Perawatan Burung Cica Kopi Melayu Agar Rajin Berbunyi

Burung cica kopi melayu adalah jenis burung yang juga lebih dikenal dengan nama cucak kopi / kopi-kopi.

Ciri khas burung cica kopi melayu ini yaitu memiliki postur tubuh yang ukurannya hampir sama dengan burung cucak jenggot.

Burung ini juga dikenal memiliki sorot mata yang cukup tajam. Yang mana untuk bentuk paruhnya melengkung. Itulah yang menjadikan penampilannya terlihat lebih garang.

Perawatan burung cica kopi melayu ini sebenarnya relaif sederhana di dalam kesehariannya. Apabila anda melakukannya secara teratur dapat menjadikannya lebih rajin berbunyi.

Selama ini, burung cica kopi melayu ini lebih sering dianggap sebagai burung kicauan alternatif yang ada di rumah.

Meskipun suara kicauannya yang dikeluarkan dianggap monoton, burung cica kopi ( Pomatorhinus montanus) memiliki siulan-siulan khas yang bisa dipergunakan untuk masteran.

Perawatan Burung Cica Kopi Melayu

Perawatan Burung Cica Kopi Melayu
flickr.com

Perawatan burung cica kopi melayu sebenarnya bisa dilakukan secara sederhana. Akan tetapi, untuk menjadikannya lebih rajin berbunyi, perawatan hariannya sebaiknya dilakukan dengan rutin dan juga teratur.

Ini adalah bentuk perawatan harian burung cica kopi melayu yang bisa diterapkan untuk memancingnya agar bisa menjadi lebih rajin berbunyi.

Keluarkan Burung Saat Pagi Hari

Sebaiknya anda mengeluarkan burung pada waktu pagi-pagi hari sekali atau pada saat menjelang terbitnya matahari.

Tak hanya itu saja, sebaiknya anda semua menggantungkan sangkarnya di area yang terpapar langsung oleh sinar matahari pagi.

Cahaya matahari pagi juga mempunyai banyak seklai manfaat untuk seluruh mahluk hidup, tak terkecuali burung peliharaan anda.

Penjemuran Burung Cica Kopi Melayu

Burung Cica Kopi Melayu
gado2ceritaku.blogspot.com

Perawatan burung cica kopi melayu bisa dilakukan dengan melakukan penjemuran. Melakukan penjemuran burung secara rutin pada saat pagi hari dapat membantu menjaga stamina dan juga menjaga kondisinya.

Namun, untuk durasi penjemurannya cukup 1 sampai dengan 2 jam. Yang mana itu bisa dimulai sejak matahari terbit.

Setelah melakukan penjemuran, burung sebaiknya dimandikan dengan cara disemprot sampai basah kuyup atau dengan memakai karamba mandinya.

Ketika burung diangin-anginkan yang tujuannya untuk mengeringkan bulu-bulunya yang basah, anda bisa berikan pakan tambahan / EF.

Berikanlah makanan tambahan berupa kroto sebanyak satu cepuk. Beberapa menit selanjutnya, burung dijemur selama 10 menit, sambil diberi 3 sampai dengan 5 ekor jangkrik dan 2 ekor ulat hongkong.

Ketika siang sampai sore hari, sangkarnya bisa anda letakkan di tempat teduh. Untuk merangsangnya supaya bisa lebih cepat berbunyi, anda bisa menggantungkan sangkarnya berdampingan dengan burung peliharaan lain di rumah.

Sore hari kurang lebih sekitar pukul 16.30 sampai dengan 17.30, burung sebaiknya dijemur di bawah sinar matahari yang hangat dan tidak begitu terik.

Anda bisa memberikan 2 sampai dengan 3 ekor jangkrik dan 1 ekor ulat hongkong.

Jaga Kebersihan Sangkar dan Pakan

Sesudah sangkar dibersihkan dari kotoran, masukkan burung ke dalamnya. Selanjutanya bisa disimpan di dalam rumah supaya beristirahat total hingga esok harinya.

Tak hanya pakan tambahan berupa serangga, perawatan burung cica kopi melayu juga perlu diberi pakan voer dan buah-buahan setiap hari.

Anda bisa memilih voer yang terdapat kandungan protein tinggi, atau bisa juga dengan memakai voer ayam.

Sedangkan untuk buah-buahan diberikan dengan bervariasi di tiap harinya agar tidak merasa bosan dengan makanannya.

Jika dilakukan dengan rutin dan teratur, perawatan burung cica kopi melayu sederhana seperti itu bisa membuat burung tersebut menjadi rajin bunyi. Yang terpenting anda harus bisa sabar dan telaten dalam melakukan perawatan.

Tinggalkan Komentar