Tips Merawat Lovebird bagi Pemula

Merawat lovebird membutuhkan pengetahuan khusus. Jika seorang pemula yang baru pertama kali merawat lovebird tidak memiliki pengetahuan dasar tentang perawatan burung, rasa cintanya pada burung mungil dan berwarna cantik ini justru dapat menjadi petaka. Tips merawat lovebird berikut dapat membantu pemula menghindari petaka tersebut.

  • Kenali karakter lovebird!

Lovebird – pixabay.com

Lovebird adalah burung beo kecil dan cukup populer di kalangan pencinta burung tanah air. Si mungil cukup digemari karena memiliki warna bulu cerah dan kicau seperti kekek panjang. Kombinasi warna dan kicau lovebird akan mengingatkan orang akan kehidupan desa yang tenang. Ya, lovebird memang dapat ditemukan di alam bebas Indonesia.

Namun, lovebird memiliki karakter khusus. Seperti namanya, burung ini sangat mencintai pasangannya dan menjadi agresif pada musim kawin. Jadi, memelihara lovebird sebaiknya tidak hanya satu, melainkan sepasang. Terutama jika lovebird telah berusia lebih dari sepuluh bulan dan telah memiliki pasangan!  

  • Beli lovebird yang sudah ‘jadi’!

Lovebird – pixabay.com

Menjinakkan burung tidak mudah; dibutuhkan pengalaman dan kesabaran untuk melakukannya. Pencinta burung pemula akan kesulitan jika memelihara burung yang ‘belum jadi’ atau bakalan. Lovebird juga bukan pengecualian.

Orang yang sudah biasa memelihara burung pun belum tentu mau membeli lovebird bakalan. Harga belinya memang lebih murah, tapi melatihnya membutuhkan waktu paling cepat satu tahun. Itu pun kalau pemiliknya mampu merawat dan melatihnya dengan baik.

Membeli lovebird ‘isian’ atau sudah ‘jadi’ lebih direkomendasikan bagi pemula. Lovebird ini sudah cukup dirawat dan dilatih oleh orang yang lebih berpengalaman. Biasanya pemilik hanya tinggal merawat lovebird ini dengan baik untuk membuatnya semakin gacor.

  • Berikan makanan ini!

Bunga matahari – pixabay.com

Lovebird yang hidup di alam bebas merupakan hewan omnivora. Ia memakan biji-bijian, buah-buahan, dan terkadang juga serangga. Saat dijadikan peliharaan, lovebird tetap memerlukan nutrisi dari ketiga jenis makanan tersebut.

Untuk membuat lovebird semakin gacor, burung kecil ini sebaiknya diberi makan biji bunga matahari, jagung muda, dan buah apel. Kicau mania juga dapat menambahkan suplemen atau multivitamin burung yang banyak diperjualbelikan. Untuk air minum lovebird, air matang lebih baik digunakan daripada air mentah karena lebih steril.

Lovebird muda perlu sering diberi makanan agar tumbuh sehat, tetapi lovebird yang sudah dewasa hanya perlu diberi makan sehari dua kali setiap pagi dan sore. Wadah tempat makanan dan minuman harus dibersihkan setiap hari untuk menjaga kebersihannya.

  • Makanan ini harus dihindari

Apel Segar – pixabay.com

Buah apel baik bagi lovebird tapi biji apel justru berbahaya karena mengandung sianida. Walaupun rendah, konsentrasi sianida dalam biji apel dapat berakibat fatal bagi lovebird. Jadi, saat memberi lovebird buah apel, pastikan buahnya telah dikupas dan dibuang seluruh bijinya ya!

Makanan lain yang tidak boleh diberikan pada lovebird adalah avokad, cokelat, dan bawang putih. Dalam daging buah avokad, ada zat persin yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Cokelat juga berbahaya karena memengaruhi kinerja saraf pusat burung. Memakan bawang putih akan menyebabkan burung mengalami anemia hemolitik, yaitu sel darah merah rusak sebelum waktunya. Jika bawang putih yang dimakan cukup banyak, anemia hemolitik yang dialami burung dapat berujung pada kematian.

  • Bersihkan burung dan sangkarnya secara rutin!

lovebird – pixabay.com

Agar lovebird tetap sehat, kandang harus dibersihkan lima hari atau seminggu sekali. Kotoran dan sisa makanan di lantai sangkar harus dibersihkan. Dinding sangkar harus ikut dibersihkan karena di sana bakteri dapat berkembang biak dengan mudah. Menjemur lovebird bersama dengan sangkarnya juga bagus untuk dilakukan, terutama jika lovebird baru saja dimandikan. Hal ini akan membantu lovebird merasa hangat sekaligus mengeringkan sangkar.

Itulah tips merawat lovebird yang dapat diikuti oleh pemula. Sudah siap melakukannya?

Tinggalkan Komentar