ulasan ini.

Komentar Facebook

Komentar Blog