Mengenal 3 Jenis Burung Kicuit dan Karakteristiknya

Mungkin sebagian besar dari anda semua ada yang belum mengenal mengenai jenis burung kicuit dan ciri khas burung kicuit.

Seperti halnya burung apung, burung kicuit adalah jenis burung yang merupakan anggota dari keluarga Motacillidae.

Yang mana, dari 2 jenis burung ini punya hubungan kekerabatan yang dikenal cukup dekat.

Apabila burung apung mempunyai ciri khas yang berupa warna bulu dominan kecokelatan dengan corak-corak khasnya.

Sedangkan untuk ciri khas burung kicuit yaitu punya bulu lebih halus, dengan warna bervariasi (tergantung spesiesnya), serta bagian ekornya yang panjang.

Untuk burung apung dalah burung yang termasuk jenis pipit, akan tetapi, untuk burung kicuit termasuk jenis burung wagtail.

Jenis Burung Kicuit

Jenis Burung Kicuit
pratapapa81.wordpress.com

Burung kicuit terdiri atas 16 spesies di seluruh dunia ini, yang mana asalnya dari dua genus atau marga.

Diantaranya yaitu Motacilla (15 spesies) serta Dendronanthus (1 spesies). Dua spesies dari genus Motacilla bisa dijumpai di Indonesia, antara lain yaitu:

Kicuit batu / grey wagtail (Motacilla cinerea)
Kicuit kerbau / western yellow wagtail (Motacilla flava)

Kemudian untuk satu spesies kicuit dari genus Dendronanthus yang ada di negara kita, ini yaitu kicuit hutan (Dendronanthus indicus).

1. Burung Kicuit Batu (Motacilla cinerea)

Burung kicuit batu / grey wagtail (Motacilla cinerea) adalah salah satu jenis burung kicuit yang memiliki postur tubuh dengan ukuran sedang.

Untuk panjang tubuhnya yaitu hanya sekitar 19 cm saja. Tubuhnya juga memiliki warna keabu-abuan, dan untuk tubuh bagian bawah yang warnanya kekuningan.

Pada bagian ekornya juga tampak panjang, yang mana pada bagian tungging berwarna hijau kekuningan.

Kicuit batu juga termasuk jenis burung migran yang asal mulanya dari Eropa dan Asia Utara.

Ketika di musim dingin, mereka migrasi ke arah selatan, seperti halnya di Indonesia. Jalur migrasi ke Indonesia juga cukuplah luas, sebab meliputi seluruh wilayah Nusantara, dari mulai Sumatera sampai dengan Papua.

Ada juga beberapa burung kicuit batu yang apada akhirnya menjadi burung penetap. Pada umumnya mereka menghuni di kawasan yang berada dekat dengan aliran air dan penuh bebatuan.

Mereka juga akan mencari pakan pada hamparan kerikil maupun di pasir lembab. Namun, ada kalanya burung ini dijumpai juga di padang rumput Alpin di Papua.

2. Burung Kicuit Kerbau

Burung kicuit kerbau atau Western yellow wagtail (Motacilla flava) merupakan jenis burung kicuit yang memiliki ukuran yang sedang.

Ukurannya yaitu sekitar 18 cm yang sebagian besar berwarna kecoklatan. Dari segi fisiknya, burung ini mirip dengan kicuit batu.

Akan tetapi, perbedaannya yaitu pada warna punggungnya tidak abu-abu dan juga ekor yang lebih pendek serta pada bagian sayap yang tidak ada garis putih.

Seperti halnya burung wagtail atau kicuit lainnya, kicuit kerbau juga termasuk jenis burung migrasi.

Burung ini kerap sekali meninggalkan habitat aslinya ketika tiba musim dingin, lalu mereka akan mengembara ke wilayah lain yang lebih hangat.

3. Burung Kicuit Hutan (Dendronanthus indicus)

Burung Kicuit Hutan
omkicau.com

Burung kicuit hutan (Dendronanthus indicus) adalah jenis burung kicuit selanjutnya yang ukuran tubuhnya sekitar 17 cm.

Sebagian besar tubuhnya berwarna cokelat dan hitam-putih, dengan alis putih, dan sayap yang berpola hitam-putih.

Jenis burung ini berkembang biak di kawasan Siberia, dan juga di wilayah selatan China serta Jepang.

Di negara kita, jenis burung kicuit ini hanya ada di Sumatera dan Jawa. Jarang sekali bisa ditemukan di Kalimantan. Ciri khas burung ini yaitu sering terlihat menggoyang-goyangkan ekornya.

Tinggalkan Komentar