Mengetahui Karakteristik Burung Pintailed Whydah Yang Unik

Burung finch adalah burung bertubuh kecil yang memiliki banyak jenis. Dari mulai burung zebra finch, strawberry finch atau ada lagi burung emprit jepang. Masing masing jenis burung finch tersebut memiliki keistimewaan tersendiri.

Dari berbagai macam jenis burung finch yang sebagian besar burung tersebut berekor pendek, ternyata ada yang jenisnya punya bulu ekor cukup panjang. Jenis burung ini bernama Pintailed whydah (Vidua macroura).

Tak hanya pada bagian ekornya yang panjang, keunikan lain dari jenis burung finch ini yaitu perilakunya yang mirip dengan burung kedasih. Sebab burung ini gemar menitipkan telurnya pada sarang finch jenis lain.

Karakteristik Burung Pintailed Whydah

Karakteristik Burung Pintailed Whydah
Karakteristik Burung Pintailed Whydah

Ketika sedang tidak musim kawin, ekor pintailed whydah ini hanya sepanjang 12 sampai dengan 13 cm saja.

Akan tetapi pada saat memasuki musim kawin itulah ekor burung ini akan bertambah panjang lagi sampai menjadi lebih dari 20 cm.

Tidak hanya itu saja, Karakteristik Burung Pintailed Whydah lain yaitu pada bagian bulu-bulu di tubuhnya akan berubah menjadi lebih cerah. Dengan demikian bisa menambah kecantikan dari jenis burung finch ini.

Akan tetapi, meskipun burung ini berbulu cantik, jenis finch ini tidak bisa merawat anak-anaknya sendirian.

Seperti halnya pada burung kedasih/cingcuing, pintailed whydah ini sifatnya memang parasit. Yang mana burung ini akan menitipkan telurnya pada sarang burung yang lain, khususnya jenis Estrildid finches.

Namun untuk sifatnya masih terbilang cukup ramah dan tidak begitu licik. Sebab burung ini tidak menghancurkan telur lain yang sudah ada seperti halnya sifat yang dimiliki oleh burung kedasih.

Perbedaan Pintailed Whydah Jantan dan Betina

Untuk mengetahui perbedaan dari Pintailed whydah jantan dan betina bisa dikatakan mudah jika diamati dari penampilannya.

Karakteristik Burung Pintailed Whydah jantan mempunyai bagian punggung dan mahkota berwarna hitam gelap dengan warna ekor yang hitam dan tampak memanjang.

Sayapnya yang berwarna hitam bergaris putih. Kemudian pada bagian paruhnya berwarna merah terang.

Burung yang betina sebagian besar berwarna abu-abu kecoklatan dengan dilengkapi garis pucat dengan ekor pendek seperti halnya finch kebanyakan.

Pintaled whydah juga termasuk jenis burung teritorial yang bisa bersifat sangat agresif. Mereka juga bisa menyerang burung apa pun yang akan memasuki wilayah kekuasaannya.

Meskipun burung ini bersifat parasit, akan tetapi pada saat tidak menemukan sarang finch lainnya, burung betina selanjutnya akan menyusun sarangnya serta akan merawat anak-anaknya sendirian.

Sebab dengan alasan itu pula spesies ini sering dijuluki sebagai widow bird atau burung janda.

Habitat Burung Pintailed whydah

Habitat Burung Pintailed whydah
Habitat Burung Pintailed whydah

Pin-tailed whydah ini bentuk tubuhnya menang tampak unik sekali. Sebab dipercantik dengan ekor yang panjang, dan suara kicauan yang bisa dimanfaatkan untuk memaster burung lainnya. Untuk habitat jenis burung ini banyak ditemukan di benua Afrika.

Walaupun demikian, pintailed whydah banyak sekali dijumpai di negara-negara Asia dan juga di Eropa sebagai burung peliharaan. Sebab suaranya yang cukup merdu dan juga sangatlah bervariasi.

Makanan utamanya yaitu berupa biji-bijian, buah dan sayur-sayuran. Akan tetapi pada saat dipelihara burung ini sebaiknya selalu memperoleh grit dan asupan kalsium dari tulang sotongnya.

Kicauan atau suara yang dikeluarkan oleh burung Pin-tailed whydah juga terdengar bervariasi dengan beberapa irama atau lagu yang cukup cepat.

Apabila suara kicauan mereka jika ditiru oleh burung kicauan lainnya tentu akan menjadikan satu nilai lebih untuk jenis burung tersebut.

Tinggalkan Komentar