Tips Merawat Murai Batu agar Tetap Berkicau Merdu

Apakah Anda pernah mendengar kicau merdu burung murai batu? Murai batu adalah jenis burung yang memiliki suara indah dan nyaring. Murai batu pandai berkicau dengan berbagai warna suara. Tidak heran, banyak pencinta burung menjadikannya burung andalan saat kompetisi atau lomba kicau burung.

Apakah semua murai batu mengeluarkan kicauan yang merdu?

Murai Batu
Murai Batu

Banyak jenis murai batu yang tersebar di Indonesia. Tapi, hanya beberapa jenis yang menjadi kesayangan pencinta burung. Jenis-jenis murai batu tersebut, yaitu murai batu Medan, murai batu Nias, murai batu Borneo, dan murai batu Aceh.

Murai batu asal Medan merupakan jenis yang paling digemari pencinta burung. Pasalnya, murai batu Medan memiliki suara yang melengking dan nyaring. Suara murai batu Medan adalah suara paling merdu dibandingkan jenis murai batu lainnya. Uniknya lagi, ekor murai batu Medan dapat memanjang hingga 30 cm.

Lalu, bagaimana cara menjaga kemerduan suara murai batu?

Suara Merdu Murai Batu
Suara Merdu Murai Batu – Wikipedia.org

Merawat murai batu tidak mudah karena membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Meskipun terkenal sebagai burung bersuara merdu, murai batu memiliki pita suara berbeda-beda. Ada yang pita suaranya tinggi, beberapa memiliki pita suara rendah. Tapi, pita suara rendah bukan berarti burung tersebut tidak berkicau dengan merdu.

Anda perlu melakukan upaya keras supaya burung murai batu mau berkicau. Berikut ini beberapa tip khusus agar murai batu tidak malas bersuara.

  • Mengeluarkan Murai Batu di Pagi Hari

Aktivitas pertama yang harus Anda lakukan secara rutin, yaitu mengeluarkan murai batu dari sangkarnya setiap jam 6 pagi. Biarkan murai batu menghirup udara segar dan berkicau sesuka hati. Setelah itu, murai batu harus dimandikan. Sambil menunggu proses mandinya, bersihkan kandangnya dan siapkan pakan yang baru.

  • Meletakkan Murai Batu di Kandang Umbaran

Tahapan selanjutnya, yaitu meletakkan murai batu ke dalam kandang umbaran. Murai batu yang diletakkan di dalam kandang umbaran akan lebih atraktif. Hal ini dapat melatih murai batu untuk mengeluarkan suara yang lebih nyaring.

  • Berikan Pakan Berkualitas

Pakan merupakan faktor penunjang kualitas suara murai batu. Jenis pakan yang diberikan harus mengandung nutrisi. Salah satu pakan burung kicau yang berkualitas, yaitu kroto. Kroto adalah telur semut rangrang yang belum menetas. Kroto mengandung protein tinggi sehingga bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan burung kicau.

Habitat murai batu ada di hutan alam yang lebat. Mulanya, murai batu banyak dijumpai di daratan Pulau Sumatera. Kini, murai batu telah menyebar ke seluruh Indonesia. Sayangnya, burung yang disebut kucica hutan ini mulai langka.  Itulah sebabnya, murai batu harus dilindungi di suaka alam dan margasatwa.

Tinggalkan Komentar