Nuri, Burung Cantik Berkicau Merdu

Nuri Tanimbar - binatangpeliharaan.org
Nuri Tanimbar – binatangpeliharaan.org

Nuri merupakan salah satu burung yang kicauannya banyak digemari para pecinta hewan unggas.

Tidak hanya merdu, Nuri bahkan bisa menirukan suara yang pernah ia dengar dan berbicara selayaknya manusia jika dilatih secara khusus.

Keunikan burung cantik ini terletak pada warna bulunya yang terang, beragam dan kontras.

Di Indonesia, Nuri banyak ditemukan di bagian timur seperti daerah Maluku, Sulawesi, Papua, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Habitat Nuri adalah hutan-hutan tropis dengan pepohonan tinggi. Nuri senang bertengger di dahan pepohonan serta memakan buah Matoa, biji palem, pohon sagu, dan tanah.

Semua makanan tersebut merupakan sumber kalsium yang dapat memperkuat tulang dan melebatkan bulu.

Burung Adalah Burung Yang Cerdas

Burung Nuri juga dikenal sebagai burung yang cerdas dengan daya ingat tinggi. Daya ingat tinggi inilah yang membuat Nuri mampu menirukan suara yang pernah ia dengar.

Karena daya ingat ini pula, Nuri dianggap sebagai burung paling pintar seperti Burung Beo yang mampu menirukan ucapan dan berbicara selayaknya manusia.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, keunikan Nuri terletak pada warna tubuhnya yang berwarna-warni.

Pada dasarnya warna dominan bulu Nuri adalah merah, sedangkan warna tambahan pada bagian bulu kepala ada yang berwarna biru, hijau, dan kuning.

Burung Nuri memiliki postur tubuh sedang dengan panjang tubuh sekitar 30 cm. Kepala Nuri cenderung besar dengan paruh bengkok ke bawah. Sedangkan kakinya kuat dan melengkung sebagaimana kaki burung-burung yang habitatnya di dahan pohon tinggi.

Burung Nuri - pixabay.com
Burung Nuri – pixabay.com

Sama seperti burung lainnya, burung Nuri berkembang biak dengan cara bertelur.

Musim kawin burung Nuri biasanya terjadi saat musim hujan. Saat itu Nuri jantan akan membuat sarang di atas pohon sebagai tempat bertelur Nuri betina. Saat bertelur, Nuri betina bisa mengeluarkan hingga 5 butir telur.

Jika biasanya hewan betina yang mengerami telur, pada Nuri si jantanlah yang mengerami telur hasil perkembangbiakan pada musim kawin. Nuri jantan akan mengerami telur sampai telur tersebut menetas.

Biasanya telur burung cantik ini akan menetas setelah 15 minggu. Unik bukan?

Tidak heran jika hewan cantik ini banyak diburu untuk diperjualbelikan.

Perawatan Burung Nuri

Jika Anda tertarik untuk memelihara Nuri, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Di antaranya,

  • Nuri tidak suka diletakkan di sangkar tertutup. Jadi sebisa mungkin, letakkan Nuri di kandang terbuka yang terdiri dari pipa panjang dari besi atau plastik dan rantai untuk mengikat kaki Nuri agar tidak terbang.
  • Untuk memandikan Nuri, Anda hanya perlu menyemprotkan air secara rutin setiap hari. Usahakan saat menyemprot tidak mengenai bagian dalam telinga burung. Saat mengeringkan, daripada menggunakan hairdryer lebih baik Anda menjemur Nuri agar terkena sinar matahari langsung. Jemur Nuri saat matahari pagi sedang bersinar agar bulu burung tersebut tetap indah dan cemerlang.
  • Perhatikan waktu makannya burung Nuri. Burung ini akan mengoceh keras saat kelaparan atau kehausan. Usahakan untuk rutin memberi makan Nuri pada jam tertentu. Nuri yang dirawat di rumah biasanya menyukai buah pisang atau sayuran.

Jadi, apakah Anda tertarik untuk merawat Nuri?

Meskipun termasuk hewan favorit dan banyak dimiliki oleh para pecinta burung, Nuri merupakan salah satu burung yang populasinya semakin lama semakin menurun dan mulai jarang terlihat di habitat aslinya.

Karena itulah, sebagai pecinta burung sudah menjadi kewajiban kita untuk turut serta dalam melestarikan populasi burung-burung di Indonesia.

Hindari dan cegah perburuan liar agar kelak anak cucu kita bisa melihat keindahan burung Nuri yang mengagumkan dan kicauannya yang merdu serta unik.

Semoga informasi di atas bermanfaat.

Tinggalkan Komentar