Perawatan Burung Cucak Jenggot Agar Bisa Gacor

Setiap pecinta burung kicauan pastinya ingin memiliki burung peliharaan yang gacor. Seperti memelihara burung kicauan berupa cucak jenggot, pastinya ingin burung peliharaan anda bisa gacor.

Memiliki burung Cucak Jenggot gacor akan begitu membuat pemiliknya merasa bahagia. Khususnya pada saat mendengar kicauannya yang tajam dan merdu.

Burung Cucak Jenggot memang bisa menjadi gacor, sebetulnya ada beberapa metode yang dapat diterapkan oleh pemelihara.

Baik dalam perawatan harian ataupun perawatan khusus untuk burung peliharaan anda tersebut.

Dan pastinya, setiap orang mempunyai metodenya sendiri sendiri termasuk juga rahasia pemeliharaannya.

Pada umumnya pemilik burung kicau ini memakai metode mandi rutin untuk Burung Cucak Jenggot di setiap malam supaya burung menjadi rajin berbunyi atau bisa gacor.

Beberapa pemelihara yang lainnya mungkin saja memperlakukan burung peliharaannya dengan cara yang lain. Misalnya saja dengan pemberian makanan ekstra yang ketat dan untuk perlakuan lainnya.

Di antara sekian banyak rahasia dan juga metode untuk menjadikan Burung Cucak Jenggot dapat jadi gacor atau rajin berbunyi, berikut adalah perawatan burung Cucak Jenggot beberapa diantaranya.

Perawatan Burung Cucak Jenggot Harian

Perawatan Burung Cucak Jenggot
Perawatan Burung Cucak Jenggot

Perawatan burung cucak jenggot harian perlu untuk dilakukan. Untuk Burung Cucak Jenggot, settingan harian ini tidak boleh dilewatkan atau tidak boleh dirubah apabila telah terbiasa.

Sebab hal ini dapat mendatangkan beberapa masalah, misalnya seperti burung yang macet bunyi atau burung yang berubah menjadi stress.

Saat pagi hari antara pukul 06.00 atau pukul 06.30, burung cucak jenggot sebaiknya diangin anginkan selama kurang lebih 30 menit atau satu jam.

Sesudah matahari muncul kurang lebih pukul 07.00, anda dapat menjemur burung selama kurang lebih 1 jam.

Pada saat pukul 08.00 lanjutkan dengan memandikan burung. Baik memakai keramba atau dengan memakai semprotan.

Sesudah burung dimandikan, burung cucak jenggot kembali dijemur selama kurang lebih 1 jam. Sampai bulu burung jadi mengering. Pada waktu menjemur burung, jangan lupa untuk memberikan makanan ekstra.

Pada saat sore hari kurang lebih jam 04.00 anda dapat mengangin-anginkan burung serta memberikannya 1 atau 2 ekor jangkrik. Tidak dianjurkan pemberian jangkrik yang terlalu banyak. Berikanlah secukupnya saja.

Memandikan Burung di Malam Hari

Memandikan Burung Malam Hari
Memandikan Burung Malam Hari

Cara yang lain untuk menjadikan Burung Cucak Jenggot gacor yaitu dengan memandikannya pada malam hari.

Tak hanya pada Burung Cucak Jenggot, burung-burung lain juga terkadang juga memerlukan hal yang sama. Misalnya saja, burung Murai Batu, Burung Lovebird, burung Anis Merah, Anis Kembang, dan lain sebagainya.

Memandikan burung pada tiap malam dapat berdampak sangat positif dan dapat membangkitkan semangat burung supaya rajin berkicau.

Penerapan mandi malam lebih baik dilakukan sejak burung masih muda atau saat burung yang keadaannya masih bakalan.

Tak hanya untuk memancing burung agar rajin berkicau saja, ternyata membiasakan mandi malam juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi burung yang macet bunyi.

Memberikan Makanan Khusus

Selain memakai metode perawatan burung cucak jenggot secara teratur yang baik dengan metode setingan harian atau dengan metode memandikan burung pada saat malam hari.

Kita juga dapat menjadikan burung menjadi gacor dengan memberikan makanan tertentu, atau ramuan, ataupun anda bisa memberikan racikan khusus.

Anda bisa memberikan potongan ahe yang dimasukkan ke dalam perut jangkrik. Apabila burung cucak jenggot yang anda pelihara menggemari jangkrik, Anda dapat mencoba cara ini.

Masukkan jahe yang telah dipotong kecil-kecil (seukuran dengan voer burung) pada bagian dalam perut jangkrik, sebelum jangkrik diberikan kepada burung kesayangan anda. Pemberian jangkrik ini dilakukan pada saat burung sedang dianginkan setelah mandi malam.

Tinggalkan Komentar