Mengetahui Bahaya Penyakit Aratan Pada Burung Pleci

Dalam mememelihara burung peliharaan khususnya burung pleci, anda harus selalu bisa waspada.

Salah satunya harus waspada pada penyakit yang bisa kapan saja mengancam kesehatan dan juga bisa mengakibatkan burung pleci peliharaan anda mati.

Apabila burung tersebut punya daya tahan tubuh yang kuat, mungkin saja penyakit yang datang tersebut tidakakan mudah menyerang.

Akan tetapi apabila burung yang anda pelihara sedang tidak fit, maka kondisinya akan terus memburuk. Apalagi pada burung yang sedang mengalami proses mabung. Karena burung mabung biasanya dalam kondisi yang lemah.

Penyakit Aratan Pada Burung Pleci

Penyakit Aratan Pada Burung Pleci
Penyakit Aratan Pada Burung Pleci

Terkadang pemelihara pleci menjumpai burungnya saat sore dikerodong keadaan sehat dan pagi harinya sudah mati.

Ternyata hal tersebut disebabkan oleh penyakit aratan yang mengakibatkan burung kehilangan daya tahan tubuh yang bisa menjadikan burung lemas, lumpuh dan akhirnya mati.

Akan tetapi jika saat kondisi burung mulai lumpuh, burung masih dapat diselamatkan dengan berbagai macam pengobatan, meski yang berhasil tidak banyak sebab penyelamatan yang terlambat.

Burung yang tampak aktif dan lincahterkadang belum tentu sehat, mungkin sebenarnya menahan rasa sakit dari dalam yang tidak bisa dilihat dari luar.

Maka dari itu anda sebagai penghobi dan juga pemilik seharusnya memiliki bekal ketrampilan untuk mengetahui keadaan burung anda.

Agar tidak terlambat dalam memberikan upaya penyelamatan, maka sebaiknya anda harus mengetahui ciri penyakit aratan pada burung pleci terlebih dulu.

Ciri- ciri Penyakit Aratan Pada Burung Pleci

Mata pleci yang sakit warnanya akan berubah menjadi kemerahan, sayu, dan juga sering dipejamkan yang selanjutnya akan bengkak.

Hidung berlendir dan juga sering buka paruh karena sesak nafas serta bulu pada sekitaran hidung kotor. Sebab sering di gesek-gesekan itu tandanya pleci anda kekurangan vitamin serta terserang radikal bebas.

Cuaca juga bisa membuat burung pleci anda juga jatuh sakit, virus yang dibawa dari cuaca ketika burung anda kekurangan stamina membuat penyakit mudah menyerang.

Bulu juga tampak kusam dan juga kusut. Pleci yang sakit sayapnya akan menurun baik samping atau satu bagian saja.

Nafsu makan menurun, selain itu berat tubuhnya juga akan mengalami penurunan.

Keseimbangan burung terganggu, contohnya saja ketika bertengger seringkali jatuh atau sempoyongan.

Burung pleci yang terkena penyakit aratan akan menjadi malas berkicau dan tubuhnya juga kan terlihat lemas, loyo dan tidak bergairah sama sekali.

Penyebab Penyakit Aratan Pada Burung Pleci

Penyebab Penyakit Aratan Pada Burung Pleci
Penyebab Penyakit Aratan Pada Burung Pleci

Virus dan Bakteri

Virus dan juga bakteri ini tidak harus berasal dari luar kandang. Terkadang virus tersebut sudah berada di kandang, namun tidak muncul gejala penyakit.

Sebab keadaan dan daya tahan Pleci bagus atau kondisi dari bakteri atau virus tersebut berada dalam kondisi yang relatif lemah.

Jika keseimbangan ini diganggu, seperti halnya perubahan cuaca, maka bisa jadi akan muncul penyakit yang lebih serius yang mungkin bisa kita hawatirkan, salah satunya penyakit aratan ini.

Sangkar

Penyakit biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri. Dan sangkar hanya sebagai perantara tempat virus atau bakteri tersebut berada untuk sementara.

Apabila sangkar telah ditempati oleh virus atau bakteri, penyakit bisa siap dan kapan saja menyerang burung penghuni sangkar tersebut khususnya ketika burung yang keadaannya kurang fit.

Cuaca

Tidak ada yang dapat menyalahkan cuacayang terjadi di setiap harinya. Jadi kita harus bisa lebih pintar dalam memperhatikan kesehatan burung ketika musim yang terkadang tidak menentu.

Ketika musim panas dan musim hujan sebaiknya perawatannya harus disesuaikan.

Tinggalkan Komentar