Mengenal 4 Jenis Burung Pijantung dan Karakteristiknya

Jenis burung pijantung ternyata tidak hanya satu saja. Pijantung termasuk jenis burung yang masih masuk pada keluarga Nectariniidae.

Ciri khas burung pijantung ini memiliki postur tubuh lebih besar, dengan paruh yang panjang, seperti halnya jenis burung madu yang lainnya.

Ukuran tubuhnya juga berbeda-beda, mulai dari 13 cm sampai dengan 22 cm, sesuai dengan spesiesnya.

Lain halnya dengan jenis burung madu yang perbedaan jenis kelaminnya mudah diketahui, pijantung jantan dan betina punya penampilan fisik yang hampir sama. Berikut ini jenis burung pijantung yang harus anda ketahui.

Jenis Burung Pijantung

Jenis Burung Pijantung
burungocehan.link

1. Pijantung kecil ( Arachnothera longirostra )

Pijantung kecil (Arachnothera longirostra) adalah salah satu jenis burung pijantung yang memiliki ukuran tubuh kecil. Yang mana panjang tubuh sekitar 15 cm.

Pada bagian atas tubuhnya berwarna hijau zaitun, tenggorokan sedikit keputihan, yang mana pada bagian dada sampai dengan bagian perut warnanya kuning terang.

Burung ini memiliki sifat pemalu, sebab burung ini gemar bersembunyi dalam rerimbunan pohon. Burung ini juga kerap tampak berada di pohon pisang dan jahe-jahean untuk menghisap nektar.

Jenis burung pijantung ini banyak sekali dijumpai di daerah perkebunan, pekarangan, dan kawasan hutan di Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali.

Biasanya burung ini mempunyai 13 subspesies / ras yang tersebar dengan global. Yang mana 7 ras dapat dijumpai di wilayah Indonesia.

Suaranya juga terdengar cukup tajam saat terbang.

2. Pijantung besar ( Arachnothera robusta )

Pijantung besar (long-billed spiderhunter) adalah jenis burung pijantung yang memiliki ukuran tubuh besar, yaitu 22 cm.

Akan tetapi, burung ini terlihat ramping dengan paruh tebal yang begitu panjang. Tubuh pada bagian atas warnanya zaitun, sedangkan untuk yang bawah berwarna kekuningan.

Burung pijantung besar juga memiliki 2 ras yang menyebar di Thailand, Malaysia, serta di kawasan Sunda Besar (Sumatera, Jawa, dan Kalimantan).

Jenis burung ini juga merupakan jenis burung yang sulit ditemui. Sebab, pada umumnya mereka berada di kawasan hutan yang memiliki ketinggian 400 sampai dengan 1.400 meter dari permukaan laut.

Jenis burung ini sulit di jumpai dataran rendah Kalimantan. Burung ini memiliki sifat agresif dan gemar mengejar burung pijantung lainnya. Tujuannya agar keluar dari wilayah kekuasaannya.

3. Pijantung Kampung ( Arachnothera crassirostris )

Burung pijantung kampung (thick-billed spiderhunter) jika dilihat hampir mirip dengan pijantung kecil.

Panjangnya yaitu 17 cm, akan tetapi punya paruh tebal yang lebih pendek, tenggorokan yang lebih abu-abu, dan juga punya lingkaran mata yang cukup menonjol.

Burung ini tersebar hanya di wilayah Semenanjung Malaysia, Sumatera, serta di Kalimantan.

Jenis burung ini juga kerap terlihat hutan-hutan dataran rendah sampai dengan ketinggian 1.300 meter dari permukaan laut.

Kicauannya juga terdengar monoton, hanya berupa suara decitan yang berulang-ulang.

4. Pijantung Tasmak (Arachnothera flavigaster )

Burung Pijantung Tasmak
kolibriindonesia.blogspot.com

Pijantung tasmak atau pijantung kacamata juga merupakan jenis burung pijantung yang ciri khasnya yaitu ada lingkaran mata yang lebih lebar dan berwarna terang.

Jenis burung ini ukuranya besar, yang mana panjangnya 22 cm, yang termasuk ukuran terbesar dari seluruh spesies pijantung.

Pijantung tasmak bisa dijumpai di wilayah terbuka di Sumatera serta di Kalimantan. Selain itu, burung ini juga sering dijumpai di perkebunan kelapa, ladang perkebunan, serta di hutan belukar sampai dengan ketinggian 1.300 meter dari permukaan laut.

Jenis burung pijantung ini memiliki sifat yang sangat agresif, khususnya ketika burung ini akan mempertahankan wilayah kekuasaannya pada saat burung itu akan mencari makanan.

Tinggalkan Komentar