Mengenal 6 Species Burung Kipasan Yang ada Di Indonesia

Burung kipasan adalah jenis burung cantik yang punya puluhan spesies. Suara kicauannya yang merdu menjadikan burung kipasan kerap dimanfaatkan sebagai burung masteran.

Untuk burung kipasan / fantail termasuk jenis burung pemakan serangga yang cukup dikenal aktif. Beberapa spesies bahkan juga dikenal aktif bergerak, walaupun saat itu burung sedang bertengger. Mereka sering terlihat mengibaskan ekornya yang tampak seperti kipas.

Species Burung Kipasan
Species Burung Kipasan

Dengan panjang tubuh kurang lebih 15 sampai dengan 18 cm, burung kipasan tampak lincah bermanuver di udara dengan memakai kedua sayap serta gerakan ekornya yang akan mekar pada saat mengejar serangga yang terbang.

Species Burung Kipasan

Di seluruh dunia kurang lebih ada 48 spesies burung kipasan yang tersebar di kawasan Australasia, Asia Tenggara, serta India. Beberapa spesies burung kipasan memiliki suara kicauan cukup menarik.

Banyak yang memelihara burung kipasan ini sebab kicaunnya yang merdu. Berikut ini 6 species burung kipasan yang bisa anda ketahui.

Burung Kipasan Bukit

Burung kipasan bukit adalah species burung kipasan yang panjang tubuhnya sekitar 18 cm, dengan tubuh dipenuhi warna abu dan putih.

Tubuh bagian atas berwarna biru abu-abu gelap serta ada alis putih yang lebar mulai dari pangkal paruh sampai dengan bagian atas matanya.

Ekor berwarna abu-abu gelap yang memiliki ujung putih yang lebar. Kipasan bukit juga termasuk burung endemik di Pulau Jawa.Burung ini juga dilindungi, jadi jangan sampai burung ini diburu secara liar.

Kipasan Dada Lurik

Burung kipasan dada-lurik cirinya yaitu memiliki panjang tubuh sekitar 17 sampai dengan 18 cm. Tubuhnya berwarna abu-abu, sedangkan tenggorokan berwarna putih mencolok, kerah jelaga, dan bulu ekor terluar warnanya putih.

Adapun tubuh bagian bawah punya warna bervariasi sesuai dengan ras / subspecies. Akan tetapi biasanya pucat kekuningan. Spesies ini juga cenderung kurang aktif dan jarang mengipaskan ekornya seperti halnya jenis burung kipasan lainnya. Kipasan dada-lurik punya wilayah persebaran mulai dari Timor, Papua, serta wilayah Australia.

Kipasan Dwiwujud

Species burung kipasan selanjutnya yaitu burung kipasan dwiwujud. Cirinya memiliki panjang tubuh sekitar 16 cm.

Bulu–bulu tubuhnya berwarna cokelat pucat, dengan tunggir serta punggung bawah berwarna merah karat, yang begitu kontras dengan warna cokelat pucat di bagian atas punggung, kepala, serta bagian tenggorokannya.

Kipasan dwiwujud juga cukup aktif bergerak dan skerap tampak mengipaskan ekornya. Spesies ini hanya dapat anda jumpai di Pulau Papua, seperti halnya di Papua Nugini.

Burung Kipasan Gunung

Burung kipasan gunung memiliki panjang tubuh sekitar 18 cm. Sebagian besar tubuhnya berwarna gelap. Akan tetapi saat terkena sinar matahari, bulu-bulunya terlihat berwarna abu-abu tua.

Bagian alis, tenggorokan, dagu, serta pada bagian ujung ekornya berwarna putih. Spesies ini juga punya wilayah persebaran mulai dari Himalaya sampai dengan Indochina, Kalimantan serta Sumatera.

Kipasan Mutiara

Burung kipasan mutiara termasuk species burung kipasan yang wilayah persebaran cukup luas. Panjang tubuhnya sekitar 18 cm. Alisnya berwarna putih.

Pada bagian sayap juga ada garis-garis berwarna putih. Bagian dada berwarna abu-abu, dengan bintik putih seperti halnya mutiara. Adapun pada bagian ujung bulu ekor terluarnya berwarna putih dan lebar.

Kipasan Semak Bayan

Nah, untuk jenis burung kipasan yang ini panjang tubuhnya sekitar 17 cm. Bentuk bulunya juga tampak seperti terkoyak / tercabik. Warna tubuh juga telah didominasi cokelat jelaga, dengan bulu ekor panjang dengan warna hitam.

Burung Kipasan Semak Bayan
Burung Kipasan Semak Bayan

Kemudian untuk bagian alis dan dagunya berwarna putih. Bagian kalung pada dadanya asalnya dari bintik-bintik dengan warna putih. Spesies ini juga dapat dijumpai di wilayah hutan hujan di dataran rendah Pulau Papua.

Tinggalkan Komentar