Mengetahui Ciri Ciri Burung Pleci Over Birahi

Over birahi merupakan salah satu permasalahn pada burung yang mana keadaan burung tersebut mengalami birahi yang berlebihan. Birahi memang penting dan harus ada, tapi tidak baik jika berlebihan.

Semua jenis burung kicauan yang dipelihara oleh manusia di dalam sangkar dapat mengalami over birahi (OB). Jika keadaan seperti itu dialami oleh burung rumahan. Dan untuk pemeliharanya biasanya tidak terlalu resah.

Akan tetapi jika hal tersebut terjadi pada burung lomba, pemilik dan juga perawatnya pasti merasa khawatir.

Sebab dapat berpengaruh pada performanya di lapangan, bahkan burung juga sering sekali tidak mau nampil.

Burung pleci mengeluarkan kicaunnya dengan gacor dan suara lantangnya, hal tersebut juga disebabkan oleh birahinya burung itu sendiri.

Untuk burung Pleci yang birahinya kondisi stabil dan tetap terkontrol, maka akan lebih ngotot hingga saat satu sesi lomba selesai.

Masalah birahi memang terkadangmenjadikan pemeliharanya merasa bingung, akan tetapi anda sebagai pemilik yang merawat pleci sebaiknya dapat mengatasinya.

Burung yang kita pelihara rentan mengalami over birahi sebab faktor makanan berupa extra fooding (EF) hewani serta dipengaruhi juga oleh faktor perawatan.

Ciri Ciri Burung Pleci Over Birahi

Ciri Ciri Burung Pleci Over Birahi
Ciri Ciri Burung Pleci Over Birahi

Ciri ciri burung pleci over birahi yang pertama yaitu burung pleci sering mengepakan sayap sambil loncat kesana kemari seakan akan burung tersebut sedang mencari pasangannya.

Pada umumnya terlihat sambil mengeluarkan bunyi cir….. cir…. cir…. Maupun dengan istilah lain ngelecir.

Hal ini pada umumnya dialami oleh burung pleci yang setingannya dengan memakai pleci di dalam menaikan birahinya sebelum burung pleci tersebut diikutkan lomba.

Kemudian untuk ciri ciri burung pleci over birahi yang selanjutnya yaitu biasanya terlehat lebih agresif.

Tidak hanya lebih agresif di dalam berbunyi, akan tetapi juga lebih lincah loncat sana loncat sini seakan akan burung merasa tidak betah pada tangkringan yang ada pada sangkar.

Menjeruji juga termasuk ciri ciri burung pleci over birahi. Yang mana pleci lebih suka nempel pada jeruji jika dibandingkan menempel pada tangkringan.

Padahal umumnya tidak pernah seperti itu. Burung pleci juga tampak seperti ingin kabur dan terbang bebas ke alam liar maupun terbang ke sangkar lain.

Mandi pada waktu lomba juga termasuk pleci yang mengalami over birahi. Pleci yang mandi ketika digantanganpastinya sangat tidak diinginkan.

Pleci mandi ketika lomba itu disebabkan suhu tubuhnya yang naik. Pada umumnya dipengaruhi oleh pemberian makanan tambahan hewani yang jumlahnya berlebihan.

Apabila keadaan seperti itu dibiarkan, maka performa pleci yang mengalami OB akan turun. Seperti halnya, burung yang tadinya gacor bisa menjadi berkurang kegacorannya.

Pleci yang pada awalnya rajin ngalas, ngerol sambil buka paruh, maka akan berubah menjadi lebih sering ngeriwik, loncat-loncat, dan juga terlihat memanggil-manggil.

Menurunkan Birahi Burung Pleci

Menurunkan Birahi Burung Pleci
Menurunkan Birahi Burung Pleci

Cara mengatasi masalah ini pada saat lomba dimulai dari perawatan pleci beberapa hari sebelum burung dilombakan.

Burung yang akan dilombakan sebaiknya minimal 3 hari sebelum lomba sudah dipersiapkan.

Birahi burung pleci juga bisa diatur oleh pemiliknya masing – masing, yakni dengan mengenali karekteristik pleci tersebut.

Dari mulai H-3 burung pleci birahinya dinaikkan, selanjutnya diistirahatkan dengan maksud memendam birahinya.

Birahi pada burung pleci disimpan hingga akhirnya akan meledak dan performa nya maksimal dan tampak tak ada lelahnya dilapanagan.

Ketelatenan dari pemelihara menjadi salah satu faktor naik turunnya birahi pada burung pleci. Sedikit kesalahan saja akan menjadikan burung pleci over birahi atau birahinya menjadi tidak stabil.

Komentar Facebook

Komentar Blog