Penyebab Lovebird Sulit Bertelur yang Perlu Anda Tau

Lovebird merupakan salah satu jenis burung yang monomorfik seksual, dengan sifat itu terkadang pemelihara burung kerap sekali salah dalam membedakan antara burung jantan dan betina.

Antara pejantan dan betina memang bisa dikatakan mirip sekali. Hanya saja yang membedakan keduanya hanyalah jenis kelaminnya serta pada beberapa corak warnanya saja.

Ketika berada di alam liar Lovebird dikenal mudah sekali bertelur dan mengeram. Selama indukan masih produktif, hal ini akan berlangsung terus-menerus. Akan tetapi di dalam penangkaran terkadang dijumpai masalah lovebird sulit bertelur.

Jika sudah seperti itu biasanya pemelihara Lovebird mulai gelisah, khususnya mereka yang baru terjun ke penangkaran Lovebird.

Selain itu permasalahan yang datang punberbagai macam, mulai dari Lovebird sulit dijodohkan, induk betina tidak mau bertelur, sampai indukan membuang telurnya sendiri.

Masalah Lovebird Sulit Telur

Masalah Lovebird Sulit Telur
Masalah Lovebird Sulit Telur

Lovebird tidak bisa bertelur merupakan masalah klasik untuk para pemula yang baru saja menangkarkan lovebird. Lovebird tampak kawin akan tetapi sesudah kita menunggu kurang lebih 10 hari lamanya burung betina tak kunjung bertelur.

Penyebab Lovebird Sulit Bertelur

Ternyata selain salah ketika membedakan jenis kelamin antara jantan dan juga betina, terdapat beberapa penyebab lovebird sulit bertelur yang lainnya.

Penyebab Lovebird Sulit Bertelur
Penyebab Lovebird Sulit Bertelur

Adapun penyebab lovebird sulit untuk bertelur adalah sebagai berikut:

1. Usia betina

Penyebab lovebird sulit bertelur bisa jadi karena burung tersebut masih belum siap untuk bertelur. Apabila Anda menjodohkan indukan yang masih muda maka kemungkinannya sangat kecil untuk sang betina bisa memiliki telur.

Apabila Anda ingin betina yang cepat bertelur maka anda bisa memilih betina dengan usia yang matang. Usia yang pas yaitu kurang lebih 10 bulan untuk yang jenis non klep dan 1 tahun untuk yang jenis klep.

Agar bisa memiliki telur betina memang sebaiknya punya usia yang matang. Sehingga apabila Anda ingin mengambil calon indukan betina maka pilihlah betina dengan umur yang matang seperti di atas.

2. Jenis betina

Anda dapat memilih lovebird jenis klep dan non klep untuk dijadikan betina, sebab jenis ini begitu memungkinkan untuk bertelur.

Namun, Anda jangan pernah mencoba mengawinkan indukan jantan Anda dengan betina yang berjenis semi klep. Sebab untuk jenis ini memiliki sifat mandul atau infertil.

Sehingga apabila Anda mengawinkan pejantan Anda dengan betina jenis ini maka pastinya tidak bisa menghasilkan telur.

Namun, Anda dapat mengganti jenis betina itu dengan jenis klep atau pun jenis non klep supaya dapat menghasilkan telur.

3. Usia belum mapan

Usia ideal lovebird yang sudah siap kawin yaitu sekitar 7 sampai dengan 12 bulan, itupun lovebird telah memasuki masa birahi.

Jika lovebird belum cukup mapan dan telah birahi, maka hal ini bisa menjadikan lovebird bertelur akan tetapi embrio dalam telur kosong.

4. Egg binding

Ada juga lovebird tidak dapat mengeluarkan telurnya sebab telur yang ada dalam perut lovebird menempel dalam dinding rahim.

Egg binding adalah permasalahan pada lovebird dimana telur lengket dan burung tidak dapat mengeluarkan telurnya sebab postur burung yang kecil.

Permasalahan seperti ini dapat menjadi serius jika tidak segera ditangani. Untuk telur lengket yang tidak dapat keluar bisa mengakibatkan hipotermia yang membuat kotoran tidak dapat keluar dan akhirnya bisa menjadikan burung mati.

5. Sesama jenis

Penyebab lovebird sulit bertelur yaitu dikarenakan burung lovebird yang termasuk monomorfik seksual yang artinya jantan dan betina mirip secara bentuk serta posturnya.

Sehingga meskipun tampak melakukan perkawinan lovebird tidak akan bisa menghasilkan telur.

Komentar Facebook

Komentar Blog